Cegah Katarak Melalui 5 Langkah Ini

Cegah Katarak Melalui 5 Langkah Ini

Artikel Umum
[caption id="attachment_7642" align="alignleft" width="300"] Foto: befren.com[/caption] Cegah Katarak Melalui 5 Langkah Ini Kesehatan mata kadang kali menjadi suatu hal yang terlupakan pada kehidupan sehari-hari. Kerap kali hal ini sangat terlambat disadari hingga kondisi kesehatan mata benar-benar parah. Salah satu masalah kesehatan mata yang kerap dialami oleh banyak orang adalah katarak. Masalah ini lebih rentan dialami oleh mereka terutama yang berusia tua. Hingga saat ini, tidak ditemui cara untuk memperlambat perkembangan katarak secara khusus. Walau begitu mencegah kesehatan mata secara keseluruhan bisa membantu menekan risiko meningkatnya masalah ini. Beberapa cara menjaga mata secara umum bisa kamu coba lakukan. Berikut sejumlah cara untuk mencegah atau memperlambat munculnya katarak: Teratur periksa mata Pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin dapat membantu mendeteksi katarak dan masalah mata lainnya pada tahap awal. Tanyakan kepada dokter Anda…
Read More
Jangan Anggap Enteng, Berikut 8 Kebiasaan Butuh Pemicu Wasir

Jangan Anggap Enteng, Berikut 8 Kebiasaan Butuh Pemicu Wasir

Artikel Umum
[caption id="attachment_7639" align="alignleft" width="300"] Foto: parenting.orami.co.id[/caption] Jangan Anggap Enteng, Berikut 8 Kebiasaan Butuh Pemicu Wasir Ambeien atau wasir merupakan salah satu penyakit yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Masalah kesehatan ini bakal terasa lebih menyebalkan ketika dialami oleh seseorang yang butuh untuk duduk dalam waktu lama. Masalah kesehatan berupa ambeien atau wasir ini bukan merupakan hal yang aneh dialami terutama pada orang dewasa. Setidakanya tiga dari empat orang dewasa bakal mengalami masalah ini. Masalah yang terjadi ini berupa bengkaknya pembuluh darah baik di luar atau pun di dalam anus. Masalah yang dialami bisa berupa pendarahan, serta munculnya rasa gatal dan tak nyaman di anus. Munculnya penyakit ini sendiri biasanya dipicu oleh faktor gaya hidup. Kondisi kurang gerak dan olahraga serta makanan kurang serat bisa menyebabkan seseorang mengalami ambeien. Sejumlah kegiatan yang…
Read More
Simak Gejala Khas Covid-19 Pada Lansia

Simak Gejala Khas Covid-19 Pada Lansia

Artikel Umum
[caption id="attachment_7625" align="alignleft" width="300"] Foto: gustinerz.com[/caption] Simak Gejala Khas Covid-19 Pada Lansia Ternyata, bukan hanya demam maupun batuk yang menjadi gejalal umum Covid-19 bagi para lanjut usia. Sebuah studi baru menemukan gejala khasnya adalah gangguan fokus dan kebingungan mental. Menurut data observasi baru yang diterbitkan dalam jurnal Age and Aging, delirium yang didefinisikan sebagai gangguan tiba-tiba pada fokus dan kesehatan emosional secara konsisten terjadi pada pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif. Mengingat betapa orang tua dipengaruhi oleh Covid-19 secara tidak proporsional, identifikasi dini adalah kunci untuk memastikan pemulihan total seseorang.   “Kelemahan, peningkatan kerentanan terhadap stres fisiologis, dikaitkan dengan hasil yang merugikan. Covid-19 menunjukkan perjalanan penyakit yang lebih parah pada lansia yang tidak sehat. Kesadaran akan presentasi atipikal sangat penting untuk memfasilitasi identifikasi awal,” tulis para penulis dalam laporan baru…
Read More
40 Tahun Keatas Pilih Makanan Penunjang Metabolisme Tubuh

40 Tahun Keatas Pilih Makanan Penunjang Metabolisme Tubuh

Artikel Umum
[caption id="attachment_7607" align="alignleft" width="300"] Foto: jatimnet.com[/caption] 40 Tahun Keatas Pilih Makanan Penunjang Metabolisme Tubuh Saat seseorang menginjak usia 40 tahun, menjadi sesuatu yang penting utuk memilih menu makanan yang dapat menunjang metabolisme tubuh. Ini juga penting agar tubuh tidak kelebihan berat badan. Setidaknya ada empat jenis makanan yang cocok dikonsumsi saat sarapan untuk mendorong metabolisme dan membantu penurunan berat badan. Berikut ini adalah keempat makanan tersebut, seperti dilansir SheFinds. Telur Telur merupakan menu sarapan yang tak hanya mudah diolah, tetapi juga dapat membantu menurunkan berat badan. Telur diketahui kaya akan zat gizi, khususnya protein. Makanan dengan kadar protein yang tinggi dapat membantu menekan nafsu makan sekaligus memberikan perasaan kenyang yang lebih panjang. Menambahkan saus pedas pada telur juga dapat membantu meningkatkan metabolisme. Alpukat Alpukat juga dapat membantu menekan nafsu makan.…
Read More
Jangan Anggap Enteng Hepatitis A

Jangan Anggap Enteng Hepatitis A

Artikel Umum
[caption id="attachment_7605" align="alignleft" width="300"] Foto: mediaindonesia.com[/caption] Jangan Anggap Enteng Hepatitis A Masyarakat diminta untuk tidak menganggap enteng penyakit menular Hepatitis A. Pasalnya, penyakit ini dapat memicu kegagalan fungsi hati. Hal ini dikatakan dr. Deliana Permatasari Vaccine Medical Director Glaxo Smith Kline Indonesia (GSK). Menurutnya, Hepatitis A bersifat akut. Di sejumlah negara, Hepatitis A telah diidentifikasi sebagai penyebab utama kegagalan hati secara tiba-tiba. Dijelaskannya, Hepatitis A merupakan penyakit infeksi yang disebabkan virus Hepatitis A. Virus dapat ditemukan dalam tinja dan darah orang yang terinfeksi. Kontak manusia dengan virus tersebut, kata dia, bisa terjadi dalam berbagai skenario seperti menyebar melalui kontak langsung dan dekat dengan individu yang terinfeksi. Contohnya, orang yang merawat penderita yang sakit Hepatitis A. Infeksi virus Hepatitis A juga bisa melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Tidak semua orang…
Read More
Wow Jalan Kaki pun Bisa Bikin Bahagia

Wow Jalan Kaki pun Bisa Bikin Bahagia

Artikel Umum
[caption id="attachment_7603" align="alignleft" width="300"] Foto: wowkeren.com[/caption] Wow Jalan Kaki pun Bisa Bikin Bahagia Siapa sangka, ternyata hal sederhana seperti berjalan kaki dapat membuat perasaan bahagia. Hal ini diungkapkan peneliti dari University of California San Fransisco. Menurut peneliti, yang perlu dilakukan adalah berjalan kaki di alam alam terbuka. Kegiatan ini juga dikenal sebagai awe walk atau berjalan kaki disertai dengan perasaan kagum. Melakukan awe walk, meski hanya satu kali per minggu selama 15 menit, sudah dapat memberikan manfaat bagi emosi, kesehatan mental, dan bahkan fungsi kognitif. Manfaat ini bisa didapatkan selama seseorang melakukan awe walk dengan pola pikir yang benar. Hal ini diketahui setelah tim peneliti melakukan studi di awal 2020, sebelum pandemi terjadi. Studi ini melibatkan 60 orang dewasa sehat berusia di atas 60 tahun. Studi ini melibatkan orang-orang berusia…
Read More
Waspadai Kesepian Bisa Akibatkan Gangguan Fisik dan Mental

Waspadai Kesepian Bisa Akibatkan Gangguan Fisik dan Mental

Artikel Umum
[caption id="attachment_7601" align="alignleft" width="300"] Foto: liputan6.com[/caption] Waspadai Kesepian Bisa Akibatkan Gangguan Fisik dan Mental Faktanya, banyak orang merasa kesepian dan terisolasi. Tidak hanya mereka yang berusia lanjut, tapi juga generasi muda. Ini kian diperparah dengan adanya kebijakan pembatasan sosial gegara pandemi Covid-19. Kesepian kronis dapat dipicu oleh berbagai hal, di antaranya, tinggal sendirian untuk pertama kali, putus hubungan atau perceraian, bekerja dari rumah, pindah ke kota baru, serta berganti pekerjaan atau sekolah. Rasa kesepian tak hanya dapat mempengaruhi kesehatan mental, tetapi juga fisik. Berikut ini adalah beberapa gejala fisik dan mental yang disebabkan oleh rasa kesepian. Kecemasan Sosial Orang-orang yang kesepian cenderung lebih rentan terhadap depresi dan kecemasan, khususnya kecemasan sosial. Kondisi ini dapat membuat orang yang mengalaminya memiliki risiko lebih besar terhadap penurunan kognitif dan demensia menurut Dr Kalpa…
Read More
Jaga Asupan Gizi Lansia, Perlu Modifikasi Makanan

Jaga Asupan Gizi Lansia, Perlu Modifikasi Makanan

Artikel Umum
[caption id="attachment_7585" align="alignleft" width="300"] Foto: suara.com[/caption] Jaga Asupan Gizi Lansia, Perlu Modifikasi Makanan Di masa pandemi Covid-19 ini, lanjut usia (lansia) merupakan kelompok rentan yang asupan gizinya perlu diperhatikan agar imunitas tubuhnya terjaga. “Ada sejumlah perubahan pada tubuh yang dialami oleh lansia jika dibandingkan ketika masih berusia muda. Asupan gizi lansia sangat bergantung pada lima hal yakni usia, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, aktivitas fisik, dan penyakit penyerta,” ujar Anna Maurina Dokter Spesialis Gizi Klinik RSUI. Menurutnya, untuk menjaga kondisi tubuh, maka para lansia harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, hingga vitamin dan mineral. Protein yang berfungsi sebagai zat pembangun dan sumber energi bisa didapat dari hewan maupun tumbuhan seperti ayam, ikan, telur tahu, dan tempe. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi, selain dari nasi, juga bisa…
Read More
Ini Layanan Terkini Pasien Penyakit Jantung

Ini Layanan Terkini Pasien Penyakit Jantung

Artikel Umum
[caption id="attachment_7583" align="alignleft" width="300"] Foto: lifestyle.sindonews.com[/caption] Ini Layanan Terkini Pasien Penyakit Jantung Hingga kini, penyakit jantung tetap menjadi penyebab nomor wahid kematian di dunia. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Sementara berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah makin meningkat tiap tahunnya. Setidaknya, 15 dari 1.000 orang atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung.  Menurut dr. Dafsah Arifa Juzar, SpJP., Consultant Cardiologist Cardiovascular Intensivist & Interventional Cardiologist Brawijaya Hospital, jumlah pusat pelayanan, kelengkapan fasilitas dan langkanya dokter jantung di Indonesia, tidak sebanding dengan tingginya jumlah penderita jantung. Akibatnya, banyak penderita jantung yang tidak tertangani dengan secara optimal. Sudah menjadi rahasia umum, saat ini penderita jantung banyak berobat di luar…
Read More
Tertawa Bikin Usia Lebih Panjang

Tertawa Bikin Usia Lebih Panjang

Artikel Umum
Tertawa Bikin Usia Lebih Panjang Seseorang yang memiliki selera humor tinggi lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena jenis penyakit apa pun dibandingkan mereka yang memiliki selera humor yang buruk. Ini merupakan hasil studi yang dilakukan Universitas Sains dan Teknologi Norwegia selama 15 tahun untuk melihat faktor-faktor yang memungkinkan seseorang untuk hidup lebih lama. Mereka pun mendapati satu temuan luar biasa usai menganalisis data 53.556 peserta dalam Studi Kesehatan Nord-Trøndelag berbasis populasi di Norwegia. Seperti dilansir Daily Express, hubungan positif antara selera humor d [caption id="attachment_7581" align="alignleft" width="300"] Foto: lampost.co[/caption] n kelangsungan hidup hadir sampai usia 85 tahun. “Penemuan ini menunjukkan bahwa rasa humor adalah sumber daya penanggulangan kognitif yang melindungi kesehatan,” ungkap peneliti. Di sisi lain, penelitian ini menunjukkan bahwa tertawa adalah pintu gerbang menuju hidup yang lebih lama, dan…
Read More