Senin , 13 November 2017
Home » Artikel » Peran Keluarga Dalam Penanganan Penyakit Alzheimer (bagian 14)

Peran Keluarga Dalam Penanganan Penyakit Alzheimer (bagian 14)

Peran Keluarga Dalam Penanganan Penyakit Alzheimer

Peran Keluarga Dalam Penanganan Penyakit Alzheimer (Foto: dok. dokter.id)

Peran Keluarga Dalam Penanganan Penyakit Alzheimer (bagian 14) – Keluarga memiliki peran penting dalam mengentaskan penyakit Alzheimer, baik dari sisi pencegahan maupun penyembuhan pasien. Dukungan dari keluarga yang demikian besar akan membuat penderita tidak merasa kesepian dan hidup sendiri.

Tidak itu saja, pola pendampingan yang terus-menerus (home care atau care giver) membuat pasien selalu merasa ada teman untuk berbagi.

Dari sisi pencegahan beberapa hal yang bisa diterapkan di antaranya:

  • Menerapkan gaya hidup sehat dalam keluarga
  • Memberikan makanan yang sehat dan bervitamin, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Pemberian obat stimulan, vitamin B, C, dan E belum mempunyai efek yang menguntungkan.
  • Menyediakan sarapan untuk memulai aktivitas di pagi hari. Banyak orang menyepelekan sarapan, padahal tidak mengonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak.
  • Jika ada anggota keluarga merokok, ingatkan dia untuk berhenti merokok.
  • Ajari anak untuk suka membaca dari mulai dini. Waktu luang yang ada dimanfaatkan sedemikian mungkin agar otak tidak stagnan. Membacakan cerita ringan namun tetap ada unsur ilmu pengetahuan bisa menjadi salah satu solusi yang bagus.

Sementara itu, jika salah satu dari anggota keluarga kita ada yang menderita penyakit alzheimer, berikut ini ada beberapa tips yang bisa diikuti:

  1. Buat catatan kecil, untuk membantunya mengingat. Catatan bisa berupa jadwal kegiatan, daftar nomor telepon penting, atau bisa juga cara menelepon.
  2. Ciptakan suasana yang menenangkan dan menyenangkan. Hindarkan suara gaduh, kerumunan orang atau suasana terburu-buru.
  3. Hindari memaksa penderita untuk mengingat sesuatu atau melakukan hal yang sulit karena akan menyebabkan pasien menjadi cemas dan malah akan memperburuk keadaannya.
  4. Usahakan untuk berkomunikasi lebih sering. Komunikasi bukanlah hanya dengan berbicara namun juga dengan menyentuh tangan atau bahunya untuk membantu pasien memusatkan perhatiannya.
  5. Buatlah ritual pada malam hari. Perilaku pasien penyakit Alzheimer biasanya memburuk pada malam hari. Oleh karena itu buatlah suasana menjelang tidur yang tenang dan nyaman. Kecilkan suara televisi dan hindarkan suara keras. Biarkan lampu tetap menyala untuk mencegah disorientasi. Sebaiknya pasien tidak tidur siang dan batasi konsumsi teh atau kopi.
  6. Buatlah lingkungan yang aman. Sebaiknya kamar pasien berada di lantai dasar untuk menghindari jatuh. Jauhkan benda tajam atau zat-zat yang berbahaya.
  7. Ajaklah pasien berjalan-jalan pada siang hari. (RN)

[su_highlight]BACA JUGA: Kupas Tuntas Penyakit Alzheimer/Demensia[/su_highlight]

  1. Bagian 1
  2. Bagian 2
  3. Bagian 3
  4. Bagian 4
  5. Bagian 5
  6. Bagian 6
  7. Bagian 7
  8. Bagian 8
  9. Bagian 9
  10. Bagian 10
  11. Bagian 11
  12. Bagian 12
  13. Bagian 13
  14. Bagian 14
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates