Atur Kadar Kolesterol Agar Terhindari Dari Risiko Stroke

Atur Kadar Kolesterol Agar Terhindari Dari Risiko Stroke
Foto: mediskus.com

Stroke yang disebabkan tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak menjadi penyakit mematikan yang mengintai masyarakat dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.
Survei Sample Regristration System (SRS) pada 2014 di Indonesia menunjukkan stroke menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur, yakni sebesar 21,1 persen.

Pada umumnya, faktor penyebab stroke seperti usia dan genetik tidak bisa dihindari. Namun ada faktor risiko yang bisa dikendalikan karena berkaitan dengan gaya hidup. Salah satunya adalah kolesterol.

Kolesterol yang tinggi akan membentuk plak di dalam pembuluh darah dan arteri. Plak tersebut bisa mempersempit pembuluh darah sehingga darah yang lewat akan makin sedikit. Bahkan bisa menyumbat sampai darah tak bisa mengalir. Maka waspadai kadar kolesterol dan rutin mengeceknya.

Medical Advisor Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti W, mengungkapkan salah satu faktor penyebab stroke adalah sejarah penyakit yang pernah diderita seperti kadar kolesterol darah tinggi.

Agar bisa terhindar dari risiko terkena stroke, dr. Ervina menganjurkan agar sejak dini mengatur kadar kolesterol. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat dengan melakukan olahraga rutin dan menjaga pola makan.

“Pola hidup sehat yaitu dimulai dari mengatur pola makan dengan makan dengan gizi seimbang, rendah lemak, atau kolesterol. Serta mempertimbangkan porsi asupan dan energi yang dibutuhkan, rutin berolahraga, dan cukup istirahat, hindari kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, serta mengelola stres,” jelasnya.

Adapun makanan yang dianjurkan adalah makanan yang kaya serat seperti buah dan sayuran. Sementara untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat bisa didapatkan dari nasi merah, sereal, dan gandum.

Lebih jauh dr. Ervina juga menyarankan agar mengkonsumsi suplementasi yang mengandung plant stanol ester (PSE). Kandungan ini teruji klinis dapat membantu menurunkan kolesterol sampai 10% dalam 2 – 3 minggu. Sebab, PSE memiliki struktur seperti kolesterol, memblok penyerapan kolesterol di sistem pencernaan.

PSE dapat ditemukan secara mudah melalui smoothie Nutrive Benecol, smoothie yang efektif menurunkan kolesterol 7-10 persen dalam 2-3 minggu. (RN)