Senin , 19 Februari 2018
Home » Artikel » Ayo Bacakan Buku Bagi si Kecil

Ayo Bacakan Buku Bagi si Kecil

Ayo, Bacakan Buku Bagi si Kecil

Ayo, Bacakan Buku Bagi si Kecil (Foto: dok. sigambar.com)

Ayo Bacakan Buku Bagi si Kecil – Kebanyakan orangtua membacakan buku saat anak berusia 1-5 tahun. Namun penelitian terbaru menyarankan agar orangtua membiasakannya lebih dini.

Adalah peneliti dari New York University (NYU) School of Medicine yang menyarankan agar anak dibacakan buku sejak masih berusia enam bulan. Apa tidak terlalu cepat?

Peneliti telah memastikannya dengan mengamati kegiatan membaca buku dari 250 pasangan orang tua dan bayi sejak si bayi berusia enam bulan hingga memasuki 4,5 tahun. Peneliti juga mempertimbangkan berapa banyak buku yang dibaca, seberapa sering kegiatan ini dilakukan (utamanya dalam sepekan) dan juga apakah orangtua mendiskusikan buku itu dengan anaknya atau tidak.

Nyatanya, jika kegiatan ini dibiasakan, anak akan tumbuh dengan kosakata yang jauh lebih banyak dari anak-anak seusianya. Bahkan jika ini berhasil dilakukan, peneliti melaporkan jika anak sudah mampu menulis namanya sendiri ketika usianya menginjak 4 tahun.

Akan lebih baik lagi jika kegiatan membaca buku itu juga dibuat seinteraktif mungkin, semisal diberi latar suara, sebab ini akan meningkatkan kemampuan berbahasa dan membaca mereka jauh sebelum memasuki usia sekolah dasar.

“Temuan ini sangat menarik karena nyatanya apa yang mereka pelajari saat Anda membacakan buku untuknya masih berdampak hingga empat tahun kemudian, saat mereka bersiap masuk SD,” ungkap ketua tim peneliti, Carolyn Cates, PhD.

Namun sebenarnya yang memacu perkembangan kemampuan literasi anak bukanlah kegiatan membaca itu sendiri. Menurut Cates, ini lebih karena kegiatan tersebut membantu membentuk jalinan percakapan antara orangtua dan anak yang menjadi kunci dari perkembangan otak anak.

Menurut pakar, anak berusia di bawah lima tahun sebenarnya sudah memiliki ketertarikan pada huruf. Tetapi orangtua tidak boleh buru-buru ingin mengajari anak agar bisa membaca. Pendekatan awalnya haruslah dilakukan sembari bermain saja.

Sementara itu, menurut psikolog pendidikan dari TigaGenerasi, Rafika Ariani, MPsi, selain bermain, jika anak tampak jenuh, biarkan dia bermain sejenak terlebih dahulu. Yang terpenting jangan dipaksakan, karena ini akan membuat mereka justru malas belajar.

Cara lain yang bisa digunakan orangtua untuk mengajari anak membaca adalah membacakan buku cerita dengan banyak gambar atau sambil menyanyikannya. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates