Senin , 23 April 2018
Home » Artikel » Biarkan Anak Main Sepeda Bareng Temannya

Biarkan Anak Main Sepeda Bareng Temannya

Biarkan Anak Main Sepeda Bareng Temannya – Main sepeda, kegiatan yang lumrah disenangi anak untuk mengisi waktunya bermain bersama teman dan sambil berolahraga. Ketika anak bersepeda, beragam manfaat pun bisa ia dapatkan.

Diungkapkan dr Luh Karunia Wahyuni SpKFR(K) dari RS Bunda Jakarta, dengan bermain sepeda, secara tidak langsung anak akan melakukan beragam hal yang bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Saat bermain sepeda, anak akan berusaha mengontrol postur tubuhnya agar seimbang.

“Kemudian praksis, menerjemahkan pola pikir ke suatu tindakan. Misalnya anak berpikir nih kalau dia main sepedanya terlalu lambat, nanti ketinggalan teman-temannya. Dengan bersepeda bareng teman, anak juga sudah melakukan komukasi dan sosialisasi,” kata dr Luh.

Persepsi arah, jarak, ruang, dan kecepatan juga bisa dipelajari anak ketika bersepeda. Contoh sederhanya, dia akan bersepeda ke arah mana dan sejauh mana, dengan kecepatan bagaimana dan seberapa luas ruang ada di sekitarnya. Selain itu, anak juga bisa mengontrol emosinya.

“Contohnya waktu anak terlalu kencang terus nabrak temannya, dia berusaha mengontrol emosinya agar tidak marah. Padahal yang salah kan memang siapa kan,” tambah dr Luh.

Bersepeda juga membutuhkan koordinasi gerakan bilateral, Ketika melakukan gerakan sisi tubuh kanan, yang mengontrol adalah belahan otak kiri dan sebaliknya. Saat menggunakan kedua sisi tubuhnya, anak belajar mengintegrasi belahan kiri dan kanan otaknya.

Lebih jauh dr Luh mengatakan, bersepeda juga bisa melatih kekuatan otot, visuomotor integrasi, keseimbangan dan reaksi proteksi, fleksibilitas sendi, serta ketahanan jantung dan paru anak. Ketahanan jantung dan paru terkait dengan pasokan oksigen di tubuh termasuk di otak, yang berpengaruh pada metabolisme serta kerja sistem tubuh yang baik. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates