Selasa , 17 Oktober 2017
Home » Artikel » Kenali Gejala Leukimia pada Anak

Kenali Gejala Leukimia pada Anak

Kenali Gejala Leukimia pada Anak

Kenali Gejala Leukimia pada Anak (Foto: dok. pusatgreenworld.co.id)

Kenali Gejala Leukimia pada Anak – Leukemia merupakan jenis kanker yang banyak terjadi pada anak-anak. Untuk itu, penting sekali mengenali gejala leukemia.

Hal ini dikatakan dr Edi Tehuteru SpA(K) dari RS Dharmais. Menurut dia, leukemia berkaitan dengan sumsung tulang yang ia ibaratkan sebagai pabrik darah merah, darah putih, dan keping darah atau trombosit.

“Saat pabrik ini tidak memproduksi darah merah, maka anak akan pucat. Terus kalau produksi darah putihnya kurang, anak jadi mudah infeksi yang ditandai dengan demam yang tak kunjung membaik,” tutur dr Edi dalam temu media di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jika kekurangan trombosit, maka mudah terjadi perdarahan dan bisa muncul seperti bintik-bintik merah. Disarankan, jika pada anak dijumpai ketiga gejala atau dua gejala, maka segera konsultasi ke dokter. “Ini untuk konfirmasi. Memang belum tentu kanker. Kalau memang kanker itu lebih baik karena ditemukan dini,” ujar dia.

Sementara, ketika sel kanker sudah menyebar bisa muncul gejala di antaranya limpa membesar, gusi bengkak, testis mengeras dan salah satu testis menurun, serta ngilu di tulang. Kadang kala, nyeri di tulang membuat anak ingin digendong terus, sebab ia akan kesakitan saat berjalan.

Data nasional Sistem Registrasi Kanker di Indonesia (Srikandi) tahun 2005-2007 menunjukkan kasus leukemia 2,8 per 100 ribu anak, retinoblastoma 2,4 per 100 ribu anak, osteosarkoma 0,97 per 100 ribu anak, limfoma 0,75 per 100 ribu anak, dan nasofaring 0,43 per 100 ribu anak.

“Kasus kanker pada anak 4,7 persen dari semua kasus kanker dan angka kematian 50-60 persen karena datang sudah stadium lanjut. Kalau sedini mungkin kita ketahui kanker pada anak, prognosanya akan lebih baik,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, dr Lily Sulistyowati MM seraya mengatakan, untuk orangtua, ibu yang bekerja kadang kan suka nggak ngeh kalau ada sesuatu pada anak. Tolong lebih diperhatikan lagi anaknya, diperhatikan perkembangan anaknya.

Sementara, data di RS Dharmais menunjukkan kasus kanker anak 62 persen sudah stadium lanjut (di atas stadium 3). Lalu, kasus kanker stadium 1 ada 16,3 persen, stadium 2 jumlahnya 21,7 persen, stadium 3 sebanyak 25,7 persen, dan stadium 4 ada 36,3 persen. Jumlah terbanyak adalah kasus leukemia. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates