Entaskan Insomnia Dengan Kebiasaan Tidur Sehat

Artikel
Insomia menjadi “penyakit” bagi banyak senior. Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk dan/atau tetap tertidur. Ada dua jenis insomnia yaitu: insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer: berarti bahwa seseorang mengalami masalah tidur, yang tidak terkait dengan kondisi atau masalah kesehatan lain. Sedang Insomnia sekunder adalah bahwa seseorang mengalami masalah tidur karena masalah lain, seperti: kondisi kesehatan, seperti: asma, depresi, arthritis, kanker, atau mulas, sakit, dan obat-obatan atau zat yang digunakan, seperti: alkohol. Salah satu cara mengentaskan masalah ini adalah dengan menerapkan kebiasaan tidur yang baik, yang juga disebut tidur yang hygiene. Ini dapat membantu Anda memperoleh tidur malam yang baik dan mengatasi insomnia. Berikut ini beberapa tipsnya: Tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun tidur pada waktu yang sama juga setiap pagi. Cobalah untuk…
Read More

Aktif Main Komputer Minimalkan Pikun

Artikel
Jika pada remaja, kebanyakan menggunakan komputer tidak dibenarkan karena mengurangi aktivitas outdoor mereka. Tetapi bagi lansia, penggunaan komputer dapat meningkatkan kesehatan otaknya. Sebuah penelitian yang dilakukan Mayo Clinic mengungkapkan bahwa dengan rajin menggunakan komputer, maka kepikunan akan jauh dari diri Senior. Penelitian dilakukan terhadap 2.000 orang berusia di atas 70 tahun. Dari 1.077 orang yang sering menggunakan komputer, 193 orang di antaranya mengalami gangguan kognitif ringan, yang selama ini dikenal sebagai penanda risiko demensia atau kepikunan. Tetapi bila dibandingkan dengan 852 orang yang tidak pernah memakai komputer, jumlah partisipan yang mengalami gangguan kognitif jauh lebih besar, yaitu 263 orang. Itu artinya, mereka yang memakai komputer berpeluang lebih kecil mengalami gangguan kognitif ringan. Bahkan penurunan risikonya mencapai 42 persen. Mengapa kegiatan ini dianggap paling efektif? Sebab bila dibandingkan dengan aktivitas lain…
Read More

Rajin Berolahraga, Otak Tidak Cepat Menyusut

Artikel
Rutin berolahraga, yang dimulai sejak muda, bukan hanya membuat kita secara fisik bugar dan sehat, tetapi juga bagi organ otak. Berdasarkan penelitian, rutin berolahraga pada usia sekitar 40 atau 50 tahun dapat membantu mencegah penyusutan otak. Mereka yang jarang berolahraga kemungkinannya akan mengalami penyusutan otak. Penelitian tersebut melibatkan 1.583 orang yang telah terdata di Framingham Heart Study dengan usia rata-rata 40 tahun. Penelitian dilakukan pada pria maupun wanita yang tidak demensia dan tidak memiliki riwayat sakit jantung. Responden diminta rutin melakukan olahraga seperti treadmill, kemudian puluhan tahun berikutnya menjalani scan MRI pada otak. Penulis studi Dr Nicole Spartano dari Boston University School of Medicine di Amerika Serikat mengungkapkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang olahraga pada usia 30-40 tahun, pada 20 tahun kemudian akan mengalami penyusutan otak atau ukuran…
Read More

Percayalah, Cinta Membuat Tubuh Lebih Sehat

Artikel
Berbahagialah orang yang dalam hatinya terus dipenuhi dengan rasa cinta kasih. Pasalnya, cinta tak hanya menyehatkan mental tapi juga fisik Anda. Cinta yang dimaksud di sini, bukan hanya cinta asmara antara pria dan wanita, tapi cinta dalam segala bentuknya. Inilah manfaat sehat cinta untuk tubuh Anda. 1. Cinta menurunkan tekanan darah Cinta terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan level stres. Studi tahun 2007 mengungkapkan, bahwa pasangan yang bahagia memiliki tekanan darah yang lebih rendah, dibanding pasangan yang terus-menerus bertengkar atau mereka yang single. Demikian seperti dilansir oleh US Department of Health and Human Services. Ini tidak hanya berlaku untuk pasangan menikah. Persahabatan yang akrab juga memberikan efek yang sama, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Psychology and Aging. Orang yang tidak punya banyak teman memiliki tekanan darah…
Read More

Orang Sabar Berumur Lebih Panjang

Artikel
Kesabaran bukan hanya sebuah tindakan mulia. Sikap baik tersebut juga bisa membantu Anda untuk hidup lebih lama. Sebuah penelitian di Singapura menunjukkan, DNA lebih cepat menua pada orang yang mudah emosi, dan hal ini lebih berdampak pada kaum perempuan. Sekitar 1.000 orang dites kesabaran. Para peneliti memusatkan perhatian pada struktur kecil yang disebut telomere. Telomere sendiri merupakan suatu bagian yang terletak di ujung kromosom yang bertugas melindungi DNA dari kerusakan. Ukuran telomere yang pendek, telah dikaitkan dengan kesehatan yang buruk dan kematian dini. Dan seiring dengan bertambahnya usia, telomere kerap menjadi lebih pendek dan lebih pendek, yang mengarah pada kerusakan DNA dan meningkatkan kemungkinan penyakit yang berkaitan dengan usia. Menariknya, lewat penelitian ini, peneliti juga telah menemukan hubungan yang jelas antara telomere yang lebih pendek dan ketidaksabaran. Walau begitu, belum…
Read More

Mau Ingatan Tetap Tajam – Ikuti Cara Berikut

Artikel
Otak merupakan salah satu organ terpenting bagi manusia yang berfungsi sebagai pusat kendali tubuh. Seperti bagian tubuh lainnya, otak juga bisa mengalami penurunan fungsi. Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa cara sederhana yang dapat kita lakukan. 1. Aktivitas fisik Menurut Dr. Paul B. Rosenberg, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Johns Hopkins University School of Medicine dan Johns Hopkins Bayview Medical center, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat melindungi sel-sel otak. Aktivitas fisik seperti aerobik lebih baik daripada non-aerobik. Lakukan latihan ini 30 menit setiap hari. Penelitian juga menunjukkan, orang yang terlalu banyak duduk memiliki penyusutan hipokampus dibanding orang yang rutin berolahraga. 2. Mengonsumsi minyak zaitun Diet mediterania tidak hanya melindungi jantung, tetapi juga otak. Relawan penelitian ini diminta secara khusus untuk mengonsumsi beberapa sendok minyak zaitun setiap…
Read More

5 Makanan yang Membahayakan Otak

Artikel
Mari lupakan sejenak efek makanan terhadap ukuran lingkar pinggang dan kita bicara tentang pengaruh makanan terhadap kemampuan otak. Ada lima jenis makanan yang jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, ternyata bisa membahayakan kemampuan memori dan kognitif kita. Inilah kelima makanan tersebut: Tahu Kontroversi kedelai berlanjut dengan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Demensia and Geriatric Cognitive Disorders. Penelitian itu menyebutkan, asupan tinggi tahu, yaitu sembilan porsi lebih perminggu, dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif dan kehilangan memori. Studi ini menganalisa konsumsi tahu dari 719 pria dan wanita Indonesia, lalu meminta mereka melalui serangkaian tes memori. Mereka yang makan lebih dari 9 porsi seminggu menghadapi penurunan daya ingat lebih besar dari mereka yang tidak makan tahu. Temuan ini menunjukkan asosiasi dan bukan sebab-akibat. Namun, para peneliti menduga bahwa fitoestrogen pada tahu mungkin bertanggungjawab…
Read More

Terapi Paliatif Butuh Pendampingan

Artikel
Menurut data World Health Organization (WHO), saat ini di dunia terdapat lebih dari 14,4 juta orang yang menderita kanker. Terbagi dari 53% wanita, 47% pria, dan 250.000 anak-anak. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat 2,88% pada 2020 menjadi 20 juta penderita. Jumlah penderita kanker terbagi dalam beberapa jenis, di antaranya 1,9 juta orang terkena kanker paru-paru, 1,7 orang terkena juta kanker payudara, 1,4 juta orang terkena kanker usus besar, 850.000 orang terkena kanker hati, dan 576.000 orang terkena kanker serviks. Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Dukungan penuh baik psikis, sosial, ataupun spiritual bagi pasien kanker merupakan bagian dari terapi paliatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidupnya. Bahkan terapi paliatif berpeluang meningkatkan harapan hidup pasien kanker 60-70%. Divonis kanker tentunya menjadi mimpi buruk bagi semua orang.…
Read More

Mengenal Hemodialisis Ginjal

Artikel
Penderita dengan penurunan fungsi ginjal disarankan untuk melakuan cuci darah (hemodialisis). Ini bentuk terapi pengganti ginjal, baik mereka yang menderita ginjal akut maupun kronik. Dialisis ginjal adalah suatu proses untuk menggantikan sebagian kerja ginjal, yang salah satunya untuk menyaring dan membuang zat-zat berbahaya, menjaga keseimbangan asam-basa, dan menjaga keseimbangan cairan dari darah sehingga darah kembali ke dalam keseimbangan tubuh yang optimal. Terdapat berbagai jenis dialisis ginjal, termasuk hemodialisis, darah disaring di luar tubuh dengan mesin hemodialisis dan Peritoneal Dialisis, yaitu darah disaring di dalam tubuh dengan cairan khusus. Selama hemodialisis, tubuh akan terhubung ke mesin yang mengambil alih sebagian pekerjaan ginjal dalam menyaring darah. Sebelum dilakukan hemodialisis, dokter perlu membuat sebuah akses pintu masuk ke dalam salah satu pembuluh darah sehingga dapat dihubungkan ke mesin, yang dikenal sebagai akses vaskuler…
Read More

Tua Bukan Soal Umur, Tapi Kemanfaatannya

Artikel
Bicara tua, tentu bicara soal usia. Namun, sangat penting dipahami apa yang menjadi keutamaan di usia senja? Masyarakat Cina sangat menjunjung tinggi umur panjang. Mereka menilai itu sebagai ukuran kebahagiaan. Lambangnya adalah pohon pinus, yaitu sejenis cemara yang tinggi dengan daun seperti jarum dan tetap hijau (ever-green) sekalipun diselimuti salju. Umur pohon pinus dapat mencapai empat ratus tahun. Maka, gambar-gambar dinding di rumah orang Cina kebanyakan pohon pinus. Di Eropa, usia tua kerap dilambangkan dengan pohon cemara yang melambangkan umur yang panjang dan selalu segar.  Kitab suci juga memandang umur panjang dengan pohon zaitun. Taman zaitun yang dahulu digunakan Yesus istirahat dengan para murid, sekarang pohon-pohonnya masih tumbuh dan belum mati. Umurnya sudah 2.000 tahun.  Merenungi tentang usia, tidak salahlah  kalau kita menghubungkan dengan Hari Ulang Tahun. Penyair Roma berkata,…
Read More