Cegah Aneurisma Dengan Skrining Otak
Diyakini, skrining otak secara rutin merupakan langkah pencegahan terhadap. Hal tersebut dikatakan dokter spesialis bedah saraf dari Kelompok Staf Medis Bedah Saraf Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo dr. Ande Fachniadin, Sp.BS. “Jika terdapat pembuluh darah yang sudah berbentuk balon, sebaiknya ditutup agar tidak terjadi pecah di masa mendatang,” ujar Ande. Dijelaskan, aneurisma merupakan penggelembungan pembuluh darah pada otak. Dapat dialami oleh siapa pun, terutama oleh mereka yang memiliki riwayat keluarga terkait masalah tersebut. Menurut Ande, bahkan orang berusia 40-an saat ini dapat menjadi penderita aneurisma. Meskipun tidak sepopuler penyakit jantung dan stroke, Ande mengingatkan bahwa aneurisma dapat berakibat fatal dan seringkali tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, pengecekan otak secara rutin dianggap sangat penting. Ande, yang menyelesaikan pendidikan spesialis bedah saraf di Universitas Indonesia,…









