Selasa , 14 November 2017
Home » Artikel » Inilah 4 Manfaat Agama Bagi Kesehatan

Inilah 4 Manfaat Agama Bagi Kesehatan

Kesadaran masyarakat akan kesehatan saat ini masih sangat kurang. Padahal saat ini banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita tanpa harus membuang-buang waktu atau materi secara berlebihan. Salah satu caranya adalah dengan memperkuat landasan agama atau kepercayaan spiritual kita.
Agama sendiri memiliki pengaruh yang cukup kuat untuk menjaga kesehatan, bukan hanya kesehatan jiwa maupun rohani tetapi juga menjaga kesehatan tubuh dengan berbagai cara.

Sejak tahun 1994 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukan aspek spiritual dalam komponen kesehatan holistik. Konsep ini memiliki makna untuk membangun manusia yang utuh dan sehat. Selain aspek spiritual, terdapat 3 aspek dalam konsep holistik yaitu biologis, psikologis, dan sosial.
Peneliti dari Universitas Duke, David Hayward, menyatakan bahwa aktifitas religius dan keterlibatan seseorang dalam kelompok agama ternyata membuat hidup menjadi lebih sehat. Penelitian menjelaskan hubungan antara kondisi otak, kesehatan, dan agama.
Hasilnya orang yang terlibat dalam kelompok keagamaan memiliki kondisi kesehatan lebih baik di usia tua ketimbang mereka yang tidak. Berikut 4 manfaat agama terhadap kesehatan manusia.

  1. Menurunkan tekanan darah
    Sebuah studi yang dilakukan oleh Medical Center Universitas Duke, tahun 1998, menyatakan bahwa orang tua yang lebih aktif beribadah memungkinkan memiliki tekanan darah yang lebih rendah 40 persen daripada orang tua yang kurang aktif.
  2. Kepuasan hidup yang lebih tinggi
    Orang-orang yang aktif beribadah lebih memiliki kebahagiaan dalam hidup dan memiliki kepuasan tersendiri, berbeda dari orang-orang yang kurang aktif. Menurut studi yang dilakukan American Sociologial, tahun 2010, menyatakan bahwa kemungkinan kehadiran di tempat beribadah secara teratur menghasilkan ikatan sosial yang kuat pada setiap manusia. Dengan kata lain, orang yang lebih rajin beribadah cenderung memiliki banyak teman.
  3. Lebih mampu menghadapi rintangan
    Berdasarkan survei yang dilakukan kepada 345 pasien oleh Journal of American Medical Assosiacttio, tahun 2009, menyatakan bahwa mereka yang menderita penyakit kronis, apabila lebih aktif beribadah dapat memperpanjang hidup mereka. Hal ini dikarenakan setiap agama menanamkan sikap sabar dalam menjalankan hidup dan selalu berpikir positif dalam menjalani rintangan.
  4. Sebuah kehidupan yang lebih panjang
    Manusia yang rajin dalam kegiatan keagamaan, paling tidak sekali dalam seminggu, setidaknya mendapatkan 7 tahun tambahan hidup dibandingkan mereka yang jarang pergi ke tempat ibadah. Studi yang dilakukan pada tahun 1999 menyatakan bahwa mereka yang melewatkan kegiatan ibadah memiliki risiko kematian sekitar 1,87 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang rajin dalam kegiatan agama. Para peneliti menyatakan bahwa manfaat sosial dari komunitas agama yang membantu menjaga kesehatan orang-orang lebih lama.

(RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates