Selasa , 17 Oktober 2017
Home » Artikel » Berikut 5 Pertolongan Pertama Bila Terjadi Serangan Jantung

Berikut 5 Pertolongan Pertama Bila Terjadi Serangan Jantung

Berikut 5 Pertolongan Pertama Bila Terjadi Serangan Jantung

Foto: dok. sakitjantung.net

Berikut 5 Pertolongan Pertama Bila Terjadi Serangan Jantung – Serangan jantung adalah kondisi yang membutuhkan penanganan yang cepat dan termasuk salah satu kegawatdaruratan medis. Semakin cepat tindakan atau penanganan yang diberikan, maka akan semakin besar kemungkinan penderita dapat diselamatkan.

Sebelum mengambil tindakan-tindakan pertolongan, yang paling penting adalah kenali gejala dan pastikan apakah keluhan yang dialami merupakan gejala serangan jantung. Gejala serangan jantung dapat bervariasi, dari derajat yang paling ringan hingga berat.

Secara umum, gejala serangan jantung di antaranya, nyeri dada yang bertahan selama beberapa menit (lebih dari 5 menit) atau hilang timbul, rasa nyeri dapat menjalar atau menjadi rasa tidak nyaman atau kesemutan di bahu, lengan atas, punggung, leher atau bahkan rahang bawah, sulit bernapas atau napas menjadi pendek, timbul keringat dingin, mual dan lemah tiba-tiba, pusing atau kepala terasa ringan, denyut jantung  menjadi tidak teratur.

Bila gejala-gejala ini nampak, maka segeralah lakukan hal-hal berikut:

  1. Dudukkan penderita di posisi yang nyaman. Pastikan penderita dapat bersandar sehingga tidak perlu menyangga beban tubuhnya. Akan tetapi, jangan ambil posisi berbaring karena apabila penderita kehilangan kesadaran, jalan napasnya dapat terganggu.
  2. Segera panggil bantuan atau menghubungi nomor telepon darurat yaitu 118 atau 119 untuk respons cepat ambulans.
  3. Tenangkan pasien, beri kata-kata menyejukkan sambil melonggarkan baju penderita sehingga dapat membantu dirinya bernapas lebih lega.
  4. Tanyakan riwayat kesehatan penderita. Adakah obat jantung yang diresepkan dokter dan biasanya ia minum. Apabila penderita membawa obat gawat daruratnya, bantulah dirinya untuk mengonsumsi obat tersebut.
  5. Senantiasa cek kesadaran penderita. Sambil menunggu bantuan datang, pastikan penderita masih dalam keadaan sadar dengan mengajak berbicara. Apabila pasien tiba-tiba jatuh dalam keadaan tidak sadar maka Anda sebaiknya siap melakukan resusitasi jantung paru. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates