Waspadai, Duduk Diatas 10 Jam Sehari Potensi Idap Demensia

Waspadai, Duduk Diatas 10 Jam Sehari Potensi Idap Demensia

Artikel Umum
Penelitian yang diterbitkan awal pekan ini di JAMA menemukan bahwa duduk diam selama 10 jam atau lebih setiap hari, berpotensi terkena demensia, istilah umum untuk hilangnya fungsi kognitif. Gejalanya meliputi kehilangan ingatan, kebingungan, dan kesulitan mengungkapkan pikiran. “Salah satu hal paling menarik yang saya temukan tentang penelitian ini adalah mengenai risiko yang terkait dengan demensia, total waktu yang dihabiskan untuk tidak banyak bergerak lebih penting daripada akumulasi waktu tersebut,” kata Daniel Aslan, kandidat PhD di bidang manusia dan biologi evolusi di Departemen Ilmu Biologi Universitas Southern California. Penelitian juga menunjukkan duduk terlalu lama dapat menyebabkan perkembangan kanker, sakit punggung, dan banyak masalah kesehatan lainnya. Tapi apa hubungannya antara kebanyakan duduk dengan demensia? Penelitian dilakukan melalui UK Biobank, sebuah gudang data medis dari setengah juta…
Read More
Kenali Apa Itu Mycoplasma Pneumoniae

Kenali Apa Itu Mycoplasma Pneumoniae

Artikel Umum
Akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan dengan penyakit menular misterius yakni mycoplasma pneumoniae yang menyerang anak-anak di China. Berbeda dengan virus seperti penyebab flu, SARS, atau Covid-19, Mycoplasma pneumoniae adalah bakteri yang dapat menyebabkan suatu bentuk pneumonia dengan merusak lapisan tenggorokan, paru-paru, atau trakea. Orang dapat memiliki bakteri di hidung atau tenggorokannya pada suatu waktu tanpa merasa sakit. Mycoplasma pneumonia menyebar dengan cepat melalui kontak dengan cairan pernapasan di tempat ramai, seperti sekolah dan kampus. Saat seseorang yang terinfeksi bakteri ini batuk atau bersin, maka mereka bisa menularkan penyakit kepada orang lain melalui droplet. Bakteri ini sering kali menyebar di antara orang-orang yang tinggal serumah karena sering menghabiskan waktu bersama. Begitu berada di dalam tubuh, bakteri bisa menempel pada jaringan paru-paru dan berkembang biak hingga berkembang…
Read More
Jangan Kecil Hati Bila Anak Mengalami Mikrotia

Jangan Kecil Hati Bila Anak Mengalami Mikrotia

Artikel Umum
Sebagai orangtua, tidak boleh berkecil hati bila sang buah hati mengalami telinga kecil (mikrotia). “Kesiapan psikologis orangtua perlu diperhatikan untuk menghadapi anak dengan mikrotia. Karena kondisi psikologis orangtua itu sangat berperan penting dan dapat dirasakan oleh anak. Anak itu bisa merasakan kalau orangtuanya sedang cemas atau tidak terima terhadap situasi tertentu,” kata Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorok (THT) di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Prof Dr dr Mirta Hediyati Reksodiputra, Sp.THT-BKL, Subsp.FPR(K). Dijelaskan, mikrotia merupakan kelainan yang menyebabkan daun telinga bayi tidak terbentuk sempurna sehingga terlihat lebih kecil daripada daun telinga normal. Oleh karena itu, mikrotia juga disebut telinga kecil. Mirta menuturkan bahwa penting bagi orangtua dengan anak penderita mikrotia untuk memiliki acceptance atau menerima situasi yang terjadi dengan lapang dada sebelum berdiskusi dengan anggota…
Read More
Jaga Kesehatan Otak Dengan 3 Langkah Ini

Jaga Kesehatan Otak Dengan 3 Langkah Ini

Artikel Umum
Ketidakaktifan fisik menghadirkan risiko yang lebih besar untuk penyakit neurodegeneratif pada wanita dibandingkan pria. Beberapa penelitian menemukan bahwa hingga 40 persen kasus demensia dapat dicegah. Hal tersebut dikatakan Dr Jessica Caldwell, Direktur Women's Alzheimer's Movement Prevention Center di Cleveland Clinic di Las Vegas, Amerika Serikat. Beberapa perubahan gaya hidup di usia paruh baya, termasuk berhenti merokok, mengurangi asupan alkohol, tidur lebih nyenyak, dan tetap aktif secara mental dan sosial, dapat membantu pencegahan. Namun, bagi wanita menopause, para ahli mengatakan bahwa ada tiga hal yang mungkin paling berpengaruh dalam mengatasi gejala jangka pendek maupun risiko demensia jangka panjang. Apa saja? Terapi hormon pada waktu yang tepat Selama beberapa dekade, para peneliti khawatir bahwa terapi hormon yang digunakan untuk mengobati gejala menopause dikaitkan dengan peningkatan risiko…
Read More
Mata Mulai Menua? Ini Tandanya

Mata Mulai Menua? Ini Tandanya

Artikel Umum
Secara alami, di usia paruh baya, seseorang akan mulai mengalami perubahan pada mata dan penglihatan yang berkembang seiring berjalannya waktu. Mengutip American Optometric Association (AOA), banyak orang dewasa mulai mengalami perubahan pada mata dan gangguan penglihatan di usia awal hingga pertengahan 40-an tahun. Salah satu masalah paling umum yang muncul adalah gangguan untuk melihat dari jarak dekat, terutama saat membaca dan berhadapan dengan gawai. Gangguan penglihatan tersebut merupakan perubahan normal seiring bertambahnya usia karena kemampuan fokus mata yang menurun atau disebut presbiopia. Ini biasanya dialami oleh mereka di antara usia 41 hingga 60 tahun. Presbiopia hanyalah salah satu dari sejumlah tanda-tanda penuaan pada mata yang umum muncul. Tanda-tanda penuaan pada mata  American Optometric Association dan American Academy of Ophthalmology (AAO) memaparkan beberapa tanda mata mulai…
Read More
Ini Tanda Penuaan Dini Pada Otak

Ini Tanda Penuaan Dini Pada Otak

Artikel Umum
Apa kamu sudah sering lupa meski usia masih terbilang muda? Sederhananya, kamu lupa ingin mengambil apa setelah pergi ke dapur, lupa nama teman, dan lupa janji ketemu orang. Ada kemungkinan kamu mengalami penuaan otak lebih cepat dari usia. Pada dasarnya otak kita bisa menua dengan kecepatan yang berbeda dari usia kita. Itu tergantung dari kesehatan, gaya hidup, dan kepribadian masing-masing orang. Usia otak kamu mungkin saja jauh lebih muda atau lebih tua tanpa disadari. Apa saja tanda-tanda penuaan dini pada otak? Berikut tanda-tanda otak kita mungkin menua lebih cepat dari usia: Pandangan sinis terhadap kehidupan Peneliti dari Finlandia menemukan bahwa orang lanjut usia yang sangat sinis tidak hanya memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih tinggi, tetapi juga cenderung meninggal pada usia lebih muda. Itu…
Read More
Tangkal Cacar Monyet Dengan Perkuat Daya Tahan Tubuh

Tangkal Cacar Monyet Dengan Perkuat Daya Tahan Tubuh

Artikel Umum
Akhir-akhir ini, penyakit cacar monyet (monkey pox) menjadi tren di berbagai penjuru Indonesia. Guna mengatasinya, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. (cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si., menyampaikan pentingnya masyarakat khususnya anak-anak untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah penularan cacar monyet seperti sekarang. “Ada banyak cara bagaimana kita dapat menjaga imun tubuh, mulai dari mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, menjaga hidrasi, sampai olahraga,” kata Inggrid. Walaupun kasus cacar monyet jarang terjadi pada anak, namun, anak yang berusia di bawah delapan tahun memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan orang dewasa dalam mengalami gejala cacar monyet yang lebih berat. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan lebih optimal dalam menjaga kekebalan tubuh, mengingat virus yang menular dengan cepat terutama…
Read More
Warning! Banyak Remaja Perempuan Mengidap Skoliosis

Warning! Banyak Remaja Perempuan Mengidap Skoliosis

Artikel Umum
Anak remaja terutama perempuan usia 10-20 tahun seringkali tidak sadar memiliki kurva melengkung pada tulang belakang atau skoliosis. “Kalau ada yang menderita skoliosis pasien sendiri belum tentu sadar kecuali pasien bercermin dan orang tua melihat. Biasanya (pengidap) skoliosis adalah usia remaja 10-20 tahun,” kata dokter spesialis ortopedi dan traumatologi RS Cipto Mangunkusumo dr. Andra Hendriarto Sp.OT(K). Menurutnya, skoliosis pada anak remaja biasanya terlihat dari tinggi pundak yang tidak sama, ada lipatan tambahan di punggung, tulang pinggang yang lebih tinggi dan jika diraba ada satu sisi yang menonjol dari sisi lainnya. Selain itu, skoliosis juga ada yang bersifat bawaan dari lahir yang ditandai dengan kelainan jantung. Pada pasien skoliosis bawaaan lahir, tulang yang terus bertumbuh akan membuat tulang punggung semakin membengkok lebih dari 50 derajat. Skoliosis…
Read More
Wanita Rentan Terkena Masalah Tiroid

Wanita Rentan Terkena Masalah Tiroid

Artikel Umum
Pakar bedah onkologi dr I Gusti N Gunawan W, Sp. B-Onk mengatakan, masalah tiroid seperti benjolan pada leher lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria salah satunya karena dipengaruhi oleh hormon estrogen. Benjolan pada di leher akibat masalah pada kelenjar tiroid biasanya berada di tengah, akan bergerak ke atas saat pasien menelan dan belum tentu mengarah pada keganasan atau kanker. Namun, sambung Gunawan, apabila benjolan pada leher akibat tiroid terjadi pada usia-usia ekstrem misalnya di atas 50 tahun atau di bawah 20 tahun maka ini bisa merupakan faktor risiko keganasan. “Atau kalau terjadi pada laki-laki. Jadi memang lebih banyak terjadi pada wanita. Tapi, kalau sampai terjadi pada laki-laki akan meningkatkan risiko itu cenderung ke arah keganasan walau tetap harus dibuktikan,” ujarnya. Berbicara lebih lanjut…
Read More
Berikan Pengertian Kepada Remaja Dengan “Authoritative Parenting”

Berikan Pengertian Kepada Remaja Dengan “Authoritative Parenting”

Artikel Umum
Para orangtua disarankan untuk menerapkan pola asuh authoritative parenting untuk memberikan pemahaman kepada anak, terutama remaja, mengenai konsekuensi dari tindakan yang mereka ambil. Seperti dikatakan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Vidya Anindhita, S.Psi, M.Psi. “Tujuan utama dari authoritative parenting style bukan hanya agar remaja menuruti aturan dari orangtua, tapi juga agar mereka paham makna perilaku mereka dan konsekuensi yang menyertainya,” ujar Vidya. Menurutnya, mendidik anak remaja seringkali dianggap sebagai suatu tantangan besar karena dalam fase ini, anak senang mencoba hal-hal yang belum pernah mereka dilakukan, terutama bersama teman-temannya sesama remaja. Untuk mengatasi hal ini, ia menuturkan bahwa orangtua dapat menerapkan authoritative parenting style yang mengutamakan kehangatan relasi antara orang tua dan anak sembari tetap menerapkan aturan dan batasan mengenai hal-hal yang boleh maupun dilarang untuk dilakukan sang anak. Dosen…
Read More