Selasa , 14 November 2017
Home » Artikel » Minimalkan Ledakan Amarah Pasangan

Minimalkan Ledakan Amarah Pasangan

Dalam sebuah hubungan, khususnya yang telah berlangsung dalam waktu yang lama, Anda pasti pernah meluapkan amarah pada pasangan Anda. Kemarahan ini dapat menjadi pembelajaran untuk kejadian di masa mendatang, namun bisa juga dapat merusak hubungan Anda.

  1. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda meminimalisir amarah yang dapat merusak hubungan Anda.
    Uraikan kemarahan dengan segera
    Saat pertama kali Anda menyadari adanya tanda-tanda kemarahan dari pasangan Anda, tanyakan padanya apa yang terjadi. Meninggalkan orang yang sedang marah begitu saja untuk mengobati rasa marahnya sendirian, hanya akan membuat suasana bertambah buruk, bukan membaik.
  2. Tetap tenang
    Semakin tenang Anda, semakin cepat pula kemarahan pasangan Anda akan mereda. Berteriak pada pasangan Anda yang sedang marah, hanya akan membuat kemarahannya bertambah besar, sedangkan merajuk malah akan membuat suasana buruk berlangsung lebih lama.
  3. Mengerti perasaan pasangan Anda
    Dengan terbuka, katakan bahwa Anda mengerti bahwa ia sedang marah. Ini akan mencegah pasangan Anda untuk merasa bahwa ia harus membuktikan apa yang ia rasakan, bukan dengan memuji tubuhnya atau mendiamkannya.
  4. Tunjukkan bahwa Anda mendengarkan
    Pasangan akan terus menerus merasa marah karena mereka berpikir bahwa mereka tidak didengarkan atau tidak dianggap dengan serius. Gunakan teknik mendengarkan secara aktif, sehingga pasangan Anda dapat memastikan bahwa Anda benar-benar mendengarkannya.
  5. Berbagi perasaan Anda
    Jika Anda merasa putus asa, menderita dan, frustasi dengan kemarahan pasangan Anda, katakan dengan halus dan jelas. Ini penting untuk dilakukan ketika pasangan Anda tidak menyadari bahwa sikapnya mempengaruhi Anda.
  6. Berdamai
    Bersikaplah dengan menunjukkan bahwa Anda ingin berdamai akan menunjukkan bahwa Anda menyesal dan mengakui kesalahan Anda, sehingga ini akan memungkinkan Anda untuk meraih hati pasangan Anda kembali.
  7. Gunakan teknik radio rusak
    Ini dapat menjadi senjata Anda untuk berterus terang. Dengan tenang, namun tegas dan berulang-ulang katakan bahwa Anda tahu bahwa pasangan Anda marah, namun jelaskan bahwa ini hanyalah kesalahpahaman, dan mintalah ia untuk mengerti.
  8. Mengalah
    Ini adalah teknik yang dapat membantu Anda menangkis kritik yang tidak masuk akal di tengah-tengah ledakan kemarahan pasangan Anda. Ketimbang berdebat panjang, lebih baik Anda menyetujui apa yang ia katakan. Contohnya ketika pasangan Anda menuduh Anda selalu bersikap egois, katakan bahwa Anda setuju dan akan berusaha memperbaikinya.
  9. Hindari pernyataan negatif
    Ketika 1 atau 2 kali dikritik untuk hal yang sama, mungkin Anda masih bisa mengalah. Namun jika hal ini berlangsung berkali-kali, Anda mungkin akan tergoda untuk menjadi defensif dan mencoba membenarkan diri sendiri. Sebisa mungkin, lebih baik Anda menghindari hal ini. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates