Penelitian Ungkap Kehilangan Pasangan Percepat Penurunan Otak
[caption id="attachment_6990" align="alignleft" width="300"] Foto: hipwee.com[/caption] Penelitian terbaru menyebutkan, kehilangan pasangan bisa mempercepat penurunan otak. Studi ini menemukan bahwa ketika seorang suami atau istri meninggal, ketajaman mental pasangan yang masih hidup dapat mulai menurun. Faktanya, orang yang menjanda dan memiliki tingkat plak beta-amiloid yang tinggi, ciri khas penyakit alzheimer, akan mengalami penurunan kognitif tiga kali lebih cepat daripada orang yang tidak kehilangan pasangan. “Janda dan amiloid diperparah, tidak hanya aditif, menunjukkan bahwa janda adalah faktor risiko spesifik untuk penurunan kognitif akibat penyakit alzheimer,” jelas Ketua Peneliti sekaligus Kepala Divisi Psikiatri Geriatri di Brigham and Women's, Boston, Dr. Nancy Donovan. Dilansir dari laman WebMD, Rebecca Edelmayer selaku Direktur Keterlibatan Ilmiah di Alzheimer's Association, mengkaji temuan tersebut dan mengatakan bahwa studi kecil ini tidak dapat membuktikan bahwa menjadi janda menyebabkan penurunan kognitif.…









