Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa

Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa

Artikel
Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa - Dampak kecanduan gadget elektronik seperti smartphone, tablet atau komputer pada anak bisa sangat fatal. Anak kehilangan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain yang bisa berlanjut hingga dewasa. Menurut dr Kristiana Siste, SpKJ, pakar kejiwaan anak dan remaja, kecanduan gadget bisa bermulai dari bayi. Anak bisa kecanduan gadget jika ayah atau ibu memberikan stimulasi pada anak dengan memberikan tab untuk bermain games atau video. “Padahal anak yang berusia di bawah satu tahun itu sangat butuh sosok yang dipercaya. Ketika diberi gadget, akhirnya anak kehilangan kepercayaan kepada orangtua dan lebih memilih untuk percaya pada gadget atau benda mati,” tutur dr Kristiana, dalam parenting class di RSU Bunda Jakarta, Jl Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu…
Read More
Astaga, 93 Persen Anak Indonesia Tidak Suka Sayur

Astaga, 93 Persen Anak Indonesia Tidak Suka Sayur

Artikel
Astaga, 93 Persen Anak Indonesia Tidak Suka Sayur - Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan bahwa sayur dan buah tidak disukai anak-anak Indonesia. Kondisi ini dinilai punya kontribusi terhadap meningkatnya angka obesitas pada anak. “Sebanyak 93,5 persen penduduk usia kurang dari 10 tahun kurang mengonsumsi buah dan sayur,” kata dr Lily S Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, baru-baru ini. Rendahnya konsumsi sayur dan buah, menurut nutrisionis Rita Ramayulis sangat besar kontribusinya pada risiko obesitas. Salah satu alasannya adalah, sayur dan buah merupakan sumber serat yang penting untuk mengontrol nafsu makan serta fungsi metabolisme. “Di dalam makanan, serat akan menurunkan indeks glikemik. Efeknya pada kerja insulin, sehingga menunda rasa lapar,” kata Rita dalam temu media tentang obesitas. Serat dalam…
Read More
Ayo Kenali Tanda Awal Tekanan Darah Rendah

Ayo Kenali Tanda Awal Tekanan Darah Rendah

Artikel
Tak hanya tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah juga bisa menjadi masalah serius bagi kesehatan. Tekanan darah rendah atau hipotensi menyebabkan berkurangnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Tekanan darah rendah bisa memicu terjadinya stroke dan serangan jantung. Untuk itu, kenali tanda awal terjadinya tekanan darah rendah seperti dikutip dari Boldsky.com. Pusing Pusing merupakan gejala paling umum dari tekanan darah rendah. Pusing bisa terasa saat berubah posisi, seperti berdiri setelah lama duduk atau beranjak dari kasur. Pingsan Jatuh pingsan bisa terjadi karena tekanan darah mengurangi sirkulasi darah di otak. Akibatnya otak kekurangan oksigen dan terjadi hilangnya kesadaran. Penglihatan kabur Aliran darah berkurang ke sejumlah organ vital ketika tekanan darah rendah. Kekurangan oksigen dan nutrisi menyebabkan fungsi organ tidak optimal, termasuk penglihatan…
Read More
Inilah 5 Makanan ‘Rahasia’ Umur Panjang Orang Jepang

Inilah 5 Makanan ‘Rahasia’ Umur Panjang Orang Jepang

Artikel
Inilah 5 Makanan ‘Rahasia’ Umur Panjang Orang Jepang - Sudah jadi rahasia umum kalau warga Jepang mayoritas berumur panjang. Semasa hidup, mereka juga diketahui hampir selalu berada dalam kondisi sehat. Sampai saat ini mungkin masih banyak yang belum tahu alasannya. Namun sejumlah ahli menyatakan, orang Jepang memiliki kesehatan yang prima dan umur panjang karena makanannya. Seorang Ahli Nutrisi dari London, Cassandra Barns pun mengungkapkan 5 makanan diet dari Jepang yang bisa membantu memperpanjang usia. Berikut rangkumannya: Ikan Ikan merupakan sumber asam lemak omega tiga yang sangat berguna bagi kesehatan jantung. Hebatnya bukan cuma memperlancar aliran darah. Ikan juga sangat berguna bagi otak, mata dan mencegah peradangan. Sebagai bonus, ikan pun kaya kandungan selenium yang merupakan bagian vital untuk imun setiap manusia. Tidak hanya itu, ikan…
Read More
Ini Bahaya Polusi Udara Bagi Anak

Ini Bahaya Polusi Udara Bagi Anak

Artikel
Ini Bahaya Polusi Udara Bagi Anak - Hampir satu dari tujuh anak di dunia, terutama Asia Selatan, hidup di lingkungan dengan tingkat polusi udara yang tinggi. Padahal, efek polusi udara bagi kesehatan anak sangat berbahaya. Dari data UNICEF, sekitar 300 juta anak, dan 220 juta di antaranya tinggal di Asia Selatan, tinggal di lingkungan yang kadar polusi udaranya 6 kali melebihi standar international yang diatur oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Direktur Eksekutif UNICEF, Anthony Lake, mengatakan bahwa polusi udara adalah faktor utama kematian pada 600.000 anak berusia kurang dari lima tahun. Polusi udara merupakan salah satu pemicu pneumonia atau radang paru. “Polutan bukan cuma membahayakan paru anak-anak yang masih berkembang, tapi juga bisa melewati pembatas darah dan otak serta menyebabkan kerusakan permanen pada…
Read More
Kebiasaan Anak Pemicu Karies Gigi

Kebiasaan Anak Pemicu Karies Gigi

Artikel
Kebiasaan Anak Pemicu Karies Gigi - Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia Cabang Jakarta, Dr. Eva Fauziah, drg., Sp.KGA., menyampaikan ada tujuh kebiasaan buruk anak yang memicu masalah gigi dan mulut. Dari kebiasaan buruk tersebut dikhawatirkan yang timbul adalah karies, yakni penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan nyeri, gigi tanggal, infeksi, bahkan kematian. Kebiasaan itu diperparah minimnya pengetahuan orang tua tentang ciri-ciri gigi karies. Karies gigi dipicu tujuh kebiasaan buruk. Eva menjelaskan sekaligus memberikan solusi untuk menangkal kebiasaan buruk si kecil: Minum susu dengan dot, khususnya dalam posisi tiduran. Pencegahan: tetap izinkan minum susu dengan botol dot, setelahnya bilas mulutnya dengan air putih agar tak ada sisa susu menempel di gigi. Jika si…
Read More
Cermati Batas Konsumsi Gula Harian untuk Anak

Cermati Batas Konsumsi Gula Harian untuk Anak

Artikel
Cermati Batas Konsumsi Gula Harian untuk Anak - Demi kesehatan jangka panjang, sebaiknya anak usia 2-18 tahun tidak mengonsumsi gula melebihi jumlah yang direkomendasikan. Anak-anak usia 2 sampai 18 tahun sangat dianjurkan untuk mengonsumsi gula tidak lebih dari enam sendok teh sehari-hari, menurut rekomendasi baru dari American Heart Association. Para peneliti membatasi konsumsi gula pada anak-anak sekitar enam sendok teh atau setara dengan 100 kalori atau 25 gram. “Makanan tinggi gula sangat berkaitan dengan berat badan berlebih, obesitas, resistensi insulin, kolesterol abnormal dan penyakit hati berlemak pada anak-anak. Semua kondisi tersebut meningkatkan risiko kardiovaskular di masa depan,” kata Dr Miriam Vos, seorang profesor pediatri di Emory University and Children's Healthcare of Atlanta serta penulis utama studi. “Saya berharap bahwa rekomendasi ini membantu orangtua…
Read More
Mau Anak Sukses, Bekali Dengan Kecerdasan Emosi

Mau Anak Sukses, Bekali Dengan Kecerdasan Emosi

Artikel
Mau Anak Sukses, Bekali Dengan Kecerdasan Emosi - Setiap orangtua tentu berharap memiliki anak yang cerdas. Namun, kriteria cerdas kebanyakan orangtua hanyalah keunggulan akademik semata. Padahal, ada potensi kecerdasan lain yang diperlukan anak dalam kehidupan mereka nantinya. Kecerdasan secara kognitif memang dibutuhkan agar anak dapat menyerap informasi baru, tapi bagaimana mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat itu dalam kehidupan sehari-hari, sangat ditentukan oleh kecerdasan emosinya (emotional intelligence/EQ). “Jadi anak tidak cuma pintar secara text book, tapi juga tahu bagaimana yang tepat diaplikasikan di dunia nyata. Misalnya, tahu bagaimana berinteraksi dengan lingkungan sosial, tahu apa yang harus dilakukan saat temannya sedang sedih atau kesulitan,” kata psikolog Nadya Prameswari dalam acara kampanye Grow Them Great BebeHero Hi5 beberapa waktu lalu. Nadya mengatakan, seorang anak disebut sebagai…
Read More
Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian

Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian

Artikel
Bahaya Mengintai Dibalik Rasa Kesepian - Rasa kesepian yang dialami seseorang, ternyata lebih berbahaya dari penyakit diabetes dan stroke. Meski dampak dari minimnya hubungan sosial dalam lingkup pertemanan dan keluarga terhadap orang muda dan orang tua berbeda, keduanya tetap saja berbahaya bagi kesehatan masing-masing individu. Berikut bahaya kesepian untuk kesehatan Anda: Sistem kekebalan tubuh lemah Orang-orang yang sering menemukan diri mereka tanpa teman mungkin lebih rentan terhadap penyakit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Psychological Science, individu kesepian yang stres mengalami tingkat yang lebih besar dari jenis protein memberikan kontribusi untuk peradangan dibandingkan dengan orang dewasa yang memiliki jaringan sosial tinggi. Dalam jangka panjang, peradangan tinggi ini bisa mendatangkan malapetaka pada sistem kekebalan tubuh mirip dengan stres kronis. Kesehatan jantung Makan semua ikan berlemak…
Read More
Cara Hemat Untuk Hidup Sehat

Cara Hemat Untuk Hidup Sehat

Artikel
Cara Hemat Untuk Hidup Sehat - Sehat itu milik siapa saja, muda-tua dan kaya-miskin. Kondisi tubuh yang bugar berangkat dari bagaimana gaya hidup sehari-hari. Olahraga, menyantap makanan sehat, tidur cukup, dan berbagai cara lainnya dilakukan untuk menjaga kondisi badan agar tetap prima. Untuk mengonsumsi makanan yang sehat misalnya, sebagian orang merogoh kocek dalam-dalam agar bisa membeli makanan yang mengandung nutrisi tertentu. Begitu juga dengan olahraga. Ada beberapa orang yang memilih pergi ke pusat kebugaran yang mengharuskannya membayar biaya keanggotaan dan lainnya. Sebenarnya, hidup sehat itu bisa murah, bahkan tak perlu mengeluarkan uang sama sekali. Ada beberapa perubahan kecil yang bisa kita lakukan agar tetap sehat jasmani dan dompet. Apa saja itu? Jalan kaki Salah satu penyebab buruknya kesehatan adalah kurang olahraga dan bergerak.…
Read More