Selasa , 21 November 2017
Home » Artikel » Terbukti, Rajin Ibadah Bikin Panjang Umur

Terbukti, Rajin Ibadah Bikin Panjang Umur

Ibadah tidak hanya bermanfaat dari sisi spiritual. Studi terbaru dari Amerika Serikat menyebut rajin beribadah juga bisa membuat umur lebih panjang.

Tyler J. VanderWeele, profesor bidang epidemiologi dari Harvard, melakukan penelitian kepada 75.534 orang selama 16 tahun. Para partisipan di survei kesehatan, gaya hidup serta frekuensinya pergi ke tempat ibadah sesuai agama masing-masing dalam satu minggu.

Hasil penelitian menyebut bahwa partisipan yang pergi ke rumah ibadah lebih dari satu kali dalam seminggu berkurang risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan kanker sebesar 33 persen. Mereka yang datang seminggu sekali berkurang risikonya 26 persen dan yang datang tidak sampai seminggu sekali berkurang 13 persen.

Dalam publikasinya di JAMA Internal Medicine, peneliti menduga ada beberapa kepribadian di mana orang-orang yang pergi ke tempat ibadah biasanya memang sudah mengadopsi gaya hidup sehat, tidak minum alkohol dan tidak merokok. Namun, setelah faktor tersebut dihilangkan, risiko kematian partisipan tetap berkurang.

Kegiatan agama dan beribadah memiliki kekuatan tersendiri, terlebih praktik ibadah sudah dilakukan sejak beribu-ribu tahun lamanya,” tutur VanderWeele, dikutip dari NY Times.

Penelitian serupa pernah dilakukan oleh David Hayward dari Universitas Duke. Hayward mengatakan aktivitas religius dan keterlibatan dalam kelompok spiritual dapat membuat tubuh lebih sehat dan secara otomatis membuat umut lebih panjang.

Dijelaskan Hayward, minimal ada 4 aspek utama di mana ibadah dan kegiatan spiritual memberikan manfaat bagi kesehatan. Manfaat tersebut adalah menurunkan tekanan darah, kepuasan hidup yang lebih tinggi, mampu menghadapi rintangan, dan memiliki lingkaran sosial yang baik.

“Setiap agama menanamkan sikap sabar dalam menjalankan hidup dan selalu berpikir untuk tetap positif dalam menjalani rintangan. Akibatnya, orang yang rajin beribadah tidak mudah mengalami depresi dan masalah kejiwaan lainnya,” tuturnya. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates