Selasa , 21 November 2017
Home » Artikel » Mengenal Beragam penyakit otak

Mengenal Beragam penyakit otak

Mengenal Beragam Penyakit Otak
Sebagai organ tubuh yang kerap digunakan dalam sepanjang waktu kehidupan, otak juga rentan terhadap berbagai penyakit. Berikut beberapa penyakit otak.

 MENINGITIS
Meningitis adalah radang membran pelindung sistem syaraf pusat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virusbakteri, jamur, atau parasit yang menyebar dalam darah ke cairan otak.

LUMPUH OTAK
Lumpuh otak adalah gangguan kendali terhadap fungsi motorik dikarenakan kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Penyebab lumpuh otak sampai saat ini belum diketahui, namun diduga hal ini sehingga bagian otak belum berkembang dengan sempurna.

DEMENSIA
Demensia adalah berkurangnya fungsi kognitif otak. Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk sekelompok gejala kelainan yang mempengaruhi otak. Demensia bukan suatu penyakit tertentu.

Demensia biasa terjadi pada orang lanjut usia, tetapi demensia dapat dialami orang dewasa berbagai usia karena penyakit tertentu yang mempengaruhi fungsi otak. Gejalanya, sulit mengingat, tidak bisa mengendalikan emosi, kehilangan kemampuan berkomunikasi.

Beberapa penyakit yang menyebabkan demensia adalah Alzheimer, stroke, dan lewy body. Penyakit lainnya yang dapat menyebabkan demensia antara lain: HIV/AIDS, multiple sclerosis, parkinson, progressive supranuclear palsy, tumor otak, dan sebagainya.

ALZHEIMER
Ini merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya sejenis penyakit menular. Penyakit Alzheimer adalah keadaan di mana daya ingatan seseorang merosot dengan parahnya sehingga pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit Alzheimer bukannya ‘kekanak-kanakan karena usia tua’ yang sekadar suatu proses penuaan. Sebaliknya, adalah sejenis masalah kesehatan yang amat menyiksa dan perlu diberikan perhatian.

Alzheimer digolongkan ke dalam salah satu dari jenis nyanyuk (dementia) yang dicirikan dengan melemahnya percakapan, kewarasan, ingatan, pertimbangan, perubahan kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali. Keadaan ini amat membebani bukan saja kepada pengidapnya, malah anggota keluarga yang menjaga. Penyakit Alzheimer yang menurunkan fungsi memori ini juga menjelaskan fungsi intelektual dan sosial penghidapnya.

Orang yang terkena penyakit ini dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan.

MATI OTAK
Ini mengacu kepada kondisi tiadanya distribusi darah dan oksigen (O2) ke otak yang menyebabkan seluruh sistem otak (termasuk batang otak, saraf dan bagian-bagian otak lain yang mengatur aktivitas-aktivitas penghidupan seperti pernapasan dan denyut jantung) tidak lagi bekerja dengan sempurna dan keseluruhan. Kehilangan fungsi otak ini umumnya tidak lagi dapat dipulihkan, akhirnya membawa kepada masalah kematian otak. Untuk segelintir pasien, kematian otak dapat terjadi sebelum denyut jantung mereka berhenti sepenuhnya. Hal ini mungkin terjadi apabila pasien itu mengalami koma akibat kondisi-kondisi seperti: kecideraan otak yang menyebabkan bengkak otak, pendarahan otak yang parah terjadi secara spontan, otak bengkak lantaran terjangkit kuman. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates