Cermati Penyebab dan Gejala Kanker Dubur

Cermati Penyebab dan Gejala Kanker Dubur

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6518" align="alignleft" width="300"] Foto: Tirto.id[/caption] Kanker dubur merupakan kondisi di mana sel-sel ganas (kanker) terbentuk di jaringan rektum atau beberapa inci terakhir dari usus besar. Seringkali, kanker di dalam rektum dan kanker di dalam usus besar disebut sebagai kanker kolorektal. Kanker rektum dan usus besar serupa dalam banyak hal, namun perawatan mereka tidak sama. Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan National Cancer Institute. Dilansir dari Times Now News, kanker dubur memiliki beberapa tanda dan gejala. Di antaranya nyeri perut atau ketidaknyamanan, perubahan kebiasaan buang air besar—sembelit, diare, gerakan usus yang menyakitkan, darah gelap atau merah di tinja, lendir dalam tinja, merasa seolah-olah usus tidak kosong sepenuhnya, penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, nafsu makan yang berubah dan kelelahan. Tidak jelas apa yang sebenarnya menyebabkan kanker dubur, namun…
Read More
Atur Stres Dengan 7 Cara Ini

Atur Stres Dengan 7 Cara Ini

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6515" align="alignleft" width="300"] Foto: liputan6.com[/caption] Organisasi Kesehatan Dunia, WHO memperkirakan India memiliki 34,33% pangsa pemuda dalam jumlah penduduk pada 2020 dan India menjadi rumah bagi sekitar 57 juta orang (18 persen dari perkiraan global) yang dipengaruhi oleh depresi. Rasio kaum muda yang menderita kesehatan mental meningkat dari tahun ke tahun. Beberapa penelitian telah menunjukkan peningkatan yang stabil dalam gangguan kesehatan mental, seperti depresi, gangguan kecemasan dan gangguan penyalahgunaan zat di kalangan anak muda. Generasi muda menghadapi dilema unik. Mereka menghadapi isolasi, meski banyak teman media sosial. Penekanan pada kinerja dalam pendidikan, pekerjaan, berdampak buruk pada kesehatan mental kaum muda. Seperti dilansir Times of India, Ekta Soni, Konsultan Senior, Psikologi dari Indraprastha Apollo Hospitals berbagi cara manajemen stres. “Stres adalah cara tubuh untuk memberi tahu bahwa kita sedang berjuang untuk…
Read More
Kelamaan Tidur Siang Penanda Terkena Alzheimer

Kelamaan Tidur Siang Penanda Terkena Alzheimer

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6492" align="alignleft" width="300"] Foto: halodoc.com[/caption] Tidur siang merupakan cara yang baik untuk membangun kembali mood atau menyegarkan kepala di tengah aktivitas sehari-hari. Namun, bila tidur siangnya kelamaan, bisa menjadi tanda adanya masalah yang terjadi di otakmu. Keinginan untuk tidur siang terutama dalam waktu lama ini diungkap sebagai sebuah tanda awal dari penyakit alzheimer. Dilansir dari NY Post, sebuah penelitian menyebut bahwa sel otak yang membuat kita terjaga di siang hari merupakan yang pertama diserang oleh penyakit otak. Sebelumnya, hancurnya sel ini dipikir terjadi karena protein bernama beta-amlyoid. Namun saat ini peneliti telah mengetahui disebabkan karena gumpalan racun yang dihasilkan oleh protein bernama tau. Pada penderita alzheimer awal, bagian otak yang membuatmu terjaga mengalami kerusakan. Peneliti menyebut bahwa hal ini menyebabkan seseorang yang menderita Alzheimer cenderung tidur dalam waktu lama…
Read More
Kenali Penyebab dan Pencegahan Pneumonia

Kenali Penyebab dan Pencegahan Pneumonia

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6489" align="alignleft" width="300"] Foto: healthline.com[/caption] Pneumonia adalah salah satu infeksi paru-paru yang rawan dialami banyak orang. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Pneumonia merupakan infeksi paru-paru ketika kantung udara di paru-paru terisi nanah atau cairan. Hal ini bisa menyebabkan rasa sakit serta masalah kesehatan yang membahayakan dirimu. Dilansir dari lung.org, persebaran dari pneumonia ini biasanya terjadi melalui batuk, bersin, sentuhan, atau hanya dari bernapas. Pada beberapa orang, tanpa adanya gejala yang muncul mungkin juga telah menderita penyakit ini. Adanya nanah atau cairan di paru-paru ini membuat oksigen yang masuk dalam tubuh sulit beredar melalui saluran darah. Gejala pneumonia ini bisa muncul secara sedang bahkan parah, serta termasuk batuk, demam, menggigil, dan susah napas. Banyak faktor yang mempengaruhi bagaimana seriusnya masalah pneumonia ini mulai dari jenis kuman…
Read More
Turunkan Demensia Dengan 5 Kiat Ini

Turunkan Demensia Dengan 5 Kiat Ini

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6466" align="alignleft" width="300"] Foto: beritasatu.com[/caption] Umumnya, penyakit ini mengancam mereka yang telah berusia diatas 65 tahun. Bagian tubuh yang diserang penyakit ini adalah otak. Walau penyakit ini banyak menyerang seseorang yang berusia lanjut, namun bisa saja hal ini dialami oleh mereka yang lebih muda. Pada saat ini, semakin banyak orang yang mengalami penyakit ini sebelum berusia 60 tahun. Demensia sendiri secara singkat adalah gangguan daya ingat jangka pendek yang menyerang manusia. Secara umum, demensia akan menyerang mereka yang berusia tua karena sel otak yang telah usang kehilangan kemampuannya. Selain karena usia, demensia juga bisa disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, hingga stres. Gaya hidup menjadi faktor penting terhadap hal ini. Untuk menurunkan risiko demensia ini, penting melakukan perubahan gaya hidup. Dilansir dari…
Read More
Kekurangan Lemak, Simak 5 Tanda Berikut

Kekurangan Lemak, Simak 5 Tanda Berikut

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6463" align="alignleft" width="300"] Foto: merdeka.com[/caption] Lemak kerap kali menjadi salah satu masalah yang dialami oleh banyak orang. Konsumsi terlalu banyak atau terlalu sedikit lemak yang ada di dalam tubuh bisa menyebabkan masalah kesehatan. Bagi tubuh, konsumsi lemak ini juga sama pentingnya seperti juga sayuran dan nutrisi yang lain. Lemak dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi, membantu perkembangan otak, membantu menyerap vitamin, dan lainnya. Kurangnya lemak di dalam tubuh ini bisa disebabkan berbagai seperti kurangnya konsumsi. Namun bisa juga kurangnya lemak dalam tubuh ini karena memang upayamu untuk menguranginya atau karena kamu terlalu kurus. Ketika seseorang kekurangan lemak, mungkin muncul sejumlah tanda yang ditunjukkan tubuh. Dilansir dari Care2, berikut sejumlah tanda yang bakal muncul ketika tubuh kekurangan lemak. Sering kedinginan Orang yang kekurangan lemak dalam tubuhnya seringkali merasa kedinginan. Lemak dalam…
Read More
Lansia Bisa Terkena Dematitis Atopik

Lansia Bisa Terkena Dematitis Atopik

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6460" align="alignleft" width="300"] Foto: go-dok.com[/caption] Masalah kulit dermatitis atopik (DA) merupakan masalah yang sering muncul pada anak usia 1-5 tahun. Walau identik dengan anak-anak, penyakit ini bisa menyerang semua usia mulai dari bayi hingga orang lanjut usia. Hal ini dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin Ronny Handoko, pasien lansia lebih rentan terkena dermatitis atopik. Lansia memiliki kondisi kulit yang lebih tipis, menurunnya daya tahan kulit, dan sistem imun yang rendah. Pasien lansia yang menderita DA juga memerlukan peran keluarga atau pengasuh yang benar-benar mengerti DA karena rutinitas yang higienis begitu penting, ucap Ronny yang berpraktik di Klinik Pramudia dalam Seminar Waspadai Dermatitis Atopik Serang Semua Umur dan Jenis Kelamin, di Jakarta, beberapa hari lalu. Banyak faktor yang dapat menyebabkan DA pada orang dewasa dan lansia yakni, udara panas, sinar…
Read More
Tanda Awal Diabetes Dapat Dideteksi dengan microRNA

Tanda Awal Diabetes Dapat Dideteksi dengan microRNA

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6457" align="alignleft" width="300"] Foto: sindonews.com[/caption] Baru-baru ini, sebuah studi menemukan bagaimana eksosom, nanopartikel kecil yang dilepaskan dari sel-sel lemak, melakukan perjalanan melalui aliran darah dan dapat membantu mendeteksi diabetes tipe 2 pada remaja. Studi ini pun dibahas dalam pertemuan tahunan - ADA 2019. Eksosom penting bagi individu yang ramping dan sehat dalam mempertahankan homeostasis, tetapi ketika lemak menjadi sakit, alasan paling umum untuk hal ini adalah terlalu banyak penambahan berat badan dan eksosom dapat mengubah fenotipenya menjadi radang dan mengganggu cara fungsi organ tubuh dari bagaimana otot rangka dan hati memetabolisme gula menjadi bagaimana pembuluh darah memproses kolesterol. Dilansir Times Now News, para peneliti ingin tahu tentang proses ini terlihat pada remaja yang mengidap obesitas, dimana obesitas merupakan faktor risiko utama untuk resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Para peneliti…
Read More
Aritmia Berdampak Fatal, Simak Cara Mengatasinya

Aritmia Berdampak Fatal, Simak Cara Mengatasinya

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6445" align="alignleft" width="300"] Foto: brilio.net[/caption] Data statistik dunia menyatakan bahwa terdapat 9,4 juta kematian setiap tahun yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler dan 45 persen kematian tersebut disebabkan oleh penyakit jantung koroner (PJK). Berkaca pada hal tersebut, penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling mematikan. PJK ini jika tidak tertangani dengan baik dapat memicu beberapa komplikasi yang berakibat fatal, di antaranya serangan jantung, gagal jantung, nyeri dada (angina), gangguan irama jantung (aritmia), henti jantung, penyakit penyempitan pembuluh darah (arteri perifer), emboli paru, pembengkakan arteri (aneurisma), dan henti jantung. Sayangnya, aritmia kerap tidak terdeteksi sebagai penyakit jantung, padahal akibatnya fatal. Riset dari New England Medical Journal (2001) menyebutkan bahwa PJK merupakan penyebab 80 persen gangguan irama jantung dan dapat berakhir dengan kematian mendadak. Menurut Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi,…
Read More
Simak 5 Jenis Gangguan Pendengaran

Simak 5 Jenis Gangguan Pendengaran

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_6442" align="alignleft" width="300"] Foto: pakdok.com[/caption] Telinga menjadi salah satu panca indera yang tidak kalah pentingnya dengan indera yang lain. Dengan bantuan telinga, tentu kita dapat mendengar berbagai macam bunyi yang indah. Ketika indera ini terganggu, tentunya tidak mampu mendengar bunyi dengan baik pada salah satu atau kedua telinga. Tentunya, ini akan membuat sulit untuk beraktivitas dengan normal.  Masalah pendengaran yang terjadi pada seseorang bisa menyebabkan gangguan pada berbagai hal termasuk dalam komunikasi sehari-hari. Lebih jauh, hal ini bisa menyebabkan maslaah lebih banyak dari yang kita sadari. Tentunya masalah kesehatan yang muncul pada telinga tidak boleh disepelekan, sebab akan mengakibatkan tidak berfungsinya telinga sehingga membuat kita menjadi tuli. Untuk mengetahui lebih jauh masalah pendengeran, Pusat Alat Bantu Dengar (PABD) Melawai pun memberikan dengan rinci jenis gangguan pendengaran yang perlu diketahui:…
Read More