Corona Sebabkan Kerusakan Jantung, Ini Tandanya

Corona Sebabkan Kerusakan Jantung, Ini Tandanya
Foto: kompas.com

Corona Sebabkan Kerusakan Jantung, Ini Tandanya

Kerusakan jantung menjadi salah satu yang bisa dialami bila seseorang terpapar virus korona. Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Cardiology mengungkapkan bahwa sekitar 78 persen sampel studi dari pasien Covid-19 yang muda dan sehat menunjukkan adanya tanda kerusakan jantung. Akan tetapi, semua partisipan tersebut tidak merasakan ada suatu masalah pada jantung mereka.

Mengingat bahwa masalah jantung mungkin tak disadari oleh pasien Covid-19, ada beberapa tanda yang sebaiknya diwaspadai. Bila mengalami tanda atau gejala ini setelah terdiagnosis Covid-19, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Berikut ini adalah lima tanda tersebut, seperti dilansir EatThis.

  • Tekanan Darah Rendah
    Inflamasi pada otot jantung atau miokarditis merupakan salah satu dampak Covid-19 yang berpotensi membahayakan. Miokarditis pada pasien Covid-19 bisa terjadi akibat serangan dari virus korona itu sendiri atau bisa juga disebabkan oleh inflamasi yang disebabkan oleh badai sitokin. “Ketika ini terjadi, jantung Anda bisa membesar dan melemah, yang menyebabkan tekanan darah rendah serta (masuknya) cairan ke paru-paru,” jelas Dara K Lee Lewis dari Harvard Medical School.
  • Tanpa Gejala
    Yang lebih mengkhawatirkan, miokarditis kadang terjadi tanpa disertai oleh gejala. Studi terbaru menunjukkan bahwa inflamasi jantung asimtomatik ditemukan pada pasien Covid-19 yang sudah pulih dari gejala berat penyakit tersebut. Kondisi inflamasi jantung tanpa gejala tersebut ditemukan saat pasien melakukan pemeriksaan pencitraan magnetic resonance.
  • Lelah
    Beberapa studi global menemukan bahwa pemindaian jantung pasien-pasien Covid-19 yang telah pulih menunjukkan adanya peningkatan kadar troponin. Peningkatan ini merupakan indikasi dari adanya kerusakan jantung. Pasien-pasien tersebut tampak mengalami gejala lelah, sesak napas, dan nyeri dada.
  • Nyeri Dada
    Ahli kardiologi Nisha Parikh MD MPH mengatakan ada semakin banyak pasien Covid-19 yang menunjukkan gejala-gejala kardiovaskular. Gejala ini mulai dari nyeri dada, palpitasi, hingga presinkop atau sinkop di mana pasien akan merasa seperti akan pingsan.
  • Sindrom Takikardia Postural Ortostatik
    Covid-19 dapat memicu terjadinya fenomena yang dikenal sebagai sindrom takikardia postural ortostatik (POTS). Fenomena ini tetap bisa dirasakan meski tubuh pasien sudah tak lagi terjangkiti virus penyebab Covid-19. POTS ditandai dengan peningatkan denyut jantung abnormal ketika berdiri dan kemudian dapat menyebabkan pusing, pingsan, dan gejala melemahkan lain.
Baca juga:  Tertawa Bikin Usia Lebih Panjang

Bila mengalami salah satu dari gejala ini, sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Selain itu, tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku untuk mencegah penularan Covid-19. Beberapa di antaranya adalah menggunakan masker, jaga jarak fisik dan sosial, berkegiatan di luar hanya untuk keperluan penting, hingga rajin membersihkan atau mencuci tangan. (RN)