Apa Itu Intoleransi Laktosa? Ini Gejalanya

Artikel ini telah direview oleh
Apa Itu Intoleransi Laktosa? Ini Gejalanya
Foto: parenting.orami.co.id

Apa Itu Intoleransi Laktosa? Ini Gejalanya

 Masalah pencernaan yang muncul, baik kembung atau diare setelah konsumsi susu sering dialami banyak orang. Kondisi ini dikenal dengan nama intoleransi laktosa. Kebanyakan orang Asia mengalami hal ini. Dimana membuat kita kesulitan dalam mencerna susu dan hidangan lain berbahan sama yang masuk ke dalam tubuh kita.

 Kondisi ini disebabkan karena banyak orang Asia kekurangan laktase, enzim yang ditemui pada usus kecil. Dilansir dari CNA, dr Alex Soh, konsultan National University Hospital’s mengungkap bahwa enzim ini dibutuhkan untuk mencerna laktosa menjadi gula sederhana.

Terkait laktosa yang tidak dapat dicerna ini, dr Soh menyebut bahwa enzim ini berpindah melewati usus dan difermentasi oleh bakteri usus. Hal ini lah yang menjadi penyebab intoleransi laktosa.

“Gejala ini biasa muncul sekitar 30 menit hingga beberapa jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa,” terang dr. Soh. Untuk lebih memastikan lagi apakah kamu mengalami masalah ini atau tidak, penting bagimu untuk mengetahui berbagai gejala yang biasa menyertainya. Dilansir dari Healthline, berikut sejumlah gejala intoleransi laktosa yang mungkin kamu alami.

  • Perut sering kembung
    Masalah perut merupakan sebuah hal yang menjadi tanpda adanya masalah pencernaan termasuk intoleransi laktosa. Ketika kamu sering mengalami maslah perut kembung terutama setelah mengonsumsi kembung, bisa dipastikan bahwa hal ini merupakan kondisi intoleransi laktosa.
  • Perut bergemuruh dan sakit
    Ketika mengalami intoleransi laktosa, kamu rentan mengalami diare, kram, serta perut bergemuruh. Pada seseorang yang mengalami masalah ini, kadang kotoran yang muncul sedikit seperti krim dan lembek. Hal ini terjadi karena banyak gas dan cairan yang memenuhi perut.
  • Rasa mual
    Munculnya rasa mual terutama setelah mengonsumsi produk olahan susu bisa menjadi tanda intoleransi laktosa yang kamu alami. Pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menyebabkan muncunya rasa mual serta bahkan muntah. Ketiga kamu memiliki masalah ini, sebaiknya ganti susu sapi dengan jenis susu lainnya.
  • Diare dan kram
    Kondisi kram dan diare akibat intoleransi laktosa serupa dengan sejumlah penyakit perut lain. Ketika rasa diare dan kram ini terjadi tanpa disertai gejala lain, besar kemungkinan bahwa kamu mengalami intoleransi laktosa.
  • Faktor genetika
    Faktor genetika memiliki peran penting dalam munculnya intoleransi laktosa pada seseorang. Kondisi ini lebih rentan dialami oleh mereka yang berasal dari Asia oleh karena itu, kita mungkin lebih rentan mengalami masalah ini.
  • Dialami orang dewasa
    Terdapat sejumlah jenis dari intoleransi laktosa yang bisa kamu alami. Beberapa kasus ini bisa kamu alami sejak usia kecil dan sangat jarang terjadi pada usia dewasa. Ketika masalah perut akibat konsumsi susu ini kamu alami di usia dewasa, besar kemungkinan bahwa hal ini merupakan intoleransi laktosa. (RN)
Baca juga:  Tak Rajin Konsumsi Sayur dan Buah, Umur Minus 3 Tahun