Imun Tubuh Melemah, Ini Tanda dan Solusinya

Artikel ini telah direview oleh

Imun Tubuh Melemah, Ini Tanda dan Solusinya

Imun Tubuh Melemah, Ini Tanda dan Solusinya
Foto: idntimes.com

Di masa pandemi ini, kekebalan tubuh atau sistem imun merupakan sebuah hal yang harus dipertahankan baik di kondisi pandemi seperti sekarang atau kapan pun. Kondisi sistem ketahanan tubuh yang baik bisa membuat kamu terhindar dari sejumlah masalah kesehatan yang muncul.

Ketika sistem imun tubuh ini melemah, harus dicari cara untuk meningkatkannya lagi. Untungnya, melemahnya sistem kekebalan tubuh ini bisa diketahui secara mudah. Kondisi tubuhmu pada kondisi tertentu bisa menunjukkan bagaimana sistem imun tubuh. Tidak membutuhkan perangkat tambahan tertentu untuk mengecek atau mengawasi apakah sistem imun tubuh sedang menurun.

Beberapa pertanda sederhana yang muncul pada tubuh sehari-hari seperti rasa lelah atau diare bisa jadi penanda melemahnya sistem imun. Dilansir dari Livestrong, berikut sejumlah tanda yang ditunjukkan oleh tubuh ketika sistem imun melemah.

  • Pulihkan luka
    Sistem imun akan bekerja ekstra tatkala ada luka goresan kecil atau lecet pada tubuh. Brian Chow, MD, pakar penyakit infeksi dari Tufts Medical Center, mengungkap bahwa ketika luka muncul, sel darah putih akan membantu melawan infeksi sedangkan sel darah merah membentuk jaringan yang baru. Pemulihan luka ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang lebih lama, apalagi bila sistem kekebalan tubuhmu melemah.

    Solusi: Segera konsultasikan ke dokter agar mendapat cara tepat mengatasinya.

  • Stres
    Stres bisa membuat kondisi tubuh kita menjadi tidak ideal serta meningkatkan risiko peradangan dalam tubuh. Ketika stres dan peradangan menjadi kronis, hal ini bakal menurunkan sistem kekebalan tubuh dan menekan sel yang melindungi tubuh kita dari serangan luar. “Stres jangka panjang mempengaruhi perhatian tubuh menjadi lebih pada insting bertahan hidup dan bukan pada merawat tubuh,” kata dr. Chow.

    Solusi: Lakuka meditasi, yoga, olahraga, berjalan di alam, bertemu teman, serta berbagai hal lain yang menyenangkan. Sebisa mungkin cari cara untuk mengatasi munculnya stres ini dan meredakan pikiran.

  • Infeksi telinga dan sinus
    Ketika kamu mengalami infeksi telinga hingga empat kali dan infeksi sinus hingga tiga kali dalam setahun, hal ini bisa berarti kamu mengalami masalah kekurangan imun. Masalah ini juga bisa dikenali ketika kamu mengalami pneumonia dua kali atau harus mengonsumsi antibiotik dua kali dalam setahun.

    Solusi: Jika sejumlah hal ini terjadi, dr. Chow merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis alergi dan imunologi. Dengan cara ini, kamu bisa mengatasi masalah yang terjadi ini.

  • Sering demam
    Walau demam dan pilek merupakan masalah infeksi yang mungkin kerap kamu alami, namun masalah ini tetap mengganggu. Jika kamu kerap mengalami kondisi ini setelah terpapar atau bertemu sesuatu, hal ini bisa berarti kondisi imun di dalam tubuh yang melemah.

    Solusi: Penelitian mengungkap bahwa kurang vitamin D bisa berujung pada menurunnya respons imun dan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu disarankan untuk mengonsumsi vitamin D. Namun sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai usia.

  • Cepat lelah
    Kelelahan bisa disebabkan karena berbagai hal, sehingga tidak dapat langsung disimpulkan bahwa kelelahan yang kamu alami disebabkan karena melemahnya sistem imun. Bahkan ketika sistem imun tubuh sedang bekerja keras untuk meningkatkan kesehatanmu, hal ini juga bisa membuat lelah. Walau begitu, hal ini biasanya disertai dengan sulitnya tidur yang akhirnya memperburuk sistem imun tubuh.

    Solusi: Pastikan untuk tidur dengan tepat. Buat jadwal tidur yang rutin dan patuhi. Selain itu, buat kamar tidur dalam kondisi gelap, dingin, dan tidak untuk melakukan banyak aktivitas lain.

  • Masalah pencernaan
    Diare kronis atau konstipasi bisa menjadi tanda adanya masalah pencernaan atau juga sistem imun tubuh yang melemah. Hal ini juga disebut bisa menjadi tanda terjadinya stres.

    Solusi: Konsumsi makanan tinggi pemanis buatan, serta lemak trans dan jenuh bisa menyebabkan disfungsi imum. Hal ini juga menganggu mikrobioma dalam usus. Karena usus memainkan peran besar dalam kekebalan tubuh, konsumsi makanan sehat dan seimbang bisa membantu sistem imun tubuh. (RN)

Baca juga:  Indera Penciuman Menurun, Masalah Kesehatan Serius Mengancam Lansia