Selasa , 21 November 2017
Home » Artikel » Inilah 7 Gejala Akibat Kosting

Inilah 7 Gejala Akibat Kosting

Inilah 7 Gejala Akibat Kosting – Tingginya kolesterol atau kerap disebut kosting (kolesterol tinggi) pada tubuh kita patut diwaspadai karena bisa menumpuk dengan cepat dan mengendap tanpa disadari. Faktanya 7,9% orang di dunia meninggal karena kolesterol.

Beberapa penyakit akibat kolesterol tinggi, antara lain: jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah. Meskipun tidak ada gejala khusus akibat tingginya kadar kolesterol dalam darah, namun tubuh tetap memberikan indikator yang membuat Anda patut mewaspadainya.

Berikut 7 gejala tubuh akibat kosting yang tidak disadari:

  1. Kesemutan
    Sering merasa kesemutan pada tangan, kaki atau bagian tubuh tertentu merupakan pertanda aliran darah tidak lancar sehingga ada syaraf yang tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Sebagian besar, penyebab aliran darah tidak lancar disebabkan oleh kolesterol.
  1. Pusing di kepala belakang
    Pusing atau kepala bagian belakang terasa berat harus diwaspadai, karena bisa jadi karena kolesterol tinggi. Kolesterol menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah di sekitar otak dan kepala. Apabila dibiarkan, maka bisa berakibat fatal, yaitu pecahnya pembuluh darah yang menyebabkan stroke.
  1. Pegal di tengkuk/pundak
    Pundak dan tengkuk terasa pegal bisa jadi karena kurangnya pasokan oksigen dan darah ke area tersebut akibat penumpukan kolesterol. Oleh karena itu, segera waspadai dan lakukan upaya untuk mengatasinya.
  1. Rasa nyeri pada kaki
    Kaki terasa nyeri bisa juga merupakan tanda kolesterol tinggi. Kolesterol menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri sehingga aliran darah ke kaki terhambat.
  1. Mudah Mengantuk
    Sering menguap terjadi akibat kurangnya pasokan oksigen ke otak. Sering mengantuk yang tidak wajar bisa jadi akibat penumpukan kolesterol yang menyumbat pembuluh darah sehingga pasokan oksigen ke otak tidak bisa optimal.
  1. Warna kuku berubah
    Warna kuku yang tak biasanya bisa dicurigai akibat kolesterol tinggi. Terganggunya sirkulasi darah menyebabkan kuku tidak mendapat pasokan darah yang cukup sehingga akan terjadi perubahan yang bisa dikenali dengan mudah, yakni : Kuku menebal dan lebih lambat pertumbuhannya.
  1. Kram pada malam hari
    Kram pada beberapa anggota tubuh akibat kolesterol tinggi bisa dirasakan saat malam hari setelah bangun tidur, yakni : kram pada kaki, tumit, telapak kaki dan lainnya. Rasa nyeri tersebut akan hilang dengan sendirinya ketika Anda menggerakkan anggota tubuh. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates