Senin , 13 Agustus 2018
Home » Artikel » Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil

Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil

Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil

Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil (Foto:dok. haibunda.com)

Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil – Mineral juga penting dikonsumsi si kecil dalam jumlah cukup, supaya tumbuh kembangnya optimal. Salah satunya yodium.

Orangtua perlu tahu, yodium itu merupakan salah satu mineral esensial. Jadi, kondisi kekurangan yodium bisa mengganggu kesehatan dan pertumbuhan. Terlebih untuk anak-anak. Sebab, yodium berperan dalam pembentukan hormon tiroid.

Nah, hormon tiroid ini diperlukan banget buat pertumbuhan normal juga perkembangan fisik dan mental. Terus, apa efeknya kalau anak kekurangan yodium? Dikutip dari buku ‘Jurnal Program Nutritalk Tumbuh Kembang Optimal Ciptakan Pemimpin Andal’ yang disusun Kelompok Kerja Jurnalis Penulis Kesehatan (K2JPK) dan Sari Husada, kekurangan hormon tiroid berisiko menyebabkan gangguan pertumbuhan.

“Gangguan pertumbuhan di mana anak memiliki tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya alias pendek atau stunting,” kata tim penulis.

Nggak cuma itu aja, kekurangan hormon tiroid juga bikin otak nggak berkembang. Akibatnya, anak berisiko mengalami keterbelakangan mental. Nah, kondisi itulah yang disebut Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Supaya anak nggak kekurangan yodium, apa yang bisa kita lakukan?

Sebenarnya nggak sulit kok untuk memenuhi kecukupan yodium pada anak. Apalagi, berdasar Angka Kecukupan Gizi (AKG) Tahun 2013, jumlah konsumsi harian yodium untuk anak umur 7 bulan sampai 12 tahun cuma 120 mcg.

Yodium sebanyak itu bisa dipenuhi dengan mengonsumsi garam beryodium. Soalnya, kan nggak semua garam mengandung yodium! Terus, nggak hanya garam, yodium juga bisa didapat ketika anak mengonsumsi makanan laut kayak ikan, kerang, cumi-cumi, dan rumput laut.

Selain itu, telur, susu, daging, apel, dan jeruk juga mengandung yodium. Nah, anak-anak yang kekurangan yodium  di periode emas masa pertumbuhannya bisa mengalami stunting, kerusakan otak, dan kekurangan energi, tambah tim penulis. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates