Berikan Terapi Kenangan Bagi Penderita Alzheimer

Berikan Terapi Kenangan Bagi Penderita Alzheimer

Artikel, Artikel Umum
Berikan Terapi Kenangan Bagi Penderita Alzheimer Penggunaan terapi kenangan atau ‘reminiscence’ ditinjau oleh peneliti sebagai terapi untuk mengatasi perubahan suasana hati yang sering dialami penderita alzheimer. Ditulis laman Everyday Health, sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam BMC Geriatrics pada tahun 2023 menganalisis data dari enam penelitian tentang terapi kenangan pada orang dewasa yang lebih tua dan menemukan bahwa itu adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan kepuasan hidup. Tinjauan ilmiah lain terhadap 26 studi tentang terapi kenangan menemukan bahwa perawatan tersebut memiliki dampak positif pada kesehatan mental dan kesejahteraan, termasuk menurunkan gejala depresi, kecemasan, dan stres pada orang dewasa yang lebih tua. “Terapi reminiscence menunjukkan kepada pasien benda-benda yang dapat membangkitkan kenangan masa lalu, seperti suvenir lama atau foto keluarga. Ini sesuatu yang familiar dan positif," jelas Arshia…
Read More
Sains & Psikologi Ungkap Rahasia Kebahagiaan

Sains & Psikologi Ungkap Rahasia Kebahagiaan

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14609" align="aligncenter" width="511"] Foto: sukabumiupdate (Sains & Psikologi Ungkap Rahasia Kebahagiaan)[/caption] Dunia ini bekerja dengan cara yang tak terduga, sama seperti ketika semuanya semakin terhubung, tapi justru membuat banyak individu merasa terasing. Kemudian muncul pertanyaan yang terus bergema dalam batin banyak orang, apakah kehidupan hari ini lebih banyak menghadirkan ketenangan atau justru tekanan yang perlahan mengikis kesejahteraan mental? Kemajuan teknologi, derasnya arus media sosial, tuntutan pekerjaan yang tak pernah mereda, tekanan ekonomi, serta relasi sosial yang kian kompleks telah menempatkan kesehatan mental sebagai isu yang tidak lagi dapat dinomorduakan. Data dalam e-journal UNAIR menunjukkan lebih dari 31 juta penduduk Indonesia berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental, terdiri dari 19 juta kasus gangguan emosional dan 12 juta depresi. Gambaran ini selaras dengan laporan WHO yang mencatat lebih dari 1 miliar…
Read More
Indonesia Darurat Obesitas

Indonesia Darurat Obesitas

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14602" align="aligncenter" width="479"] Foto: rri (Indonesia Darurat Obesitas)[/caption] Lonjakan kasus obesitas di Indonesia dalam lima tahun terakhir dinilai sebagai sinyal darurat kesehatan yang perlu segera ditangani melalui perubahan gaya hidup dan edukasi gizi yang lebih kuat. Dokter spesialis gizi klinik Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. M. Ingrid Budiman, Sp.GK, AIFO-K., menjelaskan bahwa obesitas bukan sekadar persoalan ukuran tubuh, tetapi kondisi medis serius yang dapat mengganggu fungsi vital tubuh. “Banyak orang berpikir obesitas cuma soal ukuran tubuh, padahal obesitas bisa memengaruhi jantung, pernapasan, kadar gula darah, bahkan kualitas tidur. Jadi ini bukan hal sepele,” ujarnya. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi obesitas pada orang dewasa meningkat dari 21,8 persen menjadi 23,4 persen. Obesitas sentral atau penumpukan lemak di area perut juga naik signifikan, dari 31 persen menjadi 36,8 persen.…
Read More
Anemia Pengaruhi Perkembangan Otak Anak

Anemia Pengaruhi Perkembangan Otak Anak

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14601" align="aligncenter" width="415"] Foto: kemenkes.id (Anemia Pengaruhi Perkembangan Otak Anak)[/caption] Dokter Spesialis Anak lulusan Universitas Gadjah Mada dr. Devie Kristiani, Sp.A mengatakan terdapat sejumlah gejala Anemia Defisiensi Besi (ADB) yang seringkali tidak disadari orang tua dan dapat memengaruhi perkembangan saraf dan otak anak. “Anemia defisiensi besi bukan sekadar masalah kurang darah. Kondisi ini berdampak langsung pada perkembangan saraf dan otak," kata Devie. Dia menjelaskan gejala anemia pada anak dapat dilihat dari wajah yang tampak pucat, mudah lelah, lesu, atau kurang aktif. Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi berat badan sulit naik, pertumbuhan terlambat, penurunan nafsu makan, hingga kebiasaan memakan benda bukan makanan seperti tanah atau es batu (pica). Penyebabnya pun beraneka macam seperti asupan makanan yang rendah zat besi, penyerapan zat besi yang tidak optimal, atau kehilangan darah akibat…
Read More

Bila Bergejala Hipertensi Paru Harus  Segera Diperiksakan

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14576" align="aligncenter" width="428"] Foto: bitone (Bila Bergejala Hipertensi Paru Harus  Segera Diperiksakan) [/caption] Hipertensi paru merupakan gangguan berupa tekanan darah tinggi yang terjadi pada pembuluh darah atau arteri paru yang menyebabkan jantung kanan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke paru-paru. Gangguan ini menyebabkan penyumbatan, penyempitan hingga merusak pembuluh darah paru yang pada akhirnya membuat pasien menjadi sesak napas, nyeri dada, kelelahan usai beraktivitas ringan hingga pusing. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Pencegahan dan Rehabilitasi Kardiovaskular Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) dr. dr. Hary Sakti Muliawan, Ph.D., Sp.JP, Subsp.PRKv.(K) menegaskan pentingnya melakukan pemeriksaan awal terkait hipertensi paru. “Gejalanya sering menyerupai penyakit umum seperti asma atau gangguan jantung, sehingga banyak pasien menunggu bertahun-tahun sebelum mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Banyak yang datang dalam kondisi sudah berat…
Read More
Gaya Hidup Sehat Penting Bagi Pasien Bedah Lemak

Gaya Hidup Sehat Penting Bagi Pasien Bedah Lemak

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14577" align="aligncenter" width="483"] Foto: antaranews (Gaya Hidup Sehat Penting Bagi Pasien Bedah Lemak)[/caption] Sedot lemak atau liposuction adalah prosedur bedah kosmetik yang bertujuan untuk mengurangi timbunan lemak pada area tubuh tertentu yang sulit dihilangkan hanya dengan diet dan olahraga. Prosedur ini seringkali dipilih oleh mereka yang ingin memperbaiki kontur tubuh dan mendapatkan bentuk tubuh yang lebih ideal. Spesialis Bedah Plastik Rekonstruktif dan Estetik dr. Ide Bagoes Insani, M.M., MARS, Sp. B.P.R.E menyarankan pasien yang telah melakukan prosedur bedah estetik liposuction untuk menjalankan gaya hidup sehat. “Liposuction tidak bisa menggantikan gaya hidup yang sehat seperti makan makanan teratur, diet yang baik, rendah lemak, tinggi protein tidak bisa menggantikan olahraga,” ujar dr. Ide yang juga anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (Perapian). Ia mengatakan bila menginginkan bentuk tubuh yang lebih…
Read More
6 Kebiasaan Ini Dapat Merusak Tulang Belakang

6 Kebiasaan Ini Dapat Merusak Tulang Belakang

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14562" align="aligncenter" width="446"] Foto: jambiexpress.com (6 Kebiasaan Ini Dapat Merusak Tulang Belakang)[/caption] Ahli bedah saraf otak dan tulang belakang di Rumah Sakit Max Super Spesialis di Vaishali, Dr. Gaurav Batra, menyebut terdapat enam kebiasaan yang dapat merusak tulang belakang dan patut diwaspadai. “Sakit punggung juga akan terakumulasi secara perlahan dan akan semakin parah. Sebagian besar stres yang diperoleh dari postur tubuh, ergonomi, dan kebiasaan dapat dihindari dengan lebih waspada,” kata Batra. Batra menjelaskan penyesuaian cara ketika duduk, bergerak dan tidur dapat memberikan perbedaan besar dalam menjaga tulang belakang tetap sehat dan bebas nyeri. Ada 6 kebiasaan yang diam-diam mengganggu kestabilan tulang belakang seperti: Duduk terlalu lama Duduk berjam-jam terutama dengan punggung melengkung dan leher membungkuk, memberikan tekanan yang luar biasa pada punggung bagian bawah. Secara bertahap, ketegangan yang konstan…
Read More
Over Gunakan Obat Steroid Sebabkan Osteoporosis

Over Gunakan Obat Steroid Sebabkan Osteoporosis

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14563" align="aligncenter" width="431"] Foto: rsui.com (Over Gunakan Obat Steroid Sebabkan Osteoporosis)[/caption] Dokter spesialis anak konsultan endokrinologi Frida Soesanti menyampaikan bahwa penggunaan obat mengandung steroid dalam jangka panjang atau secara berlebihan dapat menyebabkan osteoporosis atau tulang rapuh pada anak dan remaja. “Osteoporosis dapat disebabkan karena penggunaan steroid. Jadi, steroid itu contohnya Prednisone, Methylprenisolone, Dexamethasone. Ini digunakan kalau diperlukan, kalau sehari-hari, seperti batuk pilek, anaknya enggak usah dikasih,” kata dr. Frida Soesanti, SpA, Subs Endo(K), PhD. Anggota Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengatakan, obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus. Ia mencontohkan, orang dewasa yang mengonsumsi Prednisone dengan dosis kecil, sekitar 10 mg, dalam waktu 90 hari bisa menghadapi peningkatan risiko patah tulang punggung hampir 18 kali lipat dan risiko…
Read More
Tubuh Bisa Stres Karena Olahraga Berlebihan

Tubuh Bisa Stres Karena Olahraga Berlebihan

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14547" align="aligncenter" width="398"] Foto: kasihgroup (Tubuh Bisa Stres Karena Olahraga Berlebihan)[/caption] Lebih banyak tidak selalu lebih baik, terutama dalam berolahraga. Kebanyakan berolahraga justru bisa mendatangkan konsekuensi kesehatan yang berlawanan dengan tujuan awal untuk membuat tubuh lebih kuat. Menurut penjelasan beberapa ahli yang dikutip dalam siaran Eating Well, terlalu banyak berolahraga dapat membuat tubuh stres dan meningkatkan risiko cedera. Berikut tanda-tanda yang dapat muncul karena terlalu banyak berolahraga menurut para ahli. Cidera Ahli diet sekaligus pelatih personal bersertifikat Dawn Lundin mengatakan bahwa latihan olahraga berlebihan meningkatkan tekanan pada tubuh, yang dapat mengakibatkan cidera seperti fraktur stres atau nyeri sendi. “Cidera merupakan tanda bahwa seseorang berolahraga terlalu banyak, karena hal ini memberi tahu kita bahwa beban latihannya terlalu tinggi atau pemulihannya tidak memadai,” kata Lundin. Cidera juga bisa disebabkan oleh postur tubuh…
Read More
Penting Mengenali Indikasi Stroke Pada Perempuan

Penting Mengenali Indikasi Stroke Pada Perempuan

Artikel, Artikel Umum
[caption id="attachment_14546" align="aligncenter" width="484"] Foto: detik (Penting Mengenali Indikasi Stroke Pada Perempuan)[/caption] Stroke adalah kondisi serius yang terjadi ketika aliran darah menuju otak terganggu atau berkurang karena penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat dalam laporannya menyampaikan bahwa stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan dan kondisi ini lebih sering terjadi semasa atau setelah menopause. Artikel yang dipublikasikan di laman resmi Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa perubahan hormonal yang terjadi pada masa transisi menopause berpengaruh pada kesehatan kardiovaskular perempuan. Faktor-faktor seperti obesitas, peningkatan lemak dalam darah, tekanan darah tinggi, perubahan komposisi lemak tubuh, dan penurunan kadar hormon estrogen dapat mendatangkan dampak yang kurang menguntungkan bagi kesehatan jantung, hati, dan vaskular. Bertepatan dengan peringatan Hari Stroke Sedunia ada baiknya mempelajari kembali faktor penyebab dan indikasi risiko…
Read More