Phaco Emulsifikasi, Benderangkan Penglihatan

Artikel
Indonesia menempati peringkat kedua setelah Ethiopia, negara yang paling banyak penderita kataraknya. Bahkan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di urutan pertama. Menurut General Affairs Manager PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Afiat Djajanegara, dari per 2 juta penduduk Indonesia, 1,5 persennya adalah penderita katarak. Bahkan setiap tahunnya, 240.000 orang terancam mengalami kebutaan dan lebih dari 50 persen disebabkan oleh katarak. “Penyakit katarak merupakan gangguan penglihatan yang paling dominan dialami oleh para lanjut usia (lansia). Banyak penderita katarak yang enggan melakukan operasi karena biayanya yang cukup mahal,” ucap Afiat, beberapa waktu lalu. Selain karena faktor usia, paparan sinar ultraviolet (UV) juga menjadi penyebab utama penyakit katarak pada mata. Sejauh ini teknik operasi katarak dengan cara Phaco Emulsifikasi mejadi teknik operasi yang dinilai paling pas untuk menghilangkan katarak. Teknik…
Read More

Olahraga, Insulin Penting Bagi Diabetesi

Artikel
Olahraga menjadi hal yang penting bagi para diabetesi—sebutan bagi penyandang diabetes, selain menjaga keseimbangan pola makan. Ini lantaran olahraga bisa membuat gula darah dapat masuk ke dalam sel-sel otot. Dengan kata lain, gula bisa masuk ke dalam otot tatkala seseorang sedang berolahraga. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Simon Salim mengatakan, insulin bertugas membuka ‘pintu’ agar gula darah bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Pada pasien diabetes, bisa terjadi resistensi insulin maupun kekurangan insulin. Tanpa insulin, gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel-sel. Jika olahraga dilakukan secara teratur, bahkan bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Inilah yang membuat insulin dalam tubuh menjadi cukup, sehingga memperbaiki kadar gula darah. Akan tetapi, para diabetesi tidak disarankan melakukan olahraga berlebihan, seperti lari marathon. Olahraga berlebihan tanpa memerhatikan kadar gula darah terlebih dahulu justru bisa menyebabkan kekurangan…
Read More

Olahraga Tepat Senior Sehat

Artikel
Seiring pertambahan usia, fungsi dan usia organ tubuh akan mengalami penurunan. Meski begitu, olahraga tetap penting bagi orang lanjut usia (lansia). Sebuah penelitian menyebutkan bahwa gaya hidup santai yang dijalani oleh beberapa senior justru meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Penyebabnya adalah denyut jantung yang semakin lemah dan penurunan fungsi kerja otot-otot di jantung karena minimnya aktvitas fisik perangsang kerja otot tersebut. Karena itu, mereka yang berada pada usia lanjut, olahraga tetap dianjurkan. Tentunya dengan kadar dan intensitas yang lebih terukur. Hasil penelitian Houei Group Nursing Centre Miyakonojo, Miyazaki, Jepang, menjelaskan bahwa kondisi fisik setiap senior berbeda, karena itu, kadar aktivitas fisik yang harus dijalani pun akan berbeda. Sarannya, sebelum menentukan jenis olahraga yang akan dijalani, setiap senior dianjurkan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu ke dokter. Secara umum, ada tiga…
Read More

Waspadai, Osteoporosis Mengintai

Artikel
Penyakit kerapuhan tulang atau osteoporosis tidak hanya milik para lanjut usia. Mereka yang di usia muda pun bisa terjangkit penyakit ini. Karena itu, tak ada jalan lain selain melakukan pola hidup sehat sedini mungkin untuk menghindari penyakit yang bisa berakhir patah tulang dan kelumpuhan total. Berikut beberapa penyebab terjadinya osteoporosis, yakni: Pola makan yang salah Pola makan yang salah dapat memicu terjadinya pengeroposan tulang. Saat ini, banyak zat kimia yang ditambahkan dalam makanan cepat saji maupun makanan pengawet. Makanan-makanan ini mengandung kalsium dan zat besi rendah. Padahal, zat besi dan kalsium sangat penting untuk peremajaan tulang. Selain itu, garam, terutama natrium merupakan salah satu penyebab osteoporis usia dini. Natrium memicu hilangnya kalsium dalam tubuh dan perlahan akan mengurangi kepadatan tulang. Natrium ini banyak terdapat dalam roti, sosis, dan makanan saji…
Read More

Main Komputer, Fungsi Kognitif Sehat

Artikel
Komputer ternyata memiliki manfaat besar bagi para lanjut usia. Salah satunya untuk meningkatkan kesehatan otak. Sebuah penelitian yang dilakukan Mayo Clinic mengungkapkan bahwa dengan rajin menggunakan komputer, maka kepikunan akan jauh dari diri Senior. Penelitian dilakukan terhadap 2.000 orang berusia di atas 70 tahun. Dari 1.077 orang yang sering menggunakan komputer, 193 orang di antaranya mengalami gangguan kognitif ringan, yang selama ini dikenal sebagai penanda risiko demensia atau kepikunan. Tetapi bila dibandingkan dengan 852 orang yang tidak pernah memakai komputer, jumlah partisipan yang mengalami gangguan kognitif jauh lebih besar, yaitu 263 orang. Itu artinya, mereka yang memakai komputer berpeluang lebih kecil mengalami gangguan kognitif ringan. Bahkan penurunan risikonya mencapai 42 persen. Mengapa kegiatan ini dianggap paling efektif? Sebab bila dibandingkan dengan aktivitas lain seperti membaca majalah, dampaknya hanya 30 persen.…
Read More

Penting Imunisasi di Masa Tua

Artikel
Ibarat mesin yang sudah aus, sistem pertahanan tubuh lansia biasanya sudah melemah. Pemberian vaksinasi bisa mencegah kemungkinan komplikasi infeksi dan penyakit keganasan. Layaknya bayi dan balita, para lanjut usia (lansia) biasanya juga memiliki daya tahan tubuh lemah. Bila pada bayi dan balita, sistem imunnya lemah karena belum terbentuk sempurna. Maka pada lansia, ibarat mesin yang sudah 'aus,' sistem imunnya melemah atau fungsinya menurun karena dimakan usia. Penurunan ini membuat sistem imun lansia berespon tidak secepat dan seefektif sebelumnya. Alhasil, para lansia sangat mudah mengalami komplikasi infeksi, serta meningkatkan kemungkinan kejadian keganasan. Penurunan sistem imun lansia biasanya terjadi meliputi perubahan pada tingkat intrasel, biokimiawi, protein dalam membran sel maupun pada organ tubuh. Pertahanan tubuh nonspesifik pun, seperti sekresi mukus, ikut berkurang. Berkurangnya fungsi kontraksi dan fungsi otonom di sistem pernapasan dan…
Read More

Pendamping Lansia Harus Profesional

Artikel
Pendamping bagi lanjut usia atau Caregiver tidak hanya menemani, tetapi harus berperan ‘menggantikan’ orang-orang terdekat lansia yang menjadi tanggungjawabnya. Hal itu dikatakan Tuti Haryati, Direktur Pelayanan Sosial Lansia Kementerian Sosial dalam sebuah kesempatan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut dia, tenaga pendamping harus profesional, mempunyai perhatian yang lebih. Jangan sampai lansia yang didampinginya merasa kesepian. Pendamping harus mampu menjadi penganti posisi anak atau keluarga orang yang dijaganya. Umumnya lansia ingin mencurahkan perhatian atau curhat. Di sinilah peran pendamping lansia, untuk menjadi pendengar yang baik. Jika berbagai cara ini dilakukan akan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia yang dijaganya. “Jadi jangan sampai lansia walaupun ada pendamping masih merasa sendiri dan tidak tahu mau curhat ke siapa,” katanya. Lansia umumnya tidak mudah melupakan kebersamaan dengan keluarga. “Bagaimana membayangkan dari awalnya keluarga besar, lalu…
Read More

Ternyata, Banyak Makan Sayur Bikin Panjang Umur

Artikel
Makanlah sayur sebanyak mungkin! Dengan konsumsi lebih sedikit daging dan lebih banyak buah dan sayuran, dunia bisa menghindari berjuta kematian. Selain itu, dunia juga bisa mengurangi emisi bumi dan pemanasan secara substansial serta menyimpan miliaran dolar dalam biaya perawatan kesehatan dan kerusakan akibat perubahan iklim, kata peneliti. Itulah hasil dari sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. Menjadi studi yang pertama yang memperkirakan peningkatan kesehatan serta perbaikan iklim sebagai dampak dari gerakan global menuju pola makan nabati. “Pola makan tidak seimbang bertanggung jawab atas beban kesehatan terbesar di seluruh dunia, dan sistem pengolahan pangan dinilai telah menghasilkan lebih dari seperempat emisi gas rumah kaca,” kata pemimpin studi Marco Springmann dari Oxford Martin Programme on the Future of Food.…
Read More

Naik Turun Tangga Cegah Kepikunan

Artikel
Hampir semua lanjut usia menilai menjadi pikun ketika tua adalah hal yang menakutkan. Riset baru dari Concordia University mengungkapkan ada hal-hal sederhana yang membantu otak tetap muda. Studi itu membuktikan semakin teratur seseorang naik tangga, semakin awet muda otak mereka. Riset tersebut diterbitkan di Neurobiology of Aging. Dalam riset tersebut peneliti menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging) non invasif untuk memeriksa 331 otak peserta berusia antara 19 dan 79 tahun. Untuk memeriksa kesehatan otak, mereka melihat volume sel-sel kelabu, penanda visual kesehatan saraf dalam proses penuaan. Kemudian mereka membandingkan volume otak dengan jumlah tangga yang dipanjat peserta secara teratur dan berapa tahun yang mereka habiskan untuk sekolah. Mereka menemukan semakin rajin naik tangga, otak memiliki lebih banyak sel-sel kelabu, setara dengan 0,58 tahun lebih muda. Mereka juga menemukan setiap tahun pendidikan…
Read More

Jantung Sehat, Otak Pun Kuat

Artikel
Untuk menjaga kesehatan jantung hal yang biasanya harus diperhatikan adalah jaga konsumsi makanan agar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah terkontrol. Selain itu disarankan juga untuk rutin olahraga aerobik dan jauhi rokok. Bila semua hal itu dilakukan peneliti dari University of Miami Medical School, Amerika Serikat, mengatakan kesehatan jantung bisa dijaga dan bonusnya begitu juga untuk kemampuan otak. Pemimpin studi Hannah Gardener mengatakan hubungan antara kesehatan jantung dan otak ini terlihat ketika data dari 1.033 partisipan berusia rata-rata 72 tahun dibandingkan. Dalam studi yang dilaporkan di jurnal American Heart Association kemampuan memori dan pemrosesan otak pada mereka yang menjaga kesehatan jantungnya lebih baik dibandingkan mereka yang tidak. Pada awal studi dijalankan para partisipan diukur kemampuan otaknya lalu diukur kembali setelah enam tahun kemudian. Peneliti lalu melakukan survei kebiasaan apa yang…
Read More