Kurang Tidur Pada Wanita Bisa Sebabkan Masalah Tulang

Kurang Tidur Pada Wanita Bisa Sebabkan Masalah Tulang
Foto: wap.mi.baca.co.id

Tidur merupakan salah satu kegiatan yang paling penting bagi tubuh untuk memulihkan diri. Terdapat sejumlah penelitian kesehatan yang menunjukkan pentingnya peran tidur bagi tubuh.

Terdapat jumlah minimal tidur yang dibutuhkan oleh seseorang dalam sehari. Kekurangan tidur yang dialami seseorang ini bisa menimbulkan dampak yang tak terduga pada tubuh.

Kurang tidur yang dialami seseorang bisa menyebabkan munculnya rasa lelah serta tubuh yang tak berfungsi secara maksimal. Hal ini juga bisa menimbulkan dampak kesehatan yang serius seperti munculnya stres serta meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Penelitian terbaru mengungkap bahwa kurang tidur terutama pada wanita bisa menyebabkan masalah tersendiri. Dilansir dari Medical Daily, diketahui bahwa pada wanita, kurang tidur bisa memunculkan masalah tulang.

Secara khusus, hal ini bakal dialami oleh wanita usai menopause yang tidur kurang dari lima jam setiap malam. Risiko masalah kesehatan yang meningkat pada diri mereka adalah osteoporosis dan kepadatan mineral yang rendah pada tulang.

Berdasar penelitian tersebut, tidur malam yang terlalu singkat diketahui bisa meningkatkan risiko patah tulang pada wanita. Penelitian ini dilakukan oleh tim dari University at Buffalo, New York, terhadap 11.084 wanita pasca menopause.

“Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masalah tidur mungkin berdampak pada kesehatan tulang, hal ini menambah daftar dampak negatif kurang tidur. Saya berharap bahwa hal ini menjadi pengingat mengenai rekomendasi tidur selama tujuh jam atau lebih setiap malam bagi kesehatan mental dan fisik,” urai Heather M. Ochs-Balcom, pimpinan penelitian ini.

Saat ini, sekitar satu dari tiga wanita pada usia 50-an memiliki risiko mengalami osteoporosis terutama pada pinggul, pergelangan, dan tulang belakang. Tulang patah dan retak ini bisa terjadi pada tulang belakang dan sangat berpengaruh. (RN)