Selasa , 17 Oktober 2017
Home » Artikel » Inilah 9 Makanan Pencegah Alzheimer (bagian 3)

Inilah 9 Makanan Pencegah Alzheimer (bagian 3)

Inilah 9 Makanan Pencegah Alzheimer

Inilah 9 Makanan Pencegah Alzheimer (Foto: dok. birmingham.com)

Inilah 9 Makanan Pencegah Alzheimer (bagian 3) – Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan nutrisi dan zat gizi penting yang sangat bermanfaat untuk mengatasi dan mencegah penyakit alzheimer. Sebenarnya makanan-makanan tersebut sangatlah mudah untuk kita temui, karena semuanya adalah bahan alami yang kerap kita jadikan sebagai bahan konsumsi kita sehari-hari. Adapun makanan yang dapat mencegah penyakit alzheimer adalah sebagai berikut:

  1. Sallad Dressing yang berbahan dasar minyak
    Data dan fakta ilmiah menunjukkan bahwa makanan-makanan yang mengandung vitamin E tinggi, termasuk di antaranya sayuran sehat dengan salad dressing yang berbahan dasar minyak, kacang-kacangan, selai kacang, serta biji-bijian bisa menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer. Hal itu diungkapkan oleh Martha Clare Morris, ScD, Direktur bagian gizi dan nutrisi epidemiologi Departemen Internal Medicine di Universitas Rush, Chicago. Vitamin E merupakan sumber antioksidan yang kuat untuk membantu melindungi neuron atau sel saraf otak. Sedangkan pada seseorang yang menderita penyakit alzheimer, bagian-bagian tertentu dari otak mulai mati sehingga menyebabkan kerusakan kognitif.
  2. Ikan
    Ikan memiliki kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat untuk mengatasi penyakit alzheimer. Adapun jenis ikan yang memiliki kandungan tersebut adalah ikan tuna, salmon, mackerel, dan ikan lainnya yang mengandung asam lemak omega3, termasuk asam docosahexaenoic (DHA). Di dalam otak, DHA memiliki peran penting agar neuron dapat berfungsi secara normal.
  3. Sayuran Hijau
    Kale, collard hijau, bayam dan brokoli adalah jenis-jenis sayuran yang dapat mencegah alzheimer, hal ini karena beberapa sayuran tersebut memiliki kandungan vitamin E dan asam folat. 1 Cangkir bayam mentah mengandung 15% vitamin E dari konsumsi harian, dan 1/2 cangkir bayam yang dimasak mengandung 25% vitamin E dari konsumsi harian Anda. Asam folat dapat melindungi otak dengan menurunkan kadar asam amino yang dikenal sebagai homocysteinedi dalam darah. Sedangkan telah diketahui bahwa tingginya kadar homocysteine dapat memicu kematian sel-sel saraf otak, dan meningkatkan resiko penyakit jantung.
  4. Alpukat
    Buah alpukat memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, yaitu kaya antioksidan vitamin E. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Morris dan rekan-rekan, bahwa makanan yang mengandung vitamin E termasuk di dalamnya alpukat, yang juga tinggi dalam antioksidan vitamin C dapat menurunkan risiko terkena penyakit alzheimer.
  5. Biji bunga matahari
    Biji-bijian, termasuk biji bunga matahari memiliki sumber vitamin E yang baik. Satu ons biji bunga matahari panggang mengandung 30% dari asupan yang direkomendasikan untuk diet harian Anda.
  6. Kacang tanah dan selai kacang
    Meskipun kedua bahan tersebut tinggi kandungan lemaknya, kacang tanah dan selai kacang cenderung menjadi sumber lemak yang sehat, selain itu juga mengandung vitamin E. Kedua makanan ini dapat membantu menjaga jantung dan otak tetap sehat serta dapat berfungsi dengan baik. Pilihan baik lainnya adalah kacang almond dan hazelnut.
  7. Anggur merah
    Penelitian telah menunjukkan baha anggur merah memiliki fungsi sebagai salah satu jenis makanan pencegah penyakit alzheimer.
  8. Buah Berry
    Penelitian terbaru yang dipresentasikan pada National Meeting of the American Chemical Society di Boston menemukan bahwa blueberry, strawberry, dan buah acai dapat membantu menahan penurunan kognitif dengan menjaga mekanisme alami otak, yang berkurang karena usia. Mekanisme ini membantu menyingkirkan protein beracun yang berhubungan dengan hilangnya memori karena faktor usia.
  9. Biji-bijian
    Biji-bijian yang kaya akan sertat merupakan bagian integral dari diet mediteranis yang juga sarat dengan buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan, minyak zaitun dan anggur. Diet ini akan mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer dan mengurangi inflamasi, stres oksidatif, dan faktor risiko penyakit vaskular seperti tekanan darah tinggi yang semuanya memiliki peran dalam meningkatkan risiko penyakit jantung dan otak. (RN)

[su_highlight]BACA JUGA: Kupas Tuntas Penyakit Alzheimer/Demensia[/su_highlight]

  1. Bagian 1
  2. Bagian 2
  3. Bagian 3
  4. Bagian 4
  5. Bagian 5
  6. Bagian 6
  7. Bagian 7
  8. Bagian 8
  9. Bagian 9
  10. Bagian 10
  11. Bagian 11
  12. Bagian 12
  13. Bagian 13
  14. Bagian 14
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates