Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia!

Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia!

Artikel, Artikel Anak
Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia! - Pola asuh yang diterapkan orangtua pada anak-anaknya akan berdampak besar pada kehidupannya. Anak yang mendapat pola asuh otoriter atau terlalu dikontrol cenderung tumbuh tidak bahagia dan kurang mandiri. Hasil studi terhadap ribuan orang di Inggris yang diikuti mulai saat mereka remaja sampai usia 60-an menunjukkan, anak yang sejak kecil selalu dikontrol kehidupannya ternyata tidak bahagia dan memiliki kesehatan mental yang rendah. Efek jangka panjang dari pola asuh yang keliru itu mirip dengan kondisi mental orang yang pernah ditinggal meninggal oleh seseorang yang dekat dengannya. Menurut Dr.Mai Stafford dari University College London yang melakukan penelitian ini,  orangtua harus menyesuaikan perilakunya. “Mereka yang memiliki orangtua yang hangat dan…
Read More
Migrain? Atasi Dengan 5 Cara Alami Ini

Migrain? Atasi Dengan 5 Cara Alami Ini

Artikel, Artikel Umum
Migrain? Atasi Dengan 5 Cara Alami Ini  - Migrain adalah sakit kepala sebelah yang sebenarnya tidak sampai mengancam nyawa. Hanya saja, penyakit ini tergolong parah karena rasanya begitu menyiksa jika tidak segera diatasi. Meskipun belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan migrain, tapi ada 5 cara alami yang dapat membantu meringankan beberapa gejala migrain, yaitu: Minum air Dehidrasi juga dapat memicu migrain. Jaringan di sekitar otak terdiri dari air, sehingga ketika kehilangan cairan jaringan tersebut akan menyusut, menyebabkan iritasi dan nyeri. Minum antara 1 dan 2 liter air sehari dapat mengurangi keparahan, durasi dan frekuensi serangan migrain. Kunyah jahe Mengunyah jahe dapat meringankan masalah mual dan pencernaan yang cenderung menyertai gejala migrain. Jahe juga dapat memblokir…
Read More
Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak?

Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak?

Artikel, Artikel Anak
Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak? - Membina kedekatan dengan anak tidak hanya bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak. Ibu pun bisa menjadi pribadi yang lebih bahagia. Dengan waktu bersama anak yang terbatas bagi ibu bekerja, sejatinya ada banyak hal yang dapat dilakukan ibu untuk membina kedekatan dengan anak. Psikolog keluarga Anna Surti Ariani mengatakan, “Ibu sebaiknya hadir sepenuhnya (mindful) di sisi anak. Jangan ada di dekat anak, tapi pikiran di tempat lain. Ibu bisa terlibat ikut main dengan anak atau ketika anak sudah cukup besar, ibu bisa memasak bersama anak. Membangun kedekatan dengan anak pun bisa dilakukan dengan bersantai dan saling berbagi cerita sebelum tidur. “Santai itu menciptakan kenyamanan sehingga mampu menghantar tidur jadi lebih nyenyak. Belailah dan…
Read More
Waspadai, Ini yang Terjadi Saat Stres

Waspadai, Ini yang Terjadi Saat Stres

Artikel, Artikel Umum
Waspadai, Ini yang Terjadi Saat Stres - Stres menjadi sesuatu yang sering terjadi dan dengan mudah kita dapati akhir-akhir ini.  “Too much stress will kill you”. Ini adalah fakta yang tak terbantahkan. Sudah banyak kita dengar orang yang menderita penyakit tertentu dan tidak jelas diagnosisnya dan dokter menyebut penyebabnya karena stres. Bagaimana sebenarnya pengaruh tekanan mental atau stres pada tubuh kita? Mengacaukan sistem pencernaan Berbagai penelitian menyebutkan ada kaitan antara otak dengan sistem pencernaan kita. Bahkan, sistem pencernaan sering disebut sebagai "otak kedua". Tak heran jika saat sedang stres atau cemas, kita sering merasa sakit perut, mual, atau pun sulit buang air besar. Memperburuk PMS Terlalu banyak tekanan pikiran bisa memperburuk kram, kembung, dan juga mood yang…
Read More
Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan

Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan

Artikel, Artikel Anak
Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan - Pola asuh anak dengan mengedepankan kekerasan dan teriakan bukan pilihan baik bagi orangtua. Pola tersebut justru bisa menimbulkan masalah baru. Menurut psikolog anak, Novita Tandry, kekerasan, pukulan atau teriakan tidak membuat anak-anak disiplin, melainkan lari dari orangtua. “Karena disiplin tidak harus dengan kekerasan,” kata Novita saat peluncuran buku Happy Parenting Without Spanking or Yelling di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Dia menambahkan, titik berat dalam persoalan ini adalah pemahaman dan pola asuh tepat bagi anak. Melakukan kekerasan fisik atau teriakan pada anak agar disiplin merupakan pilihan buruk. Pola asuh, kata dia, bisa berbentuk kegembiraan dan membuat situasi yang menyenangkan. Dia mencontohkan fase tantrum pada anak. Tantrum merupakan ledakan…
Read More
Simak 10 Kebiasaan Sepele yang Merusak Kesehatan

Simak 10 Kebiasaan Sepele yang Merusak Kesehatan

Artikel, Artikel Umum
Ada banyak kebiasaan-kebiasaan sepele yang bisa merusak kesehatan. Simak ulasan berikut ini. Terlalu banyak menonton TV atau main laptop dan handphone Meski bisa dibilang sebagai kegiatan bersantai, terlalu sering menonton TV atau main laptop menyimpan begitu banyak pengaruh negatif bagi kesehatan tubuh. Kelamaan menonton televisi atau menggunakan gadget telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan emboli paru. Selain itu, terlalu lama menonton TV dan main gadget tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik dapat menurunkan kemampuan kognitif otak. Hal ini terbukti, seperti dilansir dari VeryWell.com bahwa sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan di JAMA Psychiatry, mengadakan tes kognitif bahwa orang yang rata-rata menonton TV lebih dari 3 jam per hari selama 25 tahun tampil buruk dalam tes…
Read More
Tips Mengajar Anak Bersikap Waspada pada Orang Asing

Tips Mengajar Anak Bersikap Waspada pada Orang Asing

Artikel, Artikel Anak
Tips Mengajar Anak Bersikap Waspada pada Orang Asing - Berita mengenai penculikan anak tak pernah sepi beredar di media sosial. Meski belum tentu benar, namun hal itu membuat banyak orangtua khawatir dengan keamanan buah hatinya. Untuk memastikan keselamatan anak-anaknya, sebagai orangtua umumnya kita mengajarkan mereka agar tidak sembarangan berbicara dengan orang asing. Di lain pihak, anak-anak sekarang ini lebih berani untuk mengobrol dengan orang yang baru dikenalnya. Sebagai orangtua, tentu kita senang jika anak-anak mampu bersikap ramah dan sopan pada orang lain, tetapi sikap terbuka mereka juga bisa mengkhawatirkan. Ketahui kita mengajarkan pada anak cara berhati-hati kepada orang asing. Pilih kata-kata Menurut Pattie Fitzgerald, pendiri organisasi keselamatan anak Safely Ever After, Inc, sebaiknya jangan gunakan kata…
Read More
Polusi Udara Bahaya Bagi Kesehatan Ginjal

Polusi Udara Bahaya Bagi Kesehatan Ginjal

Artikel, Artikel Umum
Polusi Udara Bahaya Bagi Kesehatan Ginjal - Kasus ginjal kronis yang disebabkan oleh polusi udara terus meningkat. Hingga kini tercatat telah terjadi 10 juta kasus. Demikia hasil penelitian baru yang disampaikan di American Society of Nephrology Kidney Week 2017, 31 Oktober-5 November, di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat. Para peneliti dari Clinical Epidemiology Center di Virginia Saint Louis Health Care System sebelumnya menggambarkan hubungan antara peningkatan gangguan partikel halus dan akibatnya buat kesehatan  ginjal karena meningkatkan risiko perkembangan penyakit ginjal kronis (Chronic Kidney Disease/CKD). Dalam penelitian terkini, para periset menggunakan metodologi studi Beban Penyakit Global dalam riset terkini untuk memperkirakan beban penyakit yang disebabkan oleh polusi udara. Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa bebannya sangat beragam berdasarkan geografi, dengan nilai…
Read More
Indonesia Urutan 101 Negara Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak

Indonesia Urutan 101 Negara Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak

Artikel, Artikel Anak
Indonesia Urutan 101 Negara Terbaik untuk Tumbuh Kembang Anak - Indonesia berada di ranking 101 sebagai negara terbaik tempat tumbuh kembang anak. Peringkat tersebut berdasarkan laporan global “Stolen Childhoods” yang diluncurkan oleh Save the Children bersama Yayasan Sayangi Tunas Cilik sebagai mitranya di Indonesia. “Stolen Childhoods” merupakan laporan utama tahunan Save the Children yang memperkuat tujuan kampanye untuk menjangkau anak-anak yang tereksklusi. Menurut laporan yang memuat daftar 172 negara tersebut, peringkat Indonesia ada di bawah Singapura (33), Malaysia (65), dan Thailand (84), namun di atas Myanmar (112), Kamboja (117), dan Laos (130). Peringkat pertama diduduki oleh Norwegia, sementara Nigeria berada di peringkat terakhir. Pemeringkatan negara-negara tersebut dilakukan berdasarkan serangkaian indikator terkait masa kanak-kanak. Indonesia…
Read More
Berita Baik, Pasien Gagal Ginjal Tak Perlu Lagi Cuci Darah

Berita Baik, Pasien Gagal Ginjal Tak Perlu Lagi Cuci Darah

Artikel, Artikel Umum
Berita Baik, Pasien Gagal Ginjal Tak Perlu Lagi Cuci Darah - Kini, pasien yang gagal ginjal tidak perlu lagi harus cuci darah atau kemodialisis. Ada teknologi baru berupa terapi yang disebut continuous ambulatory peritoneal dialysis atau CAPD. CAPD, menurut dia, mampu membersihkan darah selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Sistem CAPD membutuhkan kantung cairan dialisat dan selang yang terkoneksi dengan kateter, yang digantung pada tiang selama proses pergantian. Sebagian besar pasien membutuhkan tiga-empat kali penggantian dalam satu hari, misalnya saat bangun pagi, makan siang, sebelum makan malam, dan sebelum tidur. Penggantian cairan membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Cairan dialisat akan mengisi rongga perut selama penggantian semalaman. Ketika proses penggantian, pasien dapat melakukan berbagai…
Read More