Cermati Penyebab Sistem Imunitas yang Lemah Pada Anak

Cermati Penyebab Sistem Imunitas yang Lemah Pada Anak
Foto: aryanto.id

Sistem imun atau daya tahan tubuh sangat diperlukan untuk membuat tubuh tidak mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak belum memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Ia masih rentan sakit karena kekebalan tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna. Menurunnya sistem imun anak juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut faktor-faktor penyebab lemahnya sistem imun tubuh pada anak.

  • Kekurangan nutrisi
    Di usia pertumbuhan anak-anak membutuhkan banyak nutrisi. Tidak hanya diperlukan untuk tumbuh kembangnya, tapi juga untuk meningkatkan sistem imunnya. Ketika anak tidak mendapatkan cukup nutrisi, maka proses alami yang terjadi di tubuhnya akan melambat. Proses menghasilkan leukosit atau sel-sel darah putih yang berfungsi sebagai salah satu yang berperan dalam menghalau virus dan bakteri penyebab penyakit pun ikut melambat. Jika kadar leukosit dalam tubuh anak terlalu sedikit, secara otomatis daya tahan tubuhnya pun ikut melemah.
  • Kurang berolahraga
    Faktor lainnya yang dapat menurunkan sistem imun anak adalah kurangnya aktivitas fisik alias olahraga. Mengapa bisa begitu? Jika tubuh kurang bergerak, sel-sel darah putih jadi tidak dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan baik. Akibatnya, leukosit tidak dapat bekerja secara maksimal untuk melawan virus dan bakteri yang masuk ke tubuh mungilnya. Jadi selain mencukupi kadar leukosit anak, rutin berolahraga juga sangat diperlukan untuk membuat kerja leukosit bisa menjadi gesit.
  • Terus berada di lingkungan yang bersih
    Orangtua mungkin mengira kalau menjaga lingkungan anak selalu bersih akan membuatnya terhindar dari penyakit. Ternyata anggapan tersebut salah. Menempatkan anak di lingkungan yang terlalu bersih secara terus-menerus justru menyebabkan sistem imunnya kurang terlatih, karena ia jarang terpapar virus, bakteri, dan kuman. Kekebalan tubuh anak pun jadi tidak siap saat harus melawan berbagai penyakit yang menyerang tubuh.
  • Mengonsumsi gula berlebih
    Camilan manis seperti coklat, permen, es krim memang sangat enak dan membuat setiap anak menyukainya. Namun ternyata camilan-camilan manis yang ia konsumsi umumnya memakai gula hasil rafinasi atau sudah melewati proses pemurnian. Gula semacam itu dikenal dengan nama sukrosa dan sudah tidak mengandung Vitamin dan Mineral. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan menurunkan kemampuan leukosit dalam melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Dengan begitu daya tahan tubuhnya pun ikut menurun sehingga mudah sakit.
  • Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai
    Anak yang sakit dan diperiksa oleh dokter biasanya akan diresepkan obat yang disertai dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik ini tidak boleh asal, tapi harus sesuai petunjuk dokter. Antibiotik memang ditujukan untuk membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit. Namun jika tidak sesuai yang dianjurkan dokter dapat berpotensi melemahkan bakteri baik yang bertugas menguatkan sistem imun. (RN)