Senin , 13 Agustus 2018
Home » Artikel » Simak Gejala Asma pada Orang Dewasa

Simak Gejala Asma pada Orang Dewasa

Simak Gejala Asma pada Orang Dewasa

Simak Gejala Asma pada Orang Dewasa (Foto: dok. klikdokter.com)

Simak Gejala Asma pada Orang Dewasa – Menurut penelitian, ada sekitar 18 juta orang dewasa di Amerika menderita asma. Sebuah kondisi di mana saluran napas yang meradang membuat sulit bernafas. Jika tidak ditangani dengan baik, tentunya penyakit asma dapat berpengaruh terhadap kehidupan Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda harus memperhatikan gejala-gejala asma, dikutip dari Reader’s Digest:

  1. Berumur 40 keatas
    “Umur yang paling rentan terkena asma berada di antara 45-50 tahun,” ujar Richard F. Lockey, MD, direktur Divisi Alergi & Imunologi di University of South Florida College of Medicine. Yang paling berisiko terkena gejala asma adalah mereka yang memiliki alergi, atau mereka yang menderita gangguan seperti pada anak kecil namun mengira mereka sudah terlalu dewasa mengalaminya. Banyak kasus dimulai setelah infeksi. “Anda kedinginan dan tiba-tiba Anda menderita asma,” kata Dr. Lockey.
  1. Batuk yang tidak hilang-hilang
    “Mudah untuk berpikir bahwa batuk berarti Anda menderita flu atau bronkitis tapi jika batuk itu terus kembali, itu mungkin pertanda asma,” kata American College of Allergy, Asma & Imunologi (ACAAI). Lockey mencatat, “Batuk Anda menjadi lebih parah setelah Anda tertawa atau berbaring. Dan itu berasal dari dada, bukan tenggorokan.”
  1. Mengalami masalah tidur
    “Batuk pada penderita asma sering menjadi jauh lebih parah pada malam hari. Tidak jelas apakah ini ada hubungannya dengan ritme sirkadian atau tidak,” lapor National Sleep Foundation. Tidur yang terganggu mungkin merupakan gejala awal dan ini adalah masalah serius.
  1. Dada terasa sakit
    Bila otot-otot di sekitar saluran udara Anda menyempit, dada Anda mungkin menjadi kencang. “Ini mungkin akan terasa seperti ada sesuatu yang meremas atau berada di dalam dada Anda,” kata National Heart, Lung, and Blood Institute. Sebuah studi yang diterbitkan di Postgraduate Medical Journal melaporkan bahwa dari 100 pasien asma, usia rata-rata 45 tahun dirawat di rumah sakit, 78 persen mengalami nyeri dada, yang diperparah dengan batuk, menghirup dalam, dan bergerak, dan menjadi lebih baik dengan duduk.
  1. Mengalami napas yang cepat dan pendek
    Bagi sebagian orang, nafas yang lambat dan cepat bisa menjadi salah satu gejala asma. “Penggunaan otot di pangkal leher dan di antara tulang rusuk mungkin bekerja lebih berlebihan daripada biasanya,” menurut University of Maryland Medical Center. Saat istirahat, tingkat pernapasan normal untuk orang dewasa adalah 12 sampai 20 napas per menit. Hiperventilasi didefinisikan sebagai pernapasan 30 kali per menit atau lebih cepat.
  1. Alergi terhadap kucing
    Lebih dari 50% kasus asma umumnya mengalami alergi, alergi terhadap kucing adalah faktor risiko yang sangat kuat, menurut sebuah studi 2007 oleh National Institutes of Health. Alergen kucing menjadi penyebab dalam hampir 30 persen kasus asma. Periset terus mempelajari apakah alergi kucing memicu asma atau benar-benar dapat mempengaruhi perkembangannya. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates