Selasa , 14 November 2017
Home » Artikel » Mengenal Metode FAST Bantu Penderita Stroke

Mengenal Metode FAST Bantu Penderita Stroke

Serangan stroke terjadi ketika ada perdarahan ke dalam otak Anda atau ketika aliran darah normal ke otak Anda tersumbat. Selama beberapa menit yang dirampas dari aliran nutrisi penting dalam darah, sel-sel otak pun mulai mati – proses ini dapat terus terjadi selama beberapa jam berikutnya.

Segera cari bantuan medis. Stroke benar-benar merupakan sebuah keadaan darurat. Pengobatan harus cepat diberikan, maka semakin besar kemungkinannya kerusakan dapat diminimalkan. Setiap detik yang berjalan adalah penting. Jangan sia-siakan waktu, terutama dalam hal ini.

Bila Anda memperhatikan adanya kemungkinan besar terjadinya stroke pada seseorang, lakukan teknik “FAST” untuk membantu mengingat kita semua akan tanda-tanda peringatan stroke.

  • Face atau wajah. Apakah wajah penderita terkulai di satu sisi ketika mencoba untuk tersenyum?
  • Arm atau lengan. Apakah salah satu lengan lebih rendah ke bawah ketika si penderita mencoba untuk mengangkat kedua lengan secara bersamaan?
  • Speech atau cara berbicara. Dapatkah penderita mengulang kalimat sederhana? Apakah cara ia berbicara menjadi cadel atau terdengar aneh?
  • Time atau waktu. Selama serangan stroke terjadi, setiap detik atau menit itu penting. Jika Anda mengamati tanda-tanda di atas pada penderita, segera hubungi klinik atau rumah sakit terdekat atau nomor darurat lokal Anda.

Tanda-tanda dan gejala stroke lainnya meliputi:

  • Kelemahan atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh, termasuk tangan dan kaki
  • Keremangan, daya penglihatan kabur atau kehilangan daya penglihatan, terutama pada salah satu mata
  • Sakit kepala parah, secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas
  • Pusing yang tidak jelas penyebabnya, kegoyahan atau ketidakseimbangan tubuh yang membuat Anda tiba-tiba terjatuh, terutama jika disertai dengan tanda-tanda atau gejala yang telah disebutkan di atas

Faktor risiko stroke termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi, memiliki riwayat stroke, merokok, menderita diabetes, dan penyakit jantung. Risiko stroke meningkat seiring pertambahan usia. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates