Senin , 13 Agustus 2018
Home » Artikel » Aneurisma, Penyakit Apa Itu?

Aneurisma, Penyakit Apa Itu?

Aneurisma, Penyakit Apa Itu?

Aneurisma, Penyakit Apa Itu? (Foto: dok. cara-ngatasi.blogspotcom)

Aneurisma, Penyakit Apa Itu? – Masih jelas dalam ingatan kita kepergian kuliner kondang Bondan Winarno yang disebabkan penyakit penyakit aorta aneurysm atau aneurisma katup aorta.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), aneurisma merupakan kondisi dimana terjadinya pelebaran pembuluh darah secara abnormal seperti balon yang disebabkan adanya dinding arteri yang melemah. Dilansir dari Health Line, kondisi ini diketahui dipicu oleh beberapa faktor. Atherosclerosis menjadi salah satu penyebab kondisi ini.

Penyakit ini disebabkan karena adanya plak yang terbentuk di dinding arteri. Akibat kondisi ini, arteri menjadi lebih tebal. Biasanya plak terjadi akibat tubuh yang terlalu gemuk, kolesterol jahat, kalsium dan substansi lain yang terdapat pada darah. Selanjutnya, plak akan mengeras dan menjalar ke seluruh arteri sehingga arteri menyempit.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan serius termasuk serangan jantung, stroke hingga kematian. Selain itu, tekanan darah tinggi juga menjadi penyebab aneurisma. Di mana kekuatan darah saat melewati pembuluh darah akan diukur dengan berapa banyak tekanan dari dinding arteri. Saat tekanan meningkat dan melebihi normal, ini menyebabkan memperbesar atau melemahnya dinding pembuluh darah.

Dilansir dari Mayo Clinic, kondisi ini bisa diatasi dengan pembedahan dan perawatan. Meski demikian, prosedur ini bisa menyebabkan beberapa komplikasi. Seleain tekanan darah tinggi dan atherosclerosis, aorta aneurysm juga bisa dipicu karena kondisi genetik terutama pada orang yang terlahir dengan sindrom marfan, sindrom ehlers-danlos atau loeys-dietz, arteritis, masalah dengan katup aorta jantung, infeksi yang tidak dionati seperti sifilis atau salmonella serta cedera traumatis.

Umumnya penyakit ini ditandai oleh beberapa gejala seperti nyeri punggung atau dada, kesulitan bernafas, tekanan darah rendah, hilang kesadaran, sesak napas, kesulitan menelan, kelemahan atau kelumpuhan pada suatu sisi tubuh, sulit berbicara hingga tanda stroke lainnya. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates