Hipotensi Kerap Disepelekan, Hati-hati!

Artikel ini telah direview oleh

Hipotensi Kerap Disepelekan, Hati-hati!

Hipotensi Kerap Disepelekan, Hati-hati!
Foto: bandunginsider.com

Hipotensi atau tekanan darah rendah ialah suatu kondisi ketika tekanan darah menurun jauh di angka normal. Bagi banyak orang, hipotensi tidak menimbulkan gejala apapun. Bahkan banyak orang tidak mengetahui tekanan darahnya rendah, kecuali dengan mengukurnya. Padahal, mengenali ciri-ciri darah rendah bisa menjadi hal penting untuk memeriksa kondisi kesehatan seseorang.

Seseorang dikatakan mengalami darah rendah apabila tekanan darah di dalam arteri berada di bawah batas normal, yakni kurang dari 90 mmHg (sistolik)/60 mmHg (diastolik).

Sementara tekanan darah yang normal adalah jika memiliki sistolik (batas atas saat jantung bekerja) 120 mmHg dan diastolik (batas bawah saat jantung istirahat) 80 mmHg atau yang sering disebut 120/80 mmHg.

Walaupun hipotensi tidak selalu bergejala, namun terkadang tekanan darah rendah berarti organ vital tidak menerima aliran darah sebanyak yang dibutuhkan.

Berikut 4 ciri-ciri darah rendah yang kerap disepelekan:

  1. Kelelahan

    Kelelahan termasuk rasa lelah yang menyeluruh hingga kekurangan energi. Kelelahan adalah gejala umum dari banyak kondisi medis yang tingkat keparahannya berkisar dari ringan hingga serius. Ini juga akibat alami dari beberapa pilihan gaya hidup, seperti kurang olahraga atau pola makan yang buruk. Kelelahan merupakan ciri-ciri darah rendah yang paling umum terjadi. Selain itu, beberapa kondisi juga dapat menyebabkan kelelahan seperti radang sendi, infeksi, gangguan tidur, dan gangguan makan.

  1. Sakit kepala hingga pingsan

    Saat pusing, tubuh mungkin terasa berat sementara kepala seperti tidak mendapatkan cukup darah. Sakit kepala ringan sering terjadi ketika tubuh bergerak cepat dari posisi duduk ke posisi berdiri. Perubahan posisi ini dapat mengakibatkan penurunan aliran darah ke otak, ini membuat penurunan tekanan darah yang membuat pingsan. Meskipun tidak selalu memprihatinkan, pusing terkadang dapat mengindikasikan kondisi medis yang mendasarinya dan meningkatkan risiko mengalami jatuh.

  1. Mual

    Mual merupakan rasa tidak nyaman di perut dan perasaan ingin muntah. Mual dapat berasal dari berbagai penyebab. Beberapa orang mungkin sangat sensitif terhadap makanan tertentu, obat-obatan, ataupun efek dari kondisi medis tertentu seperti hipotensi. Semua hal ini dapat menyebabkan mual.

  1. Kulit lembap atau berkeringat

    Kulit lembab mengacu pada kulit basah atau berkeringat. Berkeringat sebenarnya respons normal pada tubuh apabila mengalami panas. Perubahan pada tubuh akibat aktivitas fisik atau panas ekstrem dapat memicu kelenjar keringat dan menyebabkan kulit menjadi lembab, ini normal. Namun, kulit lembap yang terjadi tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda kondisi medis yang serius, ini termasuk hipotensi, pendarahan di dalam, dan kelelahan. Hubungi dokter jika gejala ini tidak segera hilang. (RN)

Baca juga:  Daya Tahan Anak Menurun Bila Kelebihan Gula Dalam Darah