Mengenal Gangguan Afasia, Kala Orang Kesulitan Berkomunikasi

Mengenal Gangguan Afasia, Kala Orang Kesulitan Berkomunikasi

Mengenal Gangguan Afasia, Kala Orang Kesulitan Berkomunikasi
Foto: orami.co.id

Afasia adalah gangguan komunikasi yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan berbahasa, termasuk bicara.

Penderita gangguan afasia akan sulit memahami percakapan, membaca dan memahami kata-kata tertulis, menulis kata, dan menggunakan angka, dikutip dari Medical News Today.

Gangguan ini terjadi secara mendadak setelah seseorang mengalami stroke atau cidera kepala. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi secara bertahap akibat kehadiran tumor otak.

Tingkat keparahan gangguan afasia sangat tergantung pada sejumlah faktor, seperti penyebab dan seberapa parah kerusakan yang terjadi pada otak.

Seperti yang dilansir dari Health Focus, inilah beberapa gejala yang sering muncul dari gangguan afasia, antara lain:

  1. Berbicara menggunakan kalimat singkat atau tidak lengkap
  2. Berbicara dengan susunan kalimat yang tidak masuk akal
  3. Mengganti satu kata dengan yang lain atau satu bunyi dengan yang lain
  4. Mengucapkan kata-kata yang tidak bisa dikenali
  5. Tidak mengerti percakapan orang lain
  6. Menulis kalimat yang tidak masuk akal
  7. Susah menemukan kata atau istilah yang tepat
  8. Mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri secara tertulis
Baca juga:  Simak Olahraga Terbaik Bagi Diabetesi Tipe 2

Pengobatan gangguan afasia yang dilakukan mungkin akan melibatkan beberapa hal di bawah ini:

  1. Latihan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi
  2. Kelompok untuk melatih keterampilan komunikasi
  3. Pengujian kemampuan komunikasi dalam situasi nyata
  4. Kegiatan belajar menggunakan bentuk komunikasi lain, seperti gerak tubuh dan gambar
  5. Penggunaan komputer untuk mempelajari kembali suara dan kata kerja
  6. Dukungan keluarga untuk membantu berkomunikasi di rumah

(RN)

× Hubungi kami!