Senin , 21 Mei 2018
Home » Artikel » Olahraga yang Pas Bagi Penderita Tiroid

Olahraga yang Pas Bagi Penderita Tiroid

Olahraga yang Pas Bagi Penderita Tiroid – Hipertiroid adalah kondisi aktivitas kelenjar tiroid yang terlalu tinggi dan ditandai dengan tingginya kadar hormon tiroksin di dalam darah. Hipertiroid juga lebih banyak menyerang wanita. Menurut data RISKESDAS (riset kesehatan dasar) 2013, berdasarkan gejala yang dikeluhkan, sekitar 0,4 persen populasi Indonesia menderita hipertiroid.

Akibat hipertiroid adalah tingkat metabolisme yang meningkat dan menimbulkan berbagai gejala. Seperti jantung berdebar, gelisah, sulit tidur, tangan gemetar, diare, perubahan siklus menstruasi, rambut lurus dan halus, mata melotot, badan berkeringat, gondok membesar, tekanan darah naik, berat badan turun, otot-otot mengecil, dan bengkak di bagian tubuh tertentu.

“Hipertiroid yang berat sering disebut krisis tiroid atau badai tiroid dan jika tidak diatasi dengan baik dapat mengancam jiwa pasien,” kata Dr. Farid Kurniawan SpPD pada acara seminar edukator di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk mendiagnosis penyakit ini, yang harus dilakukan adalah memeriksa riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, uji tangkap yodium radioaktif, serta ultrasonografi (USG) tiroid.

Meski banyak gangguan fisik pada penderita hipertiroid, termasuk rasa lesu, tapi tak ada larangan para penderita hipertiroid untuk berolahraga, asal suplementasinya bagus.

“Olahraga tak akan mempercepat masalah tiroid selama orang itu mendapat suplementasi yang tepat,” kata Farid, yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, seraya menambahkan tak ada olahraga khusus untuk mengatasi tiroid.

Hal senada juga diakui oleh Dr. Dante Saksono Herbuwono SpPD, K-EMD, PhD, “Tak ada olahraga yang dilarang dan dianjurkan untuk penderita tiroid. Semuanya boleh,” ujarnya. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates