Bina Hubungan Baik Dengan Anak Melalui Membaca Bersama

Artikel ini telah direview oleh
Bina Hubungan Baik Dengan Anak Melalui Membaca Bersama
Foto: merdeka.com

Di era serba canggih dan maraknya penggunaan smartphone, membaca buku cerita pada anak menjadi sesuatu yang langka. Padahal, cara ini memiliki dampak positif yang luar biasa.

Dilansir dari Eurekalert, sebuah penelitian menyebut bahwa orangtua yang secara rutin membaca dengan buah hati mereka cenderung tidak mudah bertindak kasar pada anak. Pada anak, kebiasaan ini juga membuat mereka cenderung tidak hiperaktif dan membuat kekacauan.

Sebelumnya, sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kebiasaan membaca pada anak pra-sekolah ini membuat mereka lebih siap dalam belajar bahasa, literasi, dan keterampilan mengendalikan emosi. Pada penelitian terbaru ini, berbagi bacaan membuat hubungan anak dan orangtua semakin kuat serta menurunnya masalah hiperaktif dan masalah perhatian pada anak.

“Untuk orangtua, kegiatan sederhana membaca dengan anak sehari-hari tak hanya bermanfaat secara akademis, namun juga emosi yang bisa membantu anak lebih berhasil ketika di sekolah dan selepasnya,” ungkap peneliti Manuel Jimenes, asisten profesor di Rutgers Robert Wood Johnson Medical School.

“Temuan kami bisa diaplikasikan pada sebuah program yang membantu orangtua dan pengasuh untuk mengembangkan keterampilan mengasuh anak,” sambungnya.

Baca juga:  Slow Living dan Dampaknya Bagi Anak

Penelitian ini dilakukan dengan melihat data dari 2.165 pasangan ibu dan anak dari 45 kota di Amerika Serikat. Mereka kemudian diberi pertanyaan seberapa sering ibu tersebut membaca dengan anak mereka pada usia satu dan tiga.

Para ibu ini diwawancarai lagi dua tahun kemudian mengenai seberapa keterlibatan mereka secara fisik dan seberapa agresif mereka mendisiplinkan anak serta tingkah laku dari anak mereka. Penelitian ini memperhatikan faktor seperti depresi menjadi orangtua dan kesulitan finansial yang bisa berkontribusi terhadap perilaku keras ketika mengasuh serta perilaku mengganggu pada anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua dan anak yang membaca bersama pasa usia satu tahun cenderung tak melakukan hal kasar pada anak ketika berusia tiga tahun. Pada ibu yang membaca berasa anak pada usia tiga tahun juga menunjukkan hal yang sama pada usia lima tahun.

Ibu dan anak yang biasa melakukan hal ini juga melaporkan lebih sedikit adanya perilaku mengacau dari anak mereka. Hal ini mungkin jadi penyebab berkurangnya perilaku kasar ketika mengasuh anak. (RN)

Baca juga:  Waspadai, Ini yang Terjadi Saat Stres