Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5826" align="alignleft" width="300"] Foto: dedaunan.com[/caption] Melakukan pekerjaan rumah tangga secara rutin, dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat pada usia lanjut yang telah mengembangkan gejala awal penyakit alzheimer. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga adalah cara yang murah untuk meningkatkan kesehatan, menciptakan efek perlindungan pada otak. “Kami mengukur tingkat aktivitas fisik dalam peserta studi rata-rata dua tahun sebelum kematian mereka, dan kemudian memeriksa jaringan otak yang disumbangkan setelah kematian, dan menemukan bahwa gaya hidup yang lebih aktif mungkin memiliki efek perlindungan pada otak," ujar Aron S Buchman, dari Universitas Rush di Amerika Serikat seperti dilansir dari New Indian Express. “Orang yang bergerak lebih banyak memiliki kemampuan berpikir dan daya ingat yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang lebih banyak duduk dan tidak bergerak banyak,” kata Buchman, penulis utama penelitian yang diterbitkan…
Read More
Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5823" align="alignleft" width="300"] Foto: suara.com[/caption] Banyak orang mengabaikan sakit di bagian perut sebelah kanan dan menganggapnya hanya sakit biasa. Padahal, itu bias menjadi gejala awal penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu umumnya baru dirasakan ketika sudah meradang, pecah, dan mengalami infeksi. Masalah usus buntu ini bisa menyebabkan rasa sakit dan bahkan harus dirawat dengan cara operasi. Berbagai macam bisa jadi penyebab munculnya penyakit ini. Dilansir dari Health Me Up, berikut beberapa gejala awal yang menandai seseorang tengah mengalami usus buntu. Sakit di bagian pusar Gejala pertama usus buntu adalah rasa tak nyaman atau sakit pada bagian pusar. Rasa sakit ini selanjutnya akan bergerak ke perut bagian bawah secara perlahan. Rasa sakit kian parah Awalnya rasa sakit akan terasa biasa saja, namun dalam hitungan jam bisa menjadi semakin parah dan…
Read More
Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5794" align="alignleft" width="300"] Foto: klikdokter.com[/caption] Ada berbagai masalah yang bakal muncul bila disfungsi tiroid tidak ditangani dengan tepat, seperti infertilitas, obesitas, nyeri sendi, dan penyakit jantung. Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa hipotiroidisme yang tidak terdiagnosis (kelenjar tiroid yang kurang aktif) dapat mempersulit wanita untuk hamil. Oleh karena itu, memahami hubungan antara gangguan tiroid dan kesuburan sangat penting, terutama jika ingin merencanakan kehamilan. Ada lebih dari 20% wanita di India yang hidup dengan masalah tiroid yang tidak terdiagnosis dan mereka bahkan tidak menyadari bahwa hal itu dapat menyebabkan infertilitas atau keguguran. Hipotiroidisme dapat memengaruhi banyak aspek berbeda dari menstruasi dan ovulasi, artinya dapat mempersulit untuk hamil jika berencana untuk memiliki bayi. Lantas apa hipotiroidisme dan bagaimana gejalanya? Dilansir dari Tiems Now News, hipotiroidisme merupakan suatu kondisi di mana kelenjar…
Read More
Bantu Pulihkan Pasien Jantung dari Trauma Emosional

Bantu Pulihkan Pasien Jantung dari Trauma Emosional

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5792" align="alignleft" width="300"] Foto: hellosehat.com[/caption] Pasca menjalani perawatan, pasien serangan jantung bisa mengalami trauma emosional yang substansial. Akan tetapi, hal-hal yang baik atau kebaikan dapat membantu mereka menemukan jalan kembali ke kesejahteraan emosional. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Qualitative Research in Sport, Exercise and Health" menyebutkan bahwa cambukan emosional dapat berkisar dari fobia tentang bergerak seandainya detak jantung mereka meningkat, hingga kesulitan menerima identitas baru sebagai seseorang dengan kondisi kesehatan yang serius. Dilansir dari New Indian Express, penelitian ini menemukan trauma emosional setelah serangan jantung lebih sering terjadi pada pria yang melihat diri mereka sebagai pria yang alfa usai menjadi pasien jantung, melihat diri mereka sebagai orang yang lemah. Penelitian oleh Samantha Meredith, seorang mahasiswa PhD, University of Portsmouth di Inggris, menemukan rehabilitasi jantung memainkan peran besar dalam membantu…
Read More
Simak Gejala Awal Kanker Usus

Simak Gejala Awal Kanker Usus

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5782" align="alignleft" width="300"] Foto: idntimes.com[/caption] Kanker usus telah menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia. Diperkirakan 12,8 per 100.000 usia dewasa dengan tingkat kematian 9,5% dari seluruh kasus kanker, posisi ketiga untuk jenis kanker pada laki-laki dan posisi kedua pada perempuan. Dr Eko Priatno SpB-KBD dari Bethsaida Hospital menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila dicurigai kanker usus besar. “Gejala yang patut dicurigai misalnya BAB berdarah, perubahan pola BAB seperti diare berkepanjangan atau tidak teratur, sensasi tidak puas setelahnya, nyeri perut/kembung disertai mual dan muntah, serta berat badan turun tanpa sebab jelas,” ujar dr Eko. Sayangnya, penderita sering datang berobat ketika sudah stadium lanjut, di mana sudah terjadi sumbatan usus dengan keluhan perut buncit, kembung, tidak bisa BAB/kentut, muntah, berat badan menurun, dan perut terasa nyeri. Tingginya angka kematian…
Read More
Waspada Kelebihan GGL, Berikut Takaran Tepatnya

Waspada Kelebihan GGL, Berikut Takaran Tepatnya

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5780" align="alignleft" width="281"] Foto: media.iyaa.com[/caption] Kebanyakan orang Indonesia menyukai makanan dan minuman yang bercitra rasa manis. Kebiasaan tersebut tanpa disadari melampaui batas harian asupan gula, garam, dan lemak atau GGL dalam tubuh. Salah satu dampak konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan bisa memicu stroke, diabetes, dan jantung. Menurut data WHO, sebanyak 70 persen penduduk dunia meninggal karena stroke, jantung, dan diabetes. Ketiganya adalah jenis penyakit metabolisme yang ditimbulkan dari beragam asupan yang berlebihan. Sebab itu, pengendalian asupan harian gula, garam, dan lemak turut berperan dalam menjaga kesehatan. Batas asupan harian untuk gula, yaitu 50 gram atau 4 sendok makan. Gula di sini termasuk gula alami dalam buah dan susu. Kenyataannya, orang kerap melampaui batas tersebut. Contohnya, ketika meminum es cendol setara dengan menyantap 1,5 sendok makan gula. Es…
Read More
Jangan Sepelekan Kesalahan Saat Berjalan Kaki

Jangan Sepelekan Kesalahan Saat Berjalan Kaki

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5759" align="alignleft" width="262"] Foto: nurulfitri.com[/caption] Jalan kaki menawarkan segudang manfaat yang baik buat kesehatan. Sayangnya, banyak orang yang secara tak sadar melakukan kesalahan saat berjalan kaki. Akibatnya, manfaat yang ditawarkan dari aktivitas satu ini jadi tak optimal. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat berjalan kaki? Langkah kaki telalu lebar Kebanyakan orang yang jalan cepat pasti secara refleks akan melangkahkan kakinya lebar-lebar. Hal ini sebenarnya tidak tepat. Langkah kaki yang terlalu lebar justru dapat membuat gerakan terasa lebih berat dan lambat. Betis dan tulang kering juga cepat terasa nyeri. Lebih baik ambillah langkah yang lebih pendek, tapi dengan irama gerakan yang lebih cepat. Minum terlalu sedikit Sama seperti ketika melakukan olahraga lainnya, pastikan memenuhi asupan cairan yang cukup sebelum, selama, dan setelah jalan kaki. Bawa botol minum saat berjalan kaki…
Read More
Ginjal Sehat Tanpa Minum Obat

Ginjal Sehat Tanpa Minum Obat

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5757" align="alignleft" width="275"] Foto: hellosehat.com[/caption] Organ ginjal berperan penting dalam menyaring zat-zat racun dalam tubuh. Itulah kenapa kita perlu benar-benar menjaga organ yang satu ini supaya tubuh tidak keracunan. Tidak melulu harus minum obat atau vitamin, masih ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk menjaga ginjal tetap sehat. Penuhi kebutuhan cairan Sering disepelekan, minum air putih ternyata penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Ini karena air putih dapat membantu membilas zat-zat racun yang tertampung di dalam ginjal. Meski begitu, James Simon, MD, selaku ahli saraf dari Cleveland Clinic, mewanti-wanti supaya jangan sampai kita minum air putih kebanyakan. Cukup minum 8 gelas air putih setiap hari supaya fungsi ginjal tetap optimal. Jaga pola makan Sebagian besar masalah ginjal ternyata berawal dari tekanan darah tinggi dan diabetes. Maka itu, pastikan tekanan…
Read More
Berikut Jumlah Kebutuhan Serat Agar Tetap Sehat

Berikut Jumlah Kebutuhan Serat Agar Tetap Sehat

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5731" align="alignleft" width="300"] Foto: mommyasia.com[/caption] Serat merupakan salah asupan penting bagi tubuh, termasuk nutrisi yang perlu ada setiap kali makan. Serat tidak sekadar menjaga sistem pencernaan, juga membantu menurunkan beberapa risiko kesehatan, seperti kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, hingga jenis kanker tertentu. Dilansir dari Runner's World, penelitian terbaru mengungkapkan jumlah asupan serat yang tepat bagi tubuh. Studi meta-analisis tersebut diterbitkan dalam jurnal The Lancet dengan mengamati 185 studi prospektif dan 58 uji klinis dengan total 4.635 peserta. Para peneliti menyimpulkan, mereka dengan asupan serat tertinggi memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung 30 persen lebih rendah, tingkat stroke 22 persen lebih rendah, dan tingkat diabetes tipe 2 dan kanker kolorektal 16 persen lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang makan dalam jumlah serat paling sedikit. Selain itu, mereka yang mengonsumsi serat paling banyak…
Read More
Alami Kelelahan Kronis, Coba Cek

Alami Kelelahan Kronis, Coba Cek

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_5728" align="alignleft" width="300"] Foto: dream.id[/caption] Meski nampak serupa, kelelahan kronis berbeda dari rasa lelah sementara atau hanya merasa lelah sedikit. Kelelahan normal biasanya akan hilang seiring berjalannya waktu, dengan istirahat. Namun, tidak demikian dengan kelelahan kronis. Meski begitu, bukan berarti kelelahan kronis tidak bisa dihilangkan atau dikelola. Seperti apa kelelahan kronis? Menurut Very Well Health, kelelahan kronis dideskripsikan sebagai gejala kelelahan atau kurang energi yang terjadi selama lebih dari enam bulan. Kondisi ini biasanya merupakan gejala dari suatu masalah kesehatan yang lebih besar. Seharusnya tidak sulit untuk membedakan kelelahan kronis dengan kelelahan biasa. Sebab, gejala ini merupakan komplikasi yang membuat penderitanya kelelahan luar biasa, dan tidak bisa dijelaskan atas dasar kondisi medis apa pun. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah lewat pemeriksaan medis. Namun, ada beberapa gejala yang bisa dikenali, seperti…
Read More