Coba Pahami 3 Hal Ini Agar Bebas Kolesterol

Artikel ini telah direview oleh

Coba Pahami 3 Hal Ini Agar Bebas Kolesterol

Coba Pahami 3 Hal Ini Agar Bebas Kolesterol
Foto: yesdok.com

Kolesterol dan hipertensi adalah dua penyakit yang dapat muncul karena asupan lemak dan garam yang terlalu tinggi. Bila tidak dikontrol takaran dan pola makan berlemak dengan kandungan garam yang tinggi dapat mengakibatkan gangguan jantung dan stroke.

Untuk itu, haruslah dipahami kebutuhan lemak dan sodium yang ideal dan sehat bagi tubuh.

  1. Lemak penting bagi tubuh
    Selain protein dan karbohidrat, lemak adalah salah satu jenis makronutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun tidak semua jenis lemak dapat memberikan beragam kebaikan bagi tubuh. Untuk diketahui, jenis lemak yang baik untuk kesehatan adalah lemak sehat atau lemak tak jenuh, misalnya asam lemak omega 3. Manfaatnya untuk membantu penyerapan vitamin, menghasilkan energi bagi tubuh, menyehatkan kulit dan rambut, menjaga tubuh agar tetap hangat, dan melindungi berbagai organ penting. Namun perlu diketahui juga bahwa ada lemak yang dapat menyebabkan peningkatan kolesterol total dan kolesterol LDL (low-density lipoprotein) yang disebut LDL sering disebut kolesterol jahat. Bentuknya yang mirip lilin sering ditemui dihidangan yang mengandung lemak hewani, seperti kulit ayam, produk susu kental manis, dan minyak seperti minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit. Lemak tersebut akan membentuk plak atheroma dalam pembuluh darah yang berdampak pada penyempitan pembuluh darah ke jantung. Jika hal ini terjadi, dampak terburuknya adalah terjadinya kematian otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.
  1. Sodium bikin penumpukan lemak
    Sodium adalah komponen utama garam meja (Sodium Chloride) dan dalam diet modern. Sayangnya, nggak sedikit orang yang mengonsumsi terlalu banyak sodium dalam garam. Biasanya sodium ditambahkan dalam jumlah besar ke berbagai makanan dan digunakan dalam pengawetan makanan. Konsumsi berlebihan sodium menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang kemudian menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, kita harus bijak untuk mengatur jumlah natrium yang dimakan. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, batasi konsumsi natrium dan tingkatkan konsumsi potasium. Selain itu, terlalu banyak garam, dapat menyebabkan penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru, sehingga membuat jantung harus bekerja lebih keras. Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali juga dapat merusak dinding arteri. Di situasi seperti ini, penumpukan lemak juga akan terjadi, yang mana juga berpotensi memicu serangan jantung atau stroke. Kita jadi tahu, ya, betapa hal yang terlalu berlebihan juga tak baik untuk kita.
  1. Tambahkan Rempah di Masakan
    Untuk mencegah konsumsi lemak yang berlebihan, jangan lupa untuk mengkonsumsi daging tanpa lemak. Kita bisa membuang lemak yang masih menempel pada daging sebelum mengolahnya. Lalu, pilihlah produk olahan susu dengan kandungan lemak rendah, seperti susu rendah lemak atau yoghurt. Menggoreng atau menumis dengan minyak zaitun atau minyak jagung yang lebih rendah lemak. Hindari pula makanan bersantan. Kebiasaan minum kopi juga bisa membuat kita lebih berisiko apabila kita sering menambahkan krim atau susu ke dalamnya. Sedangkan untuk mengurangi konsumsi sodium, memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang mengandung sedikit sodium adalah tomat, wortel, bayam, brokoli, seledri, selada, bawang bombay, apel, jeruk, jeruk nipis, dan pisang. Imbangi juga dengan memilih produk makanan dan minuman rendah garam dengan mengecek nutrition fact yang ada di kemasan. Kemudian, alih-alih pakai saus, garam, atau bumbu yang neko-neko, tambahkan saja rempah-rempah pada masakan. (RN)
Baca juga:  Jangan Biarkan Anak Menjadi Pembangkang