Selasa , 14 November 2017
Home » Artikel » Jangan Sepelekan Kesehatan Ginjal

Jangan Sepelekan Kesehatan Ginjal

Ginjal merupakan organ tubuh yang sangat penting karena berfungsi menyaring kotoran di dalam darah dan mengalirkan darah bersih, yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan tubuh. Kemudian sisa darah kotor yang terdiri zat sisa dan air ini disalurkan menjadi air seni.

Meski begitu, banyak masyarakat yang menganggap sepele memelihara kesehatan ginjal. Sehingga banyak yang mengalami gagal ginjal. Rusaknya ginjal disebabkan beberapa hal di antaranya kurang gerak, kurang minum, dan terlambat berkemih. Orang yang terlambat berkemih, membuat banyak air seni di kandung kemih dan bisa mengakibatkan terjadinya kristalisasi atau batu ginjal. Batu ginjal itulah yang akan merusak ginjal.

Kurang minum juga membuat urin menjadi pekat, sehingga ginjal harus bekerja lebih keras lagi. Oleh karena itu, para pengemudi mobil, pengendara motor, dan pekerja yang banyak duduk, mereka perlu banyak minum air putih.
Jika tubuh kekurangan cairan, maka akan mengabsorsi kembali cairan dalam tubuh. Jika ginjal tak berfungsi normal, maka hal ini membahayakan kesehatan. Jika ginjal tak berfungsi, tubuh akan bengkak, oleh air. Ini bisa menyebabkan kematian. Ginjal akan cepat rusak jika tubuh kekurangan 10 persen air.

Menurut penelitian Armstrong dan Lieberman ditemukan bahwa orang dewasa yang kekurangan cairan satu persen menimbulkan gangguan mood. Jika kurang air sebanyak dua persen atau lebih, akan menurunkan kemampuan fisik, baik itu visuomotor, psikomotor, dan kognitif. Kebutuhan air pada orang dewasa itu minimal dua liter setiap hari atau delapan gelas sehari.

Dengan kata lain, per jam dibutuhkan setengah gelas air. Perlu diketahui juga kebutuhan cairan pada tubuh lebih banyak pada luar ruangan dibandingkan di dalam ruangan.
Tubuh yang kekurangan cairan atau dehidrasi dapat dilihat dari warna urin. Bila warna urin bening, maka tubuh tercukupi cairan. Warna urin agak kuning, maka tubuh mengalami kekurangan cairan atau kurang terhidasi dan warna kuning gelap atau seperti warna teh, maka tubuh alami dehidrasi berat. (RN)

Peranan cairan dalam tubuh

  1. Dasar pembentukan cairan tubuh
  2. Membentuk dan stabilisasi struktur sel
  3. Media transportasi zat gizi, waste produk, dan toksin
  4. Media untuk reaksi biokimia
  5. Termoregulasi atau pengatur suhu
  6. Pelumas cairan sendi
  7. Shock absorber
  8. Mengatur keseimbangan elektrolit
  9. Membantu pencernaan
  10. Katalisator fungsi metabolisme
  11. Pelarut

Kebutuhan cairan

  1. Bayi lebih banyak butuh cairan atau 150 mL/kg
  2. Anak-anak 100 mL/kg
  3. Dewasa 2 – 4 persen dari berat badan
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates