Selasa , 12 Desember 2017
Home » Artikel » Tips Menjaga Anak dari Kasus Kekerasan Seksual

Tips Menjaga Anak dari Kasus Kekerasan Seksual

Tips Menjaga Anak dari Kasus Kekerasan Seksual – Orangtua kini tak bisa mempercayai seutuhnya orang-orang di sekitar anak, termasuk keluarga dekat. Ini belajar dari kasus pembunuhan yang dialami Angeline, gadis lucu yang ditemukan tewas mengenaskan di rumah orangtua angkatnya.

Bahkan, tak sedikit kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh paman, kakek, bahkan ayah kandungnya sendiri.

Untuk mencegah agar kasus kekerasan seksual pada anak tidak menyebar, ada sederet tips yang bisa dilakukan orangtua sebagai berikut:

Pertama, orangtua sebaiknya tidak begitu saja percaya kepada siapa pun termasuk keluarga terdekat dalam mengawasi anak. Hal ini merupakan peringatan buat banyak orang terutama bagi orang yang ‘berada’ bukan berarti anak Anda aman, hati-hati dengan pembantu, supir, satpam. Ada berapa banyak predator di rumah kita sendiri yang bisa saja memangsa anak-anak kita.

Kedua, orangtua hendaknya peduli dan memposisikan kedudukannya setara dengan anak. Dengan cara ini, anak akan lebih terbuka dan melaporkan apa pun yang dialaminya kepada orangtua. Ketika orangtua hanya menyalahkan anak, anak menjadi takut pada orangtua. Hal ini membuat orangtua tidak memiliki sumber informasi yang benar. Perlakukan anak sebagai entitas yang setara agar anak dapat merasa nyaman terhadap orang tua. Ada banyak kasus dimana orangtua tak memiliki kedekatan dengan anak sehingga anak tak mau terbuka dan cenderung takut disalahkan oleh orangtuanya. Ada banyak kasus anak sudah disodomi berkali-kali dan baru ketahuan beberapa tahun kemudian. Anak tidak lapor pada orangtua karena takut, orangtuanya kurang menghormati anak, sehingga anak jadi malas cerita apa yang dialaminya.

Ketiga, jika hubungan dengan anak telah terjalin dan menjadi dekat, ajarkan dan beri pemahaman pada anak bahwa tubuhnya merupakan barang berharga dan tidak sembarang orang boleh menyentuhnya.

Keempat, ajarkan anak untuk dapat membela diri bila ada orang lain yang berindikasi akan melakukan kejahatan seksual (berteriak, lari dan melaporkan pada orangtua).

Kelima, jika masyarakat sekitar mencurigai ada tindak kekerasan yang terjadi pada lingkungan, bertindaklah dengan melaporkan pada yang berwajib. (RN)

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates