Senin , 24 September 2018
Home » Artikel » Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi

Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi

Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi

Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi (Foto: dok. tokopedia.com)

Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi – Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi masih menjadi momok di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebut prevalensi hipertensi atau tekanan darah tinggi secara nasional mencapai 25,8 persen.

Sejatinya, hipertensi bisa dicegah dan dikontrol dengan mengadopsi gaya hidup sehat seperti olahraga minimal 30 menit per hari, mengurangi konsumsi garam, dan rutin melakukan pemeriksaan dini serta mengecek tekanan darah secara teratur.

Nah, edukasi masyarakat soal penyakit tekanan darah tinggi dan hipertensi juga harus ditingkat. Salah satunya dengan cara tidak lagi memercayai mitos-mitos seputar hipertensi.

Apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 mitos soal hipertensi dan darah tinggi yang sebaiknya tak lagi dipercaya:

  1. Naik tangga bikin hipertensi
    Naik tangga memang bisa meningkatkan tekanan darah, layaknya aktivitas fisik lainnya. Namun naik tangga tidak akan menyebabkan seseorang mengidap hipertensi karena setelah selesai, tekanan darah akan berangsur normal.
  1. Usia muda tak bisa kena hipertensi
    Tidak benar bahwa hipertensi hanya menyerang orang tua. Hipertensi kini semakin sering ditemukan pada populasi muda, terutama karena gaya hidup yang membuat pembuluh darah melemah dan risiko stres sekolah dan pekerjaan.
  1. Tekanan darah tinggi pasti hipertensi
    Tekanan darah berubah sepanjang hari. Tekanan darah akan meningkat saat Anda tegang, stres, ataupun gugup. Untuk bisa didiagnosis hipertensi, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diagnosis dokter.
  1. Kopi picu hipertensi
    Kopi kafein pada kopi memang bisa meningkatkan tekanan darah. Namun konsumsi kopi tidak serta merta membuat seseorang mengalami hipertensi.
  1. Doyan marah-marah tandanya hipertensi
    Marah-marah lebih dikarenakan faktor kepribadian dan psikologis, tidak ada hubungannya dengan hipertensi. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates