Selasa , 21 November 2017
Home » Artikel » Nutrisi Matahari Kuatkan Tulang

Nutrisi Matahari Kuatkan Tulang

Tulang ibarat pondasi rumah, jika pondasi itu tak kuat, maka rumahpun akan mudah ambruk. Begitu juga kalau tulang tidak kuat, maka mudah ambruklah seluruh badan.
Berdasarkan data Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 41,7 persen masyarakat Indonesia terserang osteoporosis dini. Kenyataan ini menandakan sebanyak dua dari lima penduduk Indonesia punya risiko terkena osteoporosis, yang terjadi akibat rendahnya masyarakat Indonesia mengonsumsi kalsium.

Sementara itu, International Osteporosis Foundation (IOF) mencatat, tingkat asupan kalsium dihampir semua negara Asia hanya 450 mg setiap harinya. Asupan itu jauh berada di bawah rekomendasi FAO atau WHO yakni sebanyak 1.000-1.300 mg per hari.

Data lain menyebutkan, khusus Indonesia, masyarakatnya hanya mengonsumsi kalsium sebanyak 254 mg per hari. Ini mengakibatkan masyarakat Indonesia rentan terserang osteoporosis karena kurang memperhatikan nutrisi tulang.

Kesehatan tulang bukan hanya soal asupan kalsium, namun asupan nutrisi lainnya sangat dibutuhkan di antaranya adalah vitamin D, magnesium, seng, tembaga, dan mangan. Perlu diketahui, kalsium bermanfaat untuk menjaga struktur dan kekuatan tulang, mengatur kontraksi otot (termasuk otot jantung), dan penghantaran syaraf maupun pembekuan darah.

Vitamin D dan magnesium berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium secara optimal oleh tubuh. Kemudian seng berfungsi menjaga kepadatan tulang dan metabolisme tulang. Tembaga mempunyai peran dalam metabolisme jaringan pengikat, mineralisasi tulang, dan pembentukan struktur kolagen tulang. Sedangkan mangan diperlukan dalam pembentukan tulang.

Sebuah penelitian dari Satlaman dan Strause menyebutkan bahwa kombinasi kalsium, seng (15 mg/hari), mangan (2,5 mg/hari), dan tembaga (5 mg/hari) akan meningkatkan densitas tulang.

Berjemur
Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan untuk mendapatkan vitamin D, maka bisa dilakukan dengan berjemur di panas matahari pada pagi hari pukul 10.00 selama minimal 5-10 menit. Sejatinya kegiatan ini dilakukan tiga kali dalam seminggu.

Sumber tambahannya dapat diperoleh melalui minyak ikan, daging, telur, dan sereal. Sedangkan magnesium banyak terdapat pada kacang-kacangan, sayur berdaun hijau, susu, dan yoghurt. Tanpa vitamin D, maka hanya 10-15 persen kalsium terserap. Tapi dengan vitamin D, penyerapan kalsium di usus menjadi 30-40 persen. Ini dapat membantu menurunkan risiko patah panggul dan tulang lainnya serta gigi tanggal pada orangtua. Inilah pentingnya nutrisi tulang. Untuk memenuhinya dapat juga mengonsumsi suplemen tulang.

Untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, maka olahraga secara teratur. Minimal melakukan jalan pagi 30-60 menit. Hal ini baiknya dilakukan lima kali dalam seminggu. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates