Kenali Gejala Kanker Tiroid Sedini Mungkin

Menjaga kesehatan kelenjar tiroid agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan adalah hal yang penting. Salah satu penyakit yang bisa dialami oleh kelenjar tiroid adalah kanker tiroid.
Kelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar dalam tubuh yang berbentuk kupu-kupu dan memiliki fungsi untuk menghasilkan hormon yang membantu proses metabolisme dalam tubuh.
Waspadai, bila sering terpapar oleh zat kimia atau paparan radiasi secara terus menerus, kita berisiko tinggi mengalami penyakit ini. Untuk itu, tak ada salahnya melakukan pemeriksaan dini kesehatan secara menyeluruh untuk mendeteksi adanya risiko kanker tiroid.
Berikut beberapa gejala kanker tiroid yang perlu diwaspadai agar bisa segera mengobatinya.
- Perubahan suara
Kanker tiroid juga dapat menyebabkan pengidapnya mengalami perubahan suara. Suara akan menjadi serak dan lebih berat dibandingkan biasanya. Kondisi ini akan terlihat semakin memburuk seiring berjalannya waktu.
- Nyeri leher
Jika Anda mengalami nyeri leher yang tidak membaik, sebaiknya jangan abaikan kondisi ini. Nyeri leher bisa menjadi salah satu gejala kanker tiroid. Nyeri yang dialami biasanya akan terasa sampai ke bagian telinga.
- Kesulitan bernapas
Selain kesulitan menelan, pengidap kanker tiroid juga dapat mengalami kesulitan bernapas. Segera tanyakan langsung pada dokter jika Anda, keluarga, atau kerabat dekat mengalami beberapa keluhan terkait dengan gejala kanker tiroid.
- Batuk
Gejala kanker tiroid terakhir yang perlu Anda waspadai adalah munculnya kondisi batuk terus menerus. Batuk akan dirasakan semakin memburuk dan tanpa disertai dengan gejala demam atau flu.
- Benjolan di sekitar leher
Sebaiknya waspada jika Anda menemukan adanya benjolan atau pembengkakan yang tidak membaik di depan leher. Benjolan ini akan terasa keras, sulit untuk digerakkan, tidak menyebabkan nyeri, dan semakin membesar.
- Kesulitan menelan
Penyakit kelenjar tiroid, terutama yang tidak ditangani dengan tepat atau sudah parah, bisa berisiko menimbulkan berbagai komplikasi yang berbahaya, seperti krisis tiroid, koma miksedema, hingga gangguan irama jantung atau aritmia. (RN)