Selasa , 14 November 2017
Home » Artikel » 10 Cara Redakan Depresi Tanpa Obat

10 Cara Redakan Depresi Tanpa Obat

Depresi bisa dialami oleh semua orang, tak terkecuali para senior. Untuk meredakannya tidak harus selalu meminum obat-obatan kimia. Berikut 10 “obat” alami untuk meredakan stres.

1. Olahraga
Olahraga dapat meredakan depresi, dengan mengatur norepinefrin dan setoronin dalam otak. Menurut P. Murali Doraiswamy, MD, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di University School of Medicine di Durham, cukup dengan berolahraga 3-5 kali seminggu selama 20-30 stres pun akan tertanggulangi.

2. Terapi cahaya
Salah satu cara untuk mengurangi gejala depresi adalah terapi cahaya, di mana Anda duduk di dekat kotak terang benderang. Terapi ini biasanya dimulai sekitar 15 menit hingga dua jam setiap hari.

3. Isi buku harian
Dokter Doraiswamy merekomendasikan Anda untuk menulis suasana hati dalam buku harian dan menyimpannya. Hal ini membuat Anda dapat melacak hal-hal positif dalam hidup Anda.

4. Akupuntur
Beberapa penelitian menunjukkan akupuntur dapat mengurangi depresi. Salah satunya penelitian dari Universitas Arizona yang menemukan 64% dari 33 wanita berkurang depresinya setelah melakukan akupuntur dibandingkan 27% sisanya yang tidak.

5. Dukungan komunitas
Dr Doraiswamy mengatakan, dukungan kelompok/komunitas merupakan cara terbaik untuk mengobati depresi ringan karena memberikan kesempatan untuk belajar dari orang-orang yang berurusan dengan masalah yang sama.

6. Terapi perilaku kognitif
Terapi perilaku kognitif (CBT) dianggap terapi jangka pendek, karena dilakukan selama 10-20 sesi CBT telah terbukti sama efektifnya dengan obat dalam mengobati depresi ringan sampai sedang.

7. Minyak ikan
Suplemen ini mengandung omega-3 yang ditemukan pada ikan, termasuk ikan salmon, albacore tuba, dan ikan haring. Sebuah studi menunjukkan kekurangan asupan asam lemak ini pada waktu tertentu dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan depresi.

8. Meditasi
Sebuah penelitian menunjukkan, meditasi dapat mencegah depresi kambuh. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kambuhan untuk orang yang menggunakan meditasi adalah sama dengan yang mengambil antidepresan (sekitar 30%), dan lebih rendah dibandingkan pada plasebo (sekitar 70%).

9. Kunyit
Sebuah studi dalam Journal of Ethnopharmacology menyatakan kunyit dapat meningkatkan kadar serotonin dan bahan kimia lainnya di otak. Penelitian pada 38 orang selama enam minggu menemukan, bahwa kunyit sama efektifnya dengan fluoxetine (prozac) dalam mengurangi gejala depresi. Peserta yang mengonsumsi kunyit mengaku hanya sedikit merasakan efek samping dari tanaman ini, termasuk berkeringat dan disfungsi seksual, dari pada mereka yang mengonsumsi fluoxetine.

10. Yoga
Penelitian telah menunjukkan berlatih yoga dapat mengatasi gangguan emosi dan depresi berat, mengurangi stres, permusuhan, kecemasan, dan meningkatkan energi, kualitas tidur, sampai kesejahteraan. (RN/dbs)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates