Ternyata Banyak Berderma Menyehatkan Otak
[caption id="attachment_5198" align="alignleft" width="300"] Foto: seruni.id[/caption] Tindakan mulia berupa berderma ternyata tidak hanya bermanfaat bagi yang menerima, tapi juga yang memberi. Pakar neurosains Profesor Taruna Ikrar menjelaskan, seseorang yang menolong orang lain biasanya akan berbahagia lantaran melihat dirinya bermakna di tengah komunitas. Dalam perspektif sains, semua perasaan yang dialami manusia merupakan hasil reaksi kimia yang bekerja di dalam tubuh. Reaksi kimiawi yang dimaksud bertanggung jawab mengendalikan semua aspek emosi, baik yang bersifat positif maupun negatif. Perasaan positif seperti kebahagiaan ditentukan oleh neurotransmitteratau pun konsentrasi dan regulasi macam-macam hormon, semisal oksitosin, endorfin, atau serotonin. Oksitosin dinamakan pula sebagai esensi empati (essence of empathy) karena mampu memengaruhi setiap aspek kehidupan. Sementara itu, hormon endorfin berfungsi mengubah rasa sakit menjadi kegembiraan. Adapun serotonin bertanggung jawab memicu emosi bahagia dan ramah serta mencegah depresi. Taruna…









