Pengangkatan Tumor di Ginjal Belum 100% Aman!

Artikel ini telah direview oleh
Pengangkatan Tumor di Ginjal Belum 100% Aman!
Foto: spiritriau.com

Siapa bilang diangkatnya tumor dari ginjal lantas sudah dinyatakan aman? Ternyata masih berpotensi untuk muncul kembali. Hal tersebut dikatakan dokter spesialis urologi dari Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Prof dr Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD. “Tumor pada ginjal berpotensi muncul atau tumbuh lagi walau sudah diangkat melalui operasi,” ujarnya.

“Kemungkinan tumor ginjal diangkat tetapi muncul kembali, itu memang suatu risiko yang ada. Walau merasa sudah bersih. Penyebabnya bermacam-macam. Tentu, sel-sel tumor bukan yang mudah terlihat,” ujarnya.

Di sisi lain, pada pasien yang terpaksa harus diambil salah satu ginjalnya, maka masih ada harapan untuknya hidup lebih lama. Ini asalkan fungsi ginjal yang tersisa masih baik dan tak ada tumor yang tumbuh pada ginjalnya. “Kalau misalnya ada sisa dan tumornya tumbuh lagi, akan membuat usia harapan hidup menjadi lebih pendek,” kata Chaidir.

Dia kemudian mengatakan faktor yang menentukan pasien penyakit ginjal hidup normal bukan tentang satu atau dua ginjal yang dia miliki, melainkan ada atau tidaknya penyakit diabetes dan hipertensi yang dialami. Kedua penyakit ini, yang menyebabkan pasien dengan masalah ginjal bisa mengalami gagal ginjal kronik atau menahun. “Kalau sudah sampai stadium lima dari gagal ginjal tersebut, maka pengobatan yang terbaik adalah dilakukan transplantasi ginjal sehingga kita harus aware akan faktor-faktor yang bisa menyebabkan penyakit diabetes dan hipertensi,” terangnya.

Baca juga:  Demensia Bukan Monopoli Lansia, Orang Mudapun Bisa Kena

Chaidir menuturkan meskipun pasien atau seseorang masih memiliki dua ginjal, namun bila dia memiliki diabetes dan hipertensi maka fungsi ginjalnya perlahan akan turun seiring waktu. Dia lalu mengingatkan, agar seseorang tak sampai mengalami masalah ginjal apalagi gagal ginjal dan bahkan kanker ginjal, disarankan melakukan deteksi dini. Ini dikatakan suatu jalan satu-satunya untuk menurunkan mortalitas (angka kematian) maupun morbiditas (angka kesakitan) akibat kanker ginjal. (RN)