Heat Stress Berbahaya Bila Tak Segera Ditangani

Heat stress terjadi karena tubuh tak bisa membuang panas berlebih. Kondisi itu menyebabkan peningkatan suhu inti tubuh dan detak jantung. Saat tubuh terus menyimpan suhu panas, seseorang mulai kehilangan konsentrasi dan mengalami kesulitan fokus.
Berbagai faktor yang menyebabkan heat stress, termasuk suhu udara yang tinggi, panas radiasi, dan kelembapan tinggi. Aktivitas fisik yang terlalu berat juga mempengaruhi heat stress. Suhu panas menjadi beban tambahan tubuh yang menyebabkan gangguan fisik. Kerja jantung makin bertambah menyebabkan banyak berkeringat sampai mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.
Beberapa risiko lain bagi seseorang yang kelebihan berat badan, memiliki penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Merujuk Environmental Health and Safety, saat tubuh tidak bisa membuang panas berlebih, tubuh terus menyimpan panas. Efek heat stress paling parah mengalami pingsan jika tak segera ditangani.
Adapun gejala heat stress antara lain:
- Kelelahan dan lesu
- Sakit kepala
- Pusing
- Merasa lemah
- Keram otot
- Merasa sangat haus
- Jarang buang air kecil
- Kulit pucat
- Keringat berlebih atau tak berkeringat
- Urine berwarna gelap
Penyebab heat stress
Merujuk Better Health, beberapa kondisi berikut ini menyebabkan seseorang rentan mengalami heat stress:
- Dehidrasi
Suhu tubuh harus tetap terjaga tidak melebihi 37 derajat Celsius. Saat berkeringat tubuh mendinginkan secara perlahan. Demikian juga jika seseorang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, tidak banyak berkeringat dan suhu tubuhnya terus meningkat.
- Kurangnya aliran udara
Beraktifitas di area yang panas, berventilasi buruk atau terbatas.
- Terpapar sinar matahari
Suhu panas antara pukul 11 pagi dan 3 sore.
- Kondisi panas dan ramai
Menghadiri acara yang ramai dalam kondisi panas. Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan panas yang menyakitkan.
- Kebakaran hutan
Paparan panas radiasi dari kebakaran hutan dapat menyebabkan dehidrasi dan penyakit yang berhubungan dengan panas. Apalagi kebakaran hutan kerap terjadi di musim panas.
Apa yang perlu dilakukan saat mengalami heat stress?
- Pindah ke tempat yang sejuk
- Melepas pakaian yang tidak perlu seperti jaket atau kaus kaki
- Konsumsi minuman atau air dingin
- Mendinginkan kulit dengan air dingin dan menggunakan kipas
- Kompres dingin di bawah ketiak atau di leher
(RN)
