
Penyakit DM memang tidak dapat disembuhkan, tapi penyakit ini dapat dikontrol dan dicegah. Pengontrolan dan pencegahan yang dapat dilakukan oleh orangtua, salah satunya adalah dengan kontrol metabolik pada anak-anak.
Kontrol metabolik dapat dilakukan dengan mengupayakan kadar gula dalam batas normal atau mendekati nilai normal tanpa menyebabkan anak menjadi kekurangan glukosa dalam darah.
Pengelolaan dilakukan dengan pemberian tata laksana yang sesuai baik insulin atau obat-obatan, pengaturan makan, olahraga, edukasi, pemantauan gula darah secara mandiri, dan menerapkan gaya hidup sehat pada anak-anak.
“Upaya pencegahan itu perlu disosialisasikan tidak hanya oleh pemerintah, tapi juga perlu dilakukan oleh semua sektor termasuk masyarakat,” ujar Cut Putri Ariane.
Berikut beberapa gaya hidup sehat yang dapat diterapkan kepada anak-anak dari Kementerian Kesehatan:
- Pertahankan berat badan ideal
Orangtua dapat mengontrol berat badan anak agar ideal. Apabila berat badan anak berlebih, maka dapat diupayakan untuk mengurangi sekitar 5-10 persen. Hal ini berguna untuk mengurangi risiko DM pada anak. Selain itu, deiperlukan juga diet kalori dan rendah lemak. Ini sebagai cara terbaik menurunkan berat badan dan mencegah DM tipe 2. - Makan buah dan sayur
Orangtua dapat memberikan asupan bergizi kepada anak-anaknya, seperti memperbanyak buah dan sayur. - Kurangi minuman manis dan bersoda
Pencegahan juga dapat dilakukan dengan mengurangi pemberian minum-minuman manis dan bersoda. - Olahraga
Usahakan untuk aktif berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Selain untuk mencapai berat badan ideal, hal ini juga dapat menekan tingginya risiko DM tipe 2. Berolahraga juga dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar insulin. - Batasi gadget
Orangtua dapat membatasi waktu penggunaan gadget pada anak. Hal ini dilakukan karena apabila anak terlalu lama menggunakan gadget, maka sama saja dengan membiarkan tubuh anak tidak bergerak dalam waktu yang lama. (RN)
