Senin , 20 November 2017
Home » Artikel » Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian

Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian

Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian

Foto: dok. hariananalisa.com

Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian – Rasa kesepian yang dialami seseorang, ternyata lebih berbahaya dari penyakit diabetes dan stroke. Meski dampak dari minimnya hubungan sosial dalam lingkup pertemanan dan keluarga terhadap orang muda dan orang tua berbeda, keduanya tetap saja berbahaya bagi kesehatan masing-masing individu.

Berikut bahaya kesepian untuk kesehatan Anda:

  1. Sistem kekebalan tubuh lemah
    Orang-orang yang sering menemukan diri mereka tanpa teman mungkin lebih rentan terhadap penyakit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Psychological Science, individu kesepian yang stres mengalami tingkat yang lebih besar dari jenis protein memberikan kontribusi untuk peradangan dibandingkan dengan orang dewasa yang memiliki jaringan sosial tinggi. Dalam jangka panjang, peradangan tinggi ini bisa mendatangkan malapetaka pada sistem kekebalan tubuh mirip dengan stres kronis.
  1. Kesehatan jantung
    Makan semua ikan berlemak di dunia tidak akan berbuat banyak untuk melindungi jantung, jika Anda merasa kesepian sepanjang waktu. Banyak studi individu telah meneliti hubungan antara isolasi sosial dan kesehatan jantung. Salah satu studi pada 2015 terhadap 23 makalah menemukan bahwa kesepian dikaitkan dengan penurunan kesehatan jantung.
  1. Peningkatan risiko demensia
    Menurut Asosiasi Alzheimer, salah satu dari setiap tiga orangtua meninggal dengan penyakit Alzheimer atau jenis lain dari demensia. Apakah makanan tertentu atau aktivitas fisik bisa mengurangi risiko ini masih menjadi bahan perdebatan, tetapi faktor yang berkontribusi terhadap penyakit ini menjadi jauh lebih jelas. Salah satu resiko yang meningkatkan Alzheimer adalah kurangnya keterlibatan sosial. Para peneliti di Rush University Medical Center di Chicago melakukan studi yang menunjukkan bahwa individu kesepian kemungkinan mengembangkan penyakit Alzheimer sebanyak dua kali lipat.
  1. Aktivitas fisik
    Salah satu studi 2009 menemukan, orang dewasa yang kesepian kurang menjadi aktif secara fisik dan pada resiko lebih besar untuk transisi dari aktif menjadi tidak aktif. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates