Selasa , 21 November 2017
Home » Artikel » Masa Pensiun Harusnya Lebih Sehat

Masa Pensiun Harusnya Lebih Sehat

Saat pensiun, hidup Anda mungkin lebih tenang. Tak lagi dikejar deadline dan aneka tugas di meja kerja. Namun kadang ada yang sedih saat memasuki pensiun. Padahal ada sisi positifnya lho, masa pensiun bisa jadi momentum untuk lebih sehat.

Saat Anda masih bekerja, berangkat pagi-pagi buta dan pulang larut malam membuat Anda tak punya waktu olahraga cukup. Apalagi kalau di kantor lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk, alhasil bertahun-tahun Anda hidup dengan gaya hidup sedentari. Padahal kurang gerak bisa mengundang aneka penyakit.
Penelitian baru menyebut, seseorang yang pensiun memiliki kecenderungan lebih aktif secara fisik karena mengurangi waktu duduknya. Umumnya para pensiunan ini juga lebih sedikit merokok dibanding saat masih bekerja, juga memiliki pola tidur yang lebih sehat.

“Pensiun bisa menciptakan kesempatan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih positif. Kesempatan untuk menyingkirkan kegiatan rutin yang buruk dan berperilaku lebih sehat,” tutur pemimpin peneliti Melody Ding, yang juga peneliti senior di Universitas Sydney, Australia.
Peneliti memantau gaya hidup 25.000 warga Australia yang sudah berumur. Aktivitas fisik, diet, kegiatan yang dilakukan, penggunaan alkohol dan pola tidur.

Dari penelitian, jumlah aktivitas fisik seseorang yang sudah pensiun meningkat 93 menit dalam seminggu. Gaya hidup sedentarinya menurun 67 menit per hari dan waktu tidurnya meningkat 11 menit per hari. Temuan lainnya, 50 persen perempuan perokok berhenti dari aktivitas ngebul setelah pensiun.
“Ketika seseorang bekerja dan menempuh perjalanan, membutuhkan waktu yang cukup banyak. Makanya ketika mereka pensiun, punya waktu yang lebih banyak untuk aktif secara fisik dan tidur lebih lama,” sambung Ding.
Dengan penelitian ini diharapkan orang-orang yang sudah berumur akan lebih menjaga kesehatannya sehingga bisa mencegah risiko penyakit jantung dan diabetes. Selain itu diharapkan juga para pembuat kebijakan bisa mengembangkan program khusus untuk para pensiunan agar kesehatannya lebih terjaga. Penelitian tersebut juga telah diterbitkan di Journal of Preventive Medicine. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates