Senin , 20 November 2017
Home » Artikel » Parenting Behavior Penting Dalam Mengasuh Anak

Parenting Behavior Penting Dalam Mengasuh Anak

Parenting Behavior Penting Dalam Mengasuh Anak – Stimulasi optimal menjadi bagian dalam tumbuh kembang anak. Sayangnya, stimulasi pada anak kerap tidak optimal didapakan anak. Hal itu karena orangtua sering kali melupakan pentingnya menjaga parenting behavior dalam pengasuhan anak.

Menurut psikolog anak, Roslina Verauli Mpsi, tantangan yang dihadapi oleh orangtua dalam memberikan stimulasi optimal adalah untuk menghadirkan quality time yang berkualitas. Sebab, seringkali orangtua merasa lelah dikarenakan banyak pekerjaan sehari-hari, stres, dan merasa tidak pernah cukup waktu yang dihabiskan bersama anak.

“Kurangnya pemahaman tentang parenting behavior termasuk kurang peka dalam memahami kebutuhan anak. Karenanya, parenting behavior orangtua harus dijaga ke arah positif,” ungkap Roslina di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, lanjutnya, orangtua direkomendasikan untuk memiliki momen eksklusif yang menyenangkan bersama anaknya setiap hari agar perkembangan emosi dan kemampuan sosial pada anak optimal. “Khususnya bila momen tersebut dihadirkan dalam suasana yang menyenangkan antara orangtua dan anak,” paparnya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh orangtua adalah dengan melakukan kegiatan yang disukai oleh anak antara lain menggunakan musik dan tari sebagai sarana bermain dengan anak. “Dimana interaksi orangtua dengan anak ada pada level playing field, yang dimaksudkan sebagai keadaan saat interaksi berjalan akrab, hangat, dan berlangsung dua arah,” tambah dia.

Lebih lanjut, Verauli menambahkan, salah satu cara yang paling sederhana untuk menerapkan hal itu adalah dengan mengajak anak musik dan tari. Dengan bermusik dan menari, khususnya antara orang tua-anak, perkembangan kemampuan komunikasi timbal balik dan berbahasa pada anak berkembang.

“Termasuk kemampuan empati sebagai salah satu ciri kompetensi emosional yang berperan besar bagi kemampuan keterampilan sosial, seperti kemampuan bekerja sama dan menolong orang lain, kelak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kegiatan menari sebagai salah satu kegiatan yang melibatkan gerakan terkoordinasi dapat merangsang hormon neurotrophins, yakni zat alami yang merangsang pertumbuhan sel saraf dan meningkatkan koneksi saraf pada otak yang menjadikan anak siap untuk belajar dalam pengertian mudah menerima stimulasi yang diberikan oleh orang tua dan lingkungan. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates