10 Bahaya Akibat Kurang Tidur

Artikel
Kurang tidur kerap menjadi “penyakit langganan” para lanjut usia. Meski dikatakan, semakin tinggi usia, maka frekuensi tidur akan semakin sedikit, namun banyak lansia mengalami kurang tidur. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kurang tidur sanggup membuat Anda sakit baik secara fisik dan mental. Berikut beberapa bahaya akibat kurang tidur: Daya tahan tubuh menurun Tidur menjadi salah satu cara tubuh dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga saat Anda tidur, maka pertahanan tubuh pun menjadi tidak maksimal. Hasilnya Anda jadi mudah terserang penyakit. Kesehatan jantung terganggu Menurut beberapa penelitian kesehatan, kurang tidur mampu membuat kesehatan jantung Anda terancam. Sebab saat Anda kurang tidur jantung tidak mampu memompa darah dalam jumlah yang normal sehingga akan menyebabkan penyakit jantung. Kanker Tahukah Anda saat Anda kurang tidur maka akan meningkat pula risiko Anda untuk terkena kanker? Hal…
Read More

6 Kehendak di Hari Tua

Artikel
Sebagian orang begitu bangga menghadapi masa tuanya. Mereka beranggapan usia yang masih melekat adalah anugerah, sekaligus bonus dari Sang Pencipta, yang harus diisi dengan berbagai hal positif. Namun, sebagian lagi merasa khawatir, gelisah, bahkan takut. Dibalik hari tua yang penuh warna, ada 6 kehendak yang baiknya dijalankan agar masa tua menjadi sebuah bagian hidup terindah Anda. HENDAKLAH BERSAHAJA Ini diartikan sebagai orang tua yang menyadari dan menerima fakta bahwa mereka sudah lanjut usia. Mereka tidak berusaha menyangkal fakta itu. Tapi, sikap bersahaja itu bukan berarti pasrah, seperti berpikir ”yah, saya sudah tua, sudah tidak berguna lagi”. Sikap itu bisa memangkas semangat hidup kita. Sebaliknya, orang yang bersahaja bertindak bijaksana dan berusaha melakukan yang terbaik dalam setiap situasi. HENDAKLAH SEIMBANG Keseimbangan menjadi bagian penting dalam kehidupan di masa tua. Mulai dari…
Read More

Mengenal Beragam penyakit otak

Artikel
Mengenal Beragam Penyakit Otak Sebagai organ tubuh yang kerap digunakan dalam sepanjang waktu kehidupan, otak juga rentan terhadap berbagai penyakit. Berikut beberapa penyakit otak.  MENINGITIS Meningitis adalah radang membran pelindung sistem syaraf pusat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit yang menyebar dalam darah ke cairan otak. LUMPUH OTAK Lumpuh otak adalah gangguan kendali terhadap fungsi motorik dikarenakan kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Penyebab lumpuh otak sampai saat ini belum diketahui, namun diduga hal ini sehingga bagian otak belum berkembang dengan sempurna. DEMENSIA Demensia adalah berkurangnya fungsi kognitif otak. Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk sekelompok gejala kelainan yang mempengaruhi otak. Demensia…
Read More

Mengenal Konsep Human Caring

Artikel
Sebagai seorang perawat, baik dalam bentuk home care maupun caregiver harus memperhatikan sisi humanistik sebagai modal ideal ke pasien dan keluarga. Keperawatan sebagai sains tentang human care didasarkan pada asumsi bahwa human science and human care merupakan domain utama dan menyatukan tujuan keperawatan. Sebagai human science keperawatan berupaya mengintegrasikan pengetahuan empiris dengan estetika, humanities, dan kiat/art (Watson, 1985). Dan, sebagai pengetahuan tentang human care fokusnya untuk mengembangkan pengetahuan yang menjadi inti keperawatan, seperti yang dinyatakan oleh Watson (1985), “human care is the heart of nursing”. Pandangan tentang keperawatan sebagai science tentang human care adalah komprehensif. Nilai-nilai yang mendasari konsep human caring menurut Jean Watson meliputi konsep tentang manusia, kesehatan, lingkungan dan keperawatan. Adapun keempat konsep tersebut adalah sebagai berikut: Konsep tentang manusia Manusia merupakan suatu fungsi yang utuh dari diri yang terintegrasi…
Read More

Tips Menyusun Menu Makanan Bagi Lansia

Artikel
Banyak lanjut usia diperhadapkan pada kebingunan dalam menyusun menu makanan, baik dari sisi jenis maupun porsi makanan. Tak heran, sebagian lansia terkesan asal mengonsumsi makanan, di sisi lain, masih banyak juga lansia yang mengalami kekurangan gizi. Para ahli gizi menganjurkan bahwa bagi warga usia lanjut yang sehat, menu sehari-hari hendaknya: Tidak berlebihan, tetapi cukup mengandung zat gizi sesuai dengan persyaratan kebutuhan ideal (50-60% karbohidrat, 20% lemak, dan 20-30% protein). Bervariasi jenis makanan dan cara olahnya. Membatasi konsumsi lemak yang tidak kelihatan (menempel pada bahan pangan, terutama pangan hewani). Membatasi konsumsi gula, dan minuman yang banyak mengandung gula. Menghindari merokok dan minuman alcohol. Cukup mengonsumsi makanan berserat (buah-buahan, sayuran dan serealia) untuk menghindari sembelit. Bahan makanan yang tinggi kalsium seperti susu non-fat, yoghurt dan ikan. Makanan yang mengandung zat besi seperti…
Read More

Care Giver dan Home Care, Ciptakan Kemandirian Lansia

Artikel
Banyak orang, baik pihak keluarga maupun lansia itu sendiri yang bertanya-tanya, apa sebenarnya pelayanan home care dan caregiver itu sesungguhnya? Bagian ini akan coba membedah kedua model pelayanan ini yang muaranya adalah menciptakan dan mendukung kemandirian, khususnya bagi para lanjut usia. Home care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit (Depkes, 2002). Menurut Neis dan Mc Ewen (2001) dalam Avicenna (2008), home health care adalah sistem dimana pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial diberikan di rumah kepada orang-orang yang mengalami kekurangan dari sisi fisik atau mental atau orang-orang yang harus tinggal di rumah karena kondisi kesehatannya. Tidak berbeda dengan kedua definisi di atas, Warola…
Read More

Mengenal Perubahan yang Terjadi Pada Lansia

Artikel
Pada lanjut usia (lansia) terjadi perubahan yang meliputi fisik, mental, psikososial, dan spiritual. Perubahan fisik meliputi perubahan yang terjadi pada tubuh dan fungsi-fungsi organ tubuh. Kekuatan fisik dan daya tahan tubuh secara umum mengalami penurunan, serta mekanisme kerja organ tubuh mulai terganggu. Kemunduran tersebut disebabkan oleh perubahan yang secara alami terjadi pada lansia, antara lain : Besar otot berkurang, karena jumlah dan besar serabut otot berkurang. Metabolisme tubuh menurun. Kemampuan bernafas menurun karena elastisitas paru-paru berkurang. Kepadatan tulang menurun karena berkurangnya mineral, sehingga lebih mudah mengalami cidera. Sistem kekebalan tubuh menurun hingga peka terhadap penyakit dan alergi. Sistem pencernaan terganggu yang disebabkan antara lain oleh tanggalnya gigi, kemampuan mencerna dan menyerap zat gizi yang kurang efisien dan gerakan peristaltik usus menurun. Indera pengecap dan pembau sudah kurang sensitif (kurang peka)…
Read More

Cara Hidup Lebih Sehat di Usia Lanjut

Artikel
“Kesehatan tidak berarti segalanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya tidak berarti.” Maksud dari pernyataan diatas ialah orang yang sehat belum tentu hidupnya makmur, segala keinginannya terpenuhi. Bisa saja hidupnya sederhana atau biasa saja. Akan tetapi kesehatan itu milik kita yang paling berharga, karena bila sakit kita tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menikmati dengan baik apa yang dimiliki. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga, merawat, memelihara dan menyayangi kesehatan. Usia lanjut atau lansia adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang yang terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. Normalnya, saat memasuki usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran fungsi pada organ-organ dan menurunnya kekebalan tubuh yang tidak jarang menyebabkan para lansia mudah mengalami berbagai penyakit…
Read More

101 Resep Hidup Baru di Tahun Baru

Artikel
Tahun baru adalah sebuah momen yang patut disyukuri dalam perjalanan hidup kita. Anugerah yang diberikan ini menjadi sebuah peristiwa langka yang harus diisi dengan berbagai hal berguna. Uraian eksklusif 101 Resep Hidup Baru di Tahun Baru ini bisa menjadi tuntunan hidup Anda di tahun 2016. Selamat mencoba! 1. Ambil waktu merenung Tak ada salahnya mengambil waktu sesaat untuk merenungkan sebuah perjalanan yang telah ditempuh sepanjang 2013. Itu menjadi cermin untuk Anda melangkah di 2014. Segala yang tidak baik harus ditinggalkan dan dirubah agar Anda bisa tampil lebih baik lagi. 2. Komitmen baru Anda harus berani membuat komitmen untuk hidup sehat, bugar, dan penuh antusias. Tinggalkan kebiasaan lama yang kurang mendukung komitmen Anda. Ingat, kini Anda harus siap menjalani kehidupan baru. 3. Bangun lebih pagi Tak ada gunanya kalau Anda bangun…
Read More

BLUE ZONES

Artikel
BLUE ZONES, Resep Baru Panjang Umur Angka harapan hidup manusia di dunia terus meningkat. Saat ini diperkirakan rata-rata mencapai 72 tahun, naik dari 66,2 tahun pada 2004. Meski begitu, angka harapan hidup orang Indonesia masih lebih rendah bila dibanding negara lainnya. Misalnya, Australia, rata-rata hidup penduduknya mencapai 81,98 tahun, Jepang, 83,91 tahun, dan Singapura 84,07 tahun dengan angka kematian terendah di dunia. Sejumlah pakar kesehatan mengadakan pertemuan di Singapura baru-baru ini untuk membahas bagaimana mencapai umur panjang (longevity) dengan pendekatan yang disebut “Blue Zones”. Pendekatan ini dimulai dengan melakukan penelitian pada lima daerah di dunia yang memiliki banyak penduduk usia 100 tahun ke atas yakni di Nicoya (Costa Rica), Ikaria (Yunani), Okinawa (Jepang), dan Coma Linda (California). Dari penelitian tersebut ditemukan empat resep panjang umur, yakni: Move naturally artinya kita…
Read More